![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
❣️❣️❣️
Ricko memarkirkan mobilnya di sebuah restauran terkenal, bangunan mewah empat lantai dengan desain gaya Eropa menjulang tinggi di bawah langit yang gelap, ribuan bintang dan bulan purnama menambah kegagahan restaurant tersebut.
"Wow, kayanya baru ya?, perasaan aku belum pernah liat?" tanya Bunga sebelum turun dari mobil, dua manik matanya tak henti mengagumi bangunan di depannya itu.
"Hem, baru empat bulan" jawab Ricko sambil melepas setbeltnya.
"Kakak kenal sama yang punya?" Bunga menoleh kearah Ricko menunggu jawaban.
"Ya " jawabnya sambil mengangguk pelan.
Kini keduanya sudah turun dari mobil, berjalan beriringan masuk kedalam restaurant tersebut, disambut oleh enam pelayan yang berdiri berjejer di pintu masuk.
"Selamat malam dan selamat datang" ucap ke enamnya secara berbarengan sambil sedikit membungkuk
"Ya, malam" sahut Ricko, sedangkan Bunga hanya tersenyum kecil dengan tangan sudah melingkar di lengan Ricko.
"Mari saya antar, pak" tiba-tiba datang seorang pria dengan stelan jasnya mempersilahkan Ricko dan Bunga berjalan lebih dulu.
Pasangan itu akhirnya mengekor di belakang pria tersebut ke meja yang ternyata sudah di pesan lebih dulu.
"Silahkan"
Ricko dan Bunga duduk berhadapan, di sebuah meja bundar di tengah ruangan, restauran dengan ruang privat yang tak banyak pengunjung yang datang.
.
.
.
"Wah, mama kira kalian belum datang?" tanya mama Ricko, Bunga yang terkejut dengan kedatangan tantenya langsung bangun dan memeluknya.
"Tante, aku kangen" ucapnya setelah mengurai pelukan.
"Om, lama gak ketemu ya" gantian kini Bunga memeluk pria paruh baya itu yang duduk di kursi roda, papa Ricko tersenyum dan memegang tangan Bunga.
__ADS_1
"Apa kabar, semakin dewasa semakin cantik" kata papa Ricko memuji gadis manis dihadapannya.
"Baik, om" jawabnya sambil tersenyum.
Kini mereka berempat sudah duduk melingkar, obrolan ringan mereka bicarakan sambil menunggu pesanan makanan datang.
"Kakak gak bilang kalo mau makan sama om juga Tante" kata Bunga melirik tajam kearah Ricko.
"Benarkah, mungkin mau memberimu kejutan" seru mama menjawab karna Ricko sepertinya tak berminat untuk menjawab.
Bunga dan papa Ricko tersenyum kecil, lain halnya dengan Ricko yang duduk santai dengan ekspresi santai dan datar.
Pesanan tiba, semuanya menikmati menu makan malam yang sangat menggugah selera, memanjakan perut dan lidah mereka sambil bertukar cerita.
.
.
"Loh, itu kan--_" papa Ricko yang tak sengaja mengalihkan pandangannya menemukan sosok yang ia kenal dengan sangat baik.
Pria tinggi tampan itu langsung menoleh kearah suara yang memanggil namanya, ia tersenyum lebar dengan mengeratkan rangkulannya pada sang istri iapun melangkahkan kakinya menemui keluarga Ricko.
"Kebetulan bertemu disini, apa kabar?" sapa papa Ricko saat Reza dan Melisa sudah sampai di hadapannya.
"Iya, om sangat kebetulan sekali, Om sendiri apa kabar?" Reza Kembali menyapa kemudian adab bersalaman pada pasangan pria paruh baya itu.
"Seperti yang kamu lihat, om masih setia di kursi roda" jawab papa Ricko dengan terkekeh.
"Semoga lekas sembuh, om" Reza memberikan doa pada ayah dari musuhnya itu.
"Kalian mau makan malam juga?" tanya papa Ricko.
"Tentu, Quality time bersama Istri tercinta" Ucap Reza dengan bangganya, tatapan penuh cinta ia berikan pada Melisa.
"Oh, ini istrimu?, sepertinya Kami baru pertama kali melihatnya" kata mama Ricko, tatapan kagum tak lepas ke Melisa yang nampak terlihat anggun dan elegan.
"Iya Tante, ini istri saya" sahut Reza, tangannya semakin erat merangkul KHUMAIRAHnya.
__ADS_1
"Cantik, cantik sekali" tambah mama Ricko memuji lagi.
"Ya, sangat cantik pantas tak pernah di publikasikan" goda papa Ricko.
"Haha, om bisa aja, maklum lah wanita cantik pujaan hati saya ini selalu menjadi incaran pemuda single di luaran sana" ucapnya dengan melirik ke arah Ricko di tambah dengan senyum ejekan di sudut bibirnya.
Ricko yang mendapat serangan tentu menahan kesal, kepalan tangannya sebagai bukti betapa ia sedang menahan emosinya.
"Semoga Ricko cepat menyusul ya" Kata mamanya sambil mengusap lengan anaknya.
"Tentu, mah. Aku akan menyusulnya" sahut Ricko dengan tatapan tajam ke arah Reza.
.
.
.
.
.
"Minggu depan aku akan menikahi bunga!"
💦💦💦💦💦💦💦💦
sial banget kan ketemu si Reza 😂😂😂
malah kawin tiba-tiba!!!
saking gengsi dan cemburunya 🤭🤭
like komen nya yuk ramai kan ♥️
makasih ya yang udah nebak nebak Alesannya kmren .. celangeo
__ADS_1