![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
❣️❣️❣️❣️
"Besok pagi kak Ricko pasti kaget melihat ku.."
Bunga tersenyum sendiri membayangkan raut wajah terkejut Ricko saat melihatnya nanti.
Enam bulan tak berjumpa membuat gadis yang baru saja masuk ke salah satu universitas terbaik salah satu kota besar itupun menyimpan banyak kerinduan.
Ricko yang terpaut jauh usia darinya itu adalah cinta pertamanya yang tak pernah terungkap.
Bukan hanya soal umur, tapi ia juga adalah anak tiri dari adik mamanya Ricko, jadi sungkan untuknya membicarakan hati pada Sosok pria tampan tinggi putih itu.
Bunga menatap pintu kamar Ricko dengan tatapan tak biasa sebelum ia masuk kedalam kamarnya sendiri,
senyum lagi lagi ia sungging kan di sudut bibirnya.
.
.
Drrrtttttt....drrrtttttt..
Suara getaran ponsel di atas meja riasnya mengalihkan fokusnya yang sedang menonton TV, dengan cepat Bunga meraih benda pipih itu untuk mengangkat telepon yang ia sendiri belum tau dari siapa.
Tante Dira.
"Hallo, Tante" sapa Bunga pada wanita paruh baya di sebrang sana yang tak lain adalah mamanya Ricko.
"Sayang, kamu sudah dirumah Ricko?" tanyanya langsung.
"Sudah Tante, maaf Bunga belum kasih kabar karna Langsung istrirahat" jawabnya yang tak enak hati.
"Ya sudah, tante cuma mau tau aja, lalu apa Ricko sudah pulang?, kalian sudah bertemu?" tanya tante Dira lagi.
"Belum, kak Ricko baru pulang dan langsung istirahat di kamarnya" jawab Bunga dengan nada kecewa.
__ADS_1
"Lihat sebentar sana, pastikan ia beristirahat dengan benar"
Bunga mengangguk paham seakan tantenya itu kini berada di hadapannya
"Baik, tante" ucapnya, lalu menutup teleponnya.
Bunga meletakkan lagi ponselnya, perkataan tante Dira seakan menggelitik hatinya untuk datang ke kamar pria yang sedang ia rindukan itu
.
.
Dengan langkah pelan ia mulai menyeret kakinya ke kamar Ricko yang temaram, hanya lampu tidur yang menerangi kamar besar itu., meski ragu ia membuka knop pintu yang memang tak di kunci.
"Kak.." panggilnya dengan suara yang sangat pelan, pandangannya mengedar ke seluruh isi kamar yang begitu sunyi
OEEEEEEEEEKKKKK
Bunga tersentak kaget saat mendengar suara muntahan dari arah tempat tidur.
"Ya ampun, kakak sakit?" Bunga menyandar kan tubuh Ricko ke punggung ranjang dengan satu bantal untuk menyanggahnya.
"Kotor" gumamnya saat melihat ada noda muntahan di kemeja yang masih Ricko kenakan, dua kancingnya yang memang terbuka membuat noda itu kena juga di bagian dadanya.
OOOEEEEEEKKKKK
Lagi lagi pria itu memuntahkan isi perutnya, meski hanya cairan yang ia keluarkan namun baunya sangat menyengat.
"Kakak, mabuk ya?" desis Bunga yang tak suka dengan baunya.
Ricko yang kembali terkapar tak menjawab bahkan ia sepertinya tak menyadari kehadiran Bunga di sisinya membuat Bunga bingung harus berbuat apa.
"Aku bersihin dulu ya, nanti kakak bisa istirahat lagi"
Gadis cantik itu bergegas keluar kamar untuk memanggil salah satu ART agar bisa membersihkan kamar Ricko dengan cepat.
__ADS_1
.
.
.
"Terima kasih" ucapnya pada ART yang sudah selesai membereskan semua kotoran di lantai bawah tempat tidur.
"Sama-sama, nona. Apa ada lagi?" tanyanya pada Bunga yang masih berdiri dekat ranjang.
"Enggak, nanti aku kabari kalau aku butuh" jawabnya cepat.
Bunga kembali menutup pintu kamar Ricko, kini tiba bagian dirinya yang akan membersihkan sendiri tubuh Ricko.
Lima kancing yang tersisa kini sudah ia buka dengan tangannya sendiri, jantung nya berdetak lebih cepat saat ia menyaksikan dada bidang Ricko yang begitu menawan.
"Kak.." lirih Bunga, semua rasa kini bercampur dalam dadanya.
Ia menarik nafasnya dalam-dalam dan mengeluarkan kanya secara kasar hanya untuk menormalkan kembali degup pan jantungnya yang mulai tak beres.
Bunga kini mengangkat tubuh Ricko agar kemeja itu bisa terlepas dari tubuhnya, Kini Ricko sudah bertelanjang dada hanya tinggal celana yang membungkus badannya
"Aku ambil air dan dan handuk dulu" ucapnya lalu bangkit menuju kamar mandi, dengan sangat lembut bunga membersihkan kotoran di dada Ricko, meski tak banyak namun karna bau yang menyengat justru menimbulkan rasa tak nyaman
***DEG....
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻***
Mulai dah.. kan!
emang kebiasaan nih othornya harus di siram pake kuah seblak sayap 🤭🤭🤭🤭🤭
Gantung lagiiiiiiiiii....
Like komen nya yuk ramai kan ♥️
__ADS_1