![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
❣️❣️❣️
Ya ampun.. sweet Banget kan! kalo gini sih buy one get one juga gue ikhlas Ridha dunia akhirat"
Ricko yang penasaran akhirnya datang menghampiri dua gadis yang menurutnya sangat membingungkan itu, mereka begitu asik sampai Ameera lagi-lagi tak menyadari kehadirannya.
"Daddy, aku lapar, mau makan" pintanya sambil merentangkan tangannya, Ameera yang terkejut langsung menggeser duduknya.
"Ok, kita makan"
"Tante sama kakak mau pulang, lain kali kita main lagi ya" pamit Ameera yang bangkit dari duduknya tapi langsung membuat raut wajah Mitha kecewa.
"Kok pulang?, makan ayo sama aku juga Daddy" pintanya penuh harap.
"Udah sore banget, nanti papanya kakak kembar nyariin dua jagoannya tuh" Ameera menunjuk Air dan Bumi yang masih berayun ayun.
"Lain kali ya sayang, Tante janji" ucapnya lagi.
"Kalau kamu udah janji, aku harap kamu bisa menepatinya" kata Ricko dengan menatap langsung kedua manik mata Ameera.
pingsan jangan... pingsan jangan...jangan deh.. lain Kali aja kalo lagi berdua.. sekarang banyak bocah.
kaki please tahan.. jangan ambruk ya!!!!
"Ya, kalau aku ada waktu pasti aku aja tepati untuk makan bersama Mitha" jawab Ameera dengan perasaan tak karuan.
"Hanya dengan Mitha?, lalu denganku?" Tanya Ricko.
Fix... gue pengen pingsan aja!
"Hem, tentu! hahaha mana mungkin Mitha pergi sendiri kan?" kata Ameera.
"Ya, bisa aja kan Mitha pergi dengan mamanya!" Ricko mengulum senyum, ia benar-benar ingin mencubit pipi Ameera saat ini juga.
Oh..my God!! gue lupa kan nih anak punya emak!
__ADS_1
"Kita bisa makan berempat lain kali" ucap Ameera, kini ia tak sanggup lagi berdiri lebih lama.
"Baiklah, say good bye dulu sama Tante" titah Ricko pada Mitha yang masih dalam gendongannya.
"Bye, Tante Mom-_"
"Dadah sayang, muach" Ameera reflek mencium pipi Mitha saat bocah kecil itu hampir menyebutkan kata yang ia ajarkan tadi, Mommy..
"Aku duluan, sampai jumpa lagi" gadis berambut pirang itu sedikit berlari menemui Air dan Bumi, kedua bocah itu lalu melambaikan tangan sebagai salam perpisahan.
"Tantenya lucu, Tata suka!" kata Mitha sambil merangkul kan tangannya di leher Ricko.
"Daddy suka juga gak?"
pertanyaan Anaknya langsung membuat Ricko tersentak kaget, ia bingung mengartikan kata "Suka" yang di maksud Mitha.
"Hem, kalau Tata suka, Daddy pun suka"
Entah kenapa, Ricko menarik sudut bibirnya secara reflek sampai terlihat senyum yang begitu manis di wajah tampannya.
"Boleh sayang, yuk kita cari makan dulu, tadi katanya lapar kan?" Ricko meninggalkan area Playground menuju restauran cepat saji karna Mitha hanya ingin makan dengan ayam tepung dan kentang goreng.
Ricko menyuapinya dengan sangat cekatan, memang ia biasa mengurus Mitha sedari bayi jika ia sempat dan kebetulan pulang kerumah.
Baginya, Mitha perempuan kedua paling istimewa setelah mamanya, meski ada istri yang menyandang status sah di pernikahannya selama empat tahun ini.
Usai makanan tandas tak tersisa dan waktu pun sudah malam akhirnya mereka memilih untuk pulang, kini Ricko menggandeng tangan mungil putrinya.
Ia akan selalu bangga jika menjadi pusat perhatian bila sedang bersama Mitha.
.
.
.
__ADS_1
"Tadi ngobrolin apa aja sih sama Tante Meera kok kayanya seru banget?" tanya Ricko saat perjalanan pulang, Mitha duduk di sisinya dan ia sendiri sibuk memutar stir mobilnya.
"Banyak banget, bercanda sama tante Barbie" sahut Mitha antusias.
"Oh, ya.. Tante Barbie baik banget dong ya sama Tata"
"Tentu, malah Tata suruh panggil Tante dengan sebutan Mommy!"
.
.
.
.
.
"Mommy???"
🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉***
Nah kan, iseng sih!
Gak bisa bayangin gue kalo ketemu sama daddy-nya nanti wkwkwkwk..
Gue yang paling keras ngetawain Lo Meera!!
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣...
.
.
Like komen nya yuk ramai kan.
__ADS_1