![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
❣️❣️❣️❣️❣️
.
Hai sayang" Sapa Meera yang langsung berhambur memeluk pemilik hatinya itu, ia langsung menghirup dalam-dalam harum tubuh tinggi sang kekasih yang selama ini menjadi candu baginya.
"Maaf membuatmu lama menunggu" balas Ricko sambil mencium pucuk kepala gadis Kesayangannya.
Rasa rindu tak bertemu selama dua hari membuat ia sedikit lupa dengan perdebatan mereka semalam.
"Tak apa" jawab Meera.
Keduanya duduk berhadapan, sudah ada beberapa menu makanan yang sengaja sudah di pesan Meera sebelum Ricko datang agar mereka bisa langsung menyantapnya bersama.
"Mom.."
Meera mendongakan wajahnya.
"Iya, Apa?" jawabnya dengan manja.
"Bagaimana, bisa?" tanya Ricko
Ternyata yang di takutkan Meera terjadi, Pria itu masih membahas hal yang sama, memaksanya untuk ikut ke suatu acara pembukaan Hotel temannya yang tentu juga teman Reza.
"Entahlah, kakak tak mengizinkannya" Meera kembali menunduk, ia tak berani memandang wajah tampan Ricko yang terlihat datar.
"Huft!" Ricko membuang nafas kasar, gadis di hadapannya itu masih belum mau memberi kepastian.
"Maaf, nanti aku bicarakan lagi dengannya" ucap Meera sambil sedikit merayu sang kekasih.
__ADS_1
"Tak perlu, aku tahu alasan Reza tak mengizinkan kamu ikut denganku, Meer" balasnya dengan nada kesal. Pria itu menatap tajam wajah resah calon istrinya.
"Jangan berpikir buruk tentang kakakku, ku mohon!" pinta Meera dengan lirih.
"Lalu apa?, Reza pasti malu jika semua orang tahu adik kesayangannya itu jalan denganku"
"Bukan gitu, Dadd" Meera mencoba meraih tangan lembut Ricko namun tak disangka pria itu menepisnya dengan kasar.
"Aku selalu mencoba mendekat kearahnya meski ia selalu acuh padaku dan aku sering meminta waktunya sedikit tapi dia selalu menghindariku" ucap Ricko dengan nada kesal dan penuh penekanan.
"Dadd.. bukan itu masalahnya, aku menerimamu beserta masa lalu mu, bahkan aku tak pernah mengungkitnya selama ini" protes Meera.
"Harusnya aku cukup tau diri untuk tidak berhubungan denganmu, kamu terlalu tinggi untuk ku gapai meski akupun punya segalanya tapi tetap saja kamu akan selalu lebih di atasku, Mom" ucap Ricko, dadanya begitu sesak mengingat siapa gadis di hadapannya itu tak pernah membuat mereka bisa sejajar.
"Dadd, jangan pernah merendahkan dirimu sendiri, aku siap keluar dari keluargaku asal bisa denganmu" Matanya Kini mulai berkaca-kaca, bagaimana hatinya tak pedih saat pria yang ia sangat ia cintai mengungkit masalah kasta diantara mereka.
Ricko hanya diam, ia sedang menikmati perasaannya yang hancur dan mungkin akan lebih hancur lagi jika memang ternyata mereka tak berjodoh, lalu bagaimana dengan Mitha nanti?
*Hanya masalah re***stu yang menghalangi kisah cinta **mereka...
"Aku tak pernah menganggap diriku lebih darimu, Kuharap kamu tak membahas hal itu lagi" lirih Ameera dengan derai air mata.
"Tidak, Mom, kita memang berbeda" jawab Ricko.
"Dadd, jangan katakan itu"
"Aku harus mengatakannya, kalau--_"
Ricko bangkit dari duduknya, ia menarik nafasnya sesaat sebelum melanjutkan omongannya.
__ADS_1
"*Kamu cantik"
"Kamu baik"
"Kamu pintar"
"Kamu kaya dan punya segalanya"
"Kamu sopan"
"Kamu jujur"
"Kamu penuh kasih sayang"
"Kami penyabar"
"Kamu juga setia"
" Dan yang penting adalah, kamu gadis perawan sedangkan aku seorang* DUDA *beranak satu!"
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻*
Harus kirim santet buat si babang Reza.
team duda sini merapat, kesian noh 😂😂
Like komen nya yuk ramai kan.
hari ini 3 bab dulu ya!
__ADS_1
sehat semua buat kalian ,❣️