Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]

Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]
bab 80


__ADS_3

❣️❣️❣️❣️


Ameera melirik ke arah Ricko sambil tertawa, begitupun sebaliknya pria itu mengusap kepala Ameera dengan lembut membuat Bella semakin muak dan memilih meringkuk di kursi belakang dengan handset di telinganya.


Terus lah mendekat sampai aku yakin Kamulah pelangi yang dikirim tuhan setelah hujan badai dalam hatiku..


Perjalan beberapa jam menuju rumah eyang membuat Mitha ikut terlelap dalam dekapan Ameera, sedangkan Ricko terus melajukan mobilnya dalam kecepatan sedang tak ingin rasanya ia mengakhiri obrolan ringan antara ia dan Meera.


Bagi Ricko gadis itu sangat terbuka dan cerdas ia bisa mengimbangi setiap topik perbincangan mereka, menanggapinya dengan santai namun masuk akal.


Mobil masuk ke area rest area, rasa lapar membuat Ricko menepikan sebentar kendaraannya.


"Kamu mau apa?, biar aku beliin" tanya Ricko setelah membuka setbelt nya.


Mitha yang enggan lepas bagai anak koala membuat Ameera sulit bergerak, belum lagi tangannya yang tak juga di lepas kan padahal Anak itu sudah lelap terbuai mimpi.


"Apa aja lah, yang penting kenyang"


"Oh, ya pesenin buat Bella juga, tar aku di pukul pake sendal lagi" Tambah Meera, ia tak ingin di amuk oleh sahabatnya nanti.


"Iya, mom"


Ricko melenggang pergi menuju stand makanan yang berjejer menjajakan jualannya, berbagai aneka menu mereka tawarkan dalam hidangan yang menggugah selera.


"Apa ya?" gumamnya bingung sendiri.


Ricko yang pusing sendiri akhirnya membeli beberapa jenis makanan mulai dari nasi dan kue.


Ada sate, Tongseng, somay, bakso, nasi pecel empek-empek bahkan rujak kini sudah memenuhi tangan Ricko.


"Banyak banget, kamu beli apa aja?" tanya Ameera saat Ricko masuk kedalam mobil.

__ADS_1


"Aku gak tau kamu mau apa, jadi aku beli aja yang ada" sahutnya sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.


Ameera terkekeh ingin rasanya ia memencet hidung Mancung duda beranak satu itu tapi apalah daya tangan sulit di gerakan saat ini


"Kamu mau makan yang mana?" tanya Ricko sambil sibuk membuka satu persatu bungkusan yang tadi ia bawa.


"Aku mau sate deh, tapi jangan dilontongin" pinta Ameera.


"Terus maunya Sama apa kalo gak di lontongin nanti gak kenyang, Katanya tadi laper!"


Ameera menggelengkan kepalanya.


"Aku maunya di tolongin" ucapnya yang membuat Ricko bingung.


"Tolong apa?"


"Tolong hanya aku yang ada di hatimu!!"


Ameera tertawa sambil menengok ke belakang untuk mewaspadai dirinya sendiri dari pukulan Bella yang mungkin saja melakukan hal yang sama seperti tadi.


Ricko hanya tersenyum simpul, bersama dengan Meera dan Bella membuat ia serasa kembali pada masa-masa yang lalu.


"Aku suapin ya" Ricko menyodorkan sendok ke mulut Ameera yang berisikan Sate ayam yang sudah ia lepaskan dari tusukannya.


Dengan senang hati Ameera membuka mulutnya, Gadis itu memang senang di manja terlebih dengan orang yang membuatnya nyaman.


"Kamu sekalian makan, masih setengah jalan loh" ucap Ameera karna Ricko hanya menyuapinya.


"Gampang lah, nanti gantian"


Satu piring sate telah habis Ameera lahap, kini saatnya Ricko yang mengisi perutnya sendiri.

__ADS_1


Mitha yang terbangun akhirnya juga ikut makan bersama Daddy-nya.


"Sama Mommy ya suapin"


"Enggak, Tata mau sama Daddy aja" jawabnya pada Ameera.


"Gak apa-apa, aku udah biasa nyuapin Tata" ujar Ricko.


Ameera mencium pipi gembil Mitha, ada rasa haru dalam hatinya pada anak itu.


"Kamu kenapa?" tanya Ricko saat sorot mata Ameera berubah sendu.


.


.


.


.


.


.


Gemes sama Daddy-nya...jadi cium anaknya ajalah!


💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦***


Kode keras bang 😂😂😂


Yuk Halalin 😝😝😝😝

__ADS_1


Like komen nya yuk ramai kan


yang masih punya vote bolehlah di vote babang Ricko nya 🤗💕 kasih poin hadiah juga ya


__ADS_2