![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
❣️❣️❣️
Bella datang ke dapur saat mencium bau harum mie instan yang sangat menggoda indera penciumannya itu, ia langsung duduk di sebelah Ameera lalu menarik mangkuknya kemudian menyeruput mie itu hingga beberapa suapan.
"Tega! gue gak di bikinin" Bella mendengus kesal dengan mulut penuh mie dan baso.
"Emang Lo mau?" tanya Ameera santai.
"Eh biasanya juga Lo gak pake nanya langsung bikinin buat gue"
Ameera tak menanggapi, ia malah membuka mulutnya saat Ricko menyuapinya.
"Ya elah malah maen suap-suapan!" Bella menggelengkan kepalanya.
"Suruh siapa mie gue Lo makan, untung gue punya laki bae nih mau berbagi" kekeh Ameera yang lagi-lagi membuka mulutnya.
"Lo juga!" sentaknya pada Ricko sambil menunjuk wajah pria itu dengan garpu.
"Apa?" tanya Ricko.
"Pacaran gak modal, mojok di rumah gue, makan mie gue, dan parahnya gue gak dibikinin!"
Ricko tersenyum simpul lalu bangkit dari duduknya.
"Yuk Mom, kita ke hotel habis itu kita makan malam di Restauran!" Ricko meraih tangan Ameera.
Uhuk... Uhuk
Bella terbatuk-batuk saat mendengar ucapan pria dewasa yang kini sudah merangkul sahabatnya itu.
"No..no..no... gila Lo dasar fedofil!" sentak Bella sambil mengebrak meja makannya, Namun Ricko tak memperdulikannya ia justru benar benar mengajak Ameera keluar.
.
.
"Meeer.. Ameera.. Woy"
"Eh kuping Lo kemana?"
"Ameera putri Rahardian Wijayaaaaaaaaaa"
__ADS_1
Bella berteriak di depan pintu, namun sahabatnya tetap pergi bersama pria yang masih sah menjadi suami orang itu.
***
"Kasian Bella, pasti hari ini tekanan darahnya naik" kekeh Ameera sambil memasang setbelt di dalam mobil sport milik Ricko.
"Aku seneng godain dia" Kata Ricko di sela gelak tawanya.
"Kita mau kemana?, tas aku masih disana loh" tanya Ameera pada pria di sebelahnya itu yang sudah menjalankan mobilnya
"Gak denger tadi Daddy bilang?" goda Ricko tanpa menoleh.
"Apa?"
"Kita mau ke hotel!"
"Mau ngapain?" tanya Ameera polos.
"Tidur!"
"Ooooooh" Ameera hanya ber Oh ria membuat Ricko semakin gemas padanya.
"Gak takut aku bawa ke hotel?" pancing Ricko pada gadis pirangnya itu.
"Kan cuma tidur" jawabnya kemudian.
"Daddy tidur setelah meniduri, Mommy, gimana?"
"Emang aku Mitha harus di tidurin?"
Ricko menoleh kearah Ameera, ia mengernyitkan dahinya untuk menelisik raut wajah gadis itu.
Santai banget ekspresinya..
dia polos atau apa?
Gak mungkin kan gak ngerti sama apa yang gue omongin!!!
***.
Mobil sport Ricko benar-benar berhenti di lobby hotel miliknya, bangunan dua puluh lima lantai bertaraf internasional.
__ADS_1
"Yuk, turun!" ajaknya pada Ameera.
Gadis itu menurut, tangannya menyambut uluran tangan Ricko yang di sodorkan padanya.
keduanya berjalan di koridor yang teramat sepi, hanya ada satu lift dan satu tombol di dalamnya, Ameera yang sudah paham tak banyak bertanya.
Keluarga Pradipta dan Rahardian memang hampir sama, jadi Ameera sudah sangat tau dengan hotel yang baru ia injak ini.
Pintu lift berbuka, mereka berjalan lagi menuju satu pintu paling ujung.
Ricko hanya menempelkan telapak tangannya pintu itupun langsung terbuka.
"Aku mau mandi, ada meeting sebentar di bawah, kamu gak apa-apa kan disini sendiri?" Tanya Ricko sambil membuka jaketnya.
"Hem, iya gak apa-apa" jawabnya masih berdiri di tengah ruangan.
Ricko masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya, sedangkan Ameera hanya duduk di sofa bingung harus berbuat apa.
Dua puluh menit kemudian Ricko keluar dari kamar sudah dengan pakaian rapih, stelan jas sudah melekat di tubuh tinggi besarnya, Ricko menghampiri Ameera dengan ponsel di tangan kanan nya sedang melakukan panggilan telepon.
Ameera yang sadar ada hal yang kurang dari penampilan pria itu langsung bangun dan merapihkan kemeja Ricko, mengambil dasi di tangannya kemudian memakaikannya
"Selesai" kata Ameera setelah dasi terpasang rapih di leher Ricko.
"Aku jalan dulu ya, cuma sebentar. Kamu tunggu disini" ucapnya pelan, karna ia masih melakukan panggilan telepon.
Ameera hanya mengangguk dengan senyum kecil di ujung bibirnya.
"Terima kasih"
CUP
Ricko memberikan satu kecupan di kening gadis pirangnya itu kemudian langsung berlalu dan menghilang di balik pintu, tanpa menoleh lagi kebelakang melihat apa yang terjadi pada Ameera!
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
Emang si Ameera kenapa?"
🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔
__ADS_1
Like komen nya yuk ramai kan