Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]

Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]
bab 161


__ADS_3

🌻🌻🌻🌻🌻🌻



Pukul sembilan lewat tiga puluh menit, keduanya mulai bergegas keluar rumah menuju sekolah Mitha.


Anak perempuan yang kini berusia hampir lima tahun itu sangat antusias dan tak sabar saat tahu ia akan di jemput oleh Mommy dan Daddy nya.


Hari ini ketiganya berniat mendatangi salah satu butik langganan keluarga Ameera. yang biasa menangani pesanan baju seluruh anggota Rahardian jika ada acara-acara penting.


"Masih sepi, belom keluar ya?" tanya Meera sambil terus memperhatikan gerbang sekolah calon anak sambungnya yang masih tertutup rapat.


"Masih kurang tujuh menit, Mom" jawab Ricko saat melihat jam di pergelangan tangannya.


"Kamu kecepatan"


"Mau yang lama?, nanti ya kalo udah halal." kekeh Ricko menggoda.


"Nyicil yuk dari sekarang" Ameera kini juga tak kalah menggoda, apalagi saat ia mendekatkan bibirnya ke wajah sang duda impian.


"Berani?" tantang Ricko.


"Siapa takut?"


Ricko menarik tengkuk gadis pirangnya dengan cepat tapi sebelum ia beraksi ternyata kaca mobilnya sudah di ketuk oleh anak semata wayangnya.


"Mommy.... Daddy..." teriaknya kencang sampai sepasang calon suami istri itu tak jadi mencicil adegan halal dan justru tertawa bersama.


"Huft, emang dasar belom di bolehin ya" dengus Ricko kesal.


Ameera tersenyum lebar mendengar gerutuan Ricko yang langsung memasang wajah masam, ia membuka pintu agar Mitha bisa masuk.


Kini bocah cantik berponi itu sudah duduk diatas pangkuan Meera dan Ricko mulai melajukan mobilnya.


Kereta besi itu berjalan dengan kecepatan sedang, Mitha terus saja berceloteh seperti biasanya dan Ameera harus sabar menanggapi dan menjawabnya hal yang jarang sekali di lakukan mendiang istrinya dulu saat mereka bersama.


"Nanti Tata mau cantik kaya Mommy juga kak Chaca, Ok" pintanya dengan sangat antusias.


"Siap sayang, nanti bajunya kembaran, gimana?" tanya Ameera yang langsung membuat Mitha senang dan bertepuk tangan kecil.

__ADS_1


Perjalan yang hampir satu jam itu akhirnya membawa mobil Ricko berhenti di halaman sebuah Bangunan berlantai dua.


"Ini, kan?" tanya pria berlesung pipi itu memastikan.


"Iya, yuk turun" ajak Meera kemudian.


Ketiganya turun dari mobil dan segera masuk kedalam butik, di pintu utama mereka sudah di sambut oleh dua asisten pemilik butik.


"Selamat siang Nona dan Tuan" sapa mereka bersamaan sedikit menunduk


"Siang juga"


"Tante Liora ada?" tanya Meera menanyakan bos mereka.


"Ada, Nona. Sudah menunggu di ruangannya" jawab salah satu.


" Hayu, Dadd" ajak si gadis pirang pada calon suaminya.


"Kamu aja deh, aku ada telepon sebentar" tolak Ricko karna memang ponselnya sedang bergetar.


"Ya udah, aku ke atas sebentar"


Ricko mengangguk lalu mencium kening Meera sekilas membuat asisten pemilik butik tersipu malu.


Ia duduk di salah satu sofa Single yang tersedia disana, kemudian langsung mengangkat telepon yang masih saja bergetar menunggu ia jawab.


"Mau apa sih, Lo?!" sentak Ricko pada orang yang meneleponnya itu.


"Dih, belagu amat Lo duda!" balas Reza, calon Kakak ipar laknatnya.


"Duda aja adek Lo cinta mati sama gue, gimana kalo gue perjaka? gak bisa bayangin gue sih, ckck!!" cibirnya dengan percaya diri membuat Reza semakin kesal.


"Lo perjaka Adek gue masih bocah, woy!!!" balas Reza.


"Otak mesum"


"Duda fedofil"


"Keong racun!"

__ADS_1


"Kampret sompret!!!!"


Tuuuuuuuuuuuuuuuuuuttttt


Ricko melihat benda pipih nya yang ternyata sudah di putus sambung teleponnya secara sepihak oleh Reza.


"Dia telepon gue mau ngapain?"


"Cuma mau ngomel doang?"


"Kurang kerjaan banget kan!"


"Huft... demi adek Lo gue masih sabar, wahai calon kakak ipar laknat dunia akhirat!!"


Ricko mengusap dada untuk meredam emosinya, ini bukan waktu yang tepat untuk bertengkar dengan kakak Kesayangan calon istrinya itu.


Pernikahan yang sudah di depan mata tak boleh hancur hanya karena meladeni Reza yang masih mencari gara-gara dengannya.


.


.


.


.


.


.


Sekali lagi Lo begitu!!


Sekalian gue bakal tebar pesona sama bini Lo, ckck...



🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


Daddy Dud lagi mau bikin kebakaran gajah senior.

__ADS_1


Tiati restu di tarik lagi nanti Lo kapan buka puasanya, baaaaaaang!!!! 😂😂😂


Like komen nya yuk ramai kan ♥️


__ADS_2