![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
❣️❣️❣️❣️
Selepas kepergian Ricko ke hotel Ameera kembali masuk dan bergegas ke kamar mengingat ada Mitha disana yang ikut tidur bersamanya.
Ia merebahkan dirinya di samping gadis kecil yang kini berstatus kan anak piatu tanpa seorang ibu.
Kenapa Othor tega mengambil mbak Bunga secepat ini, kasian Mitha yang masih butuh dekapan hangatnya aku aja yang baru mengenalnya bisa begitu menyayangi anak ini apalagi ibunya.
Semoga mbak Bunga tenang disana..
Bisikan dalam hatinya membawa ia juga ikut terlelap setelah mencium kening Mitha dengan begitu hangat, ia menarik tubuh mungil itu masuk kedalam dekapannya.
Semua butuh proses dari hal yang paling kecil... termasuk malam ini, peluk anaknya dulu sebelum nanti di peluk Daddy-nya!!!
****
Ricko menginap di salah satu hotel yang paling dekat dengan rumah eyang, bangunan tujuh lantai itu akan menjadi tempat ia beristirahat selama ikut dengan gadis pirangnya.
Usai memesan kamar dan membereskan barangnya ia langsung membersihkan diri tak perduli kini waktu sudah lebih dari jam sebelas malam.
Rasa dingin guyuran air shower dari atas kepalanya tak sedingin hatinya dulu yang kini mulai sedikit menghangat karena kenyamanan yang ia rasakan saat bersama Meera.
Ia keluar dari kamar mandi hanya dengan memakai bathrobe, berjalan ke arah tempat tidur karna dering ponsel yang tak hentinya berbunyi
Mama.
__ADS_1
Dengan malas ia menggeser layar benda pipih itu, menempelkannya di telinga kanan bersiap mendengar segala pertanyaan yang sebentar lagi menodong dirinya.
"Ricko, kamu dimana?" tanya mama, Ricko menyeringai karna tebakannya benar.
"Di luar kota, mah. Jangan cari kami ya karna aku sama Mitha mau liburan beberapa hari" jawabnya setelah menghela nafas.
"Yang mama pikirkan itu Mitha, kenapa kamu bawa dia sampai ke luar kota tanpa izin Mama lebih dulu!" sentaknya menahan kesal
"Cuma sebentar, mah. kasian Mitha di rumah terus dia juga butuh liburan mumpung aku belum sibuk ke kantor lagi. Biarkan aku menikmati waktu bersama Mitha" Jawab Ricko meminta pengertian.
Dulu wanita itu selalu di istimewa kan olehnya, apapun akan Ia lakukan demi mama yang sudah melahirkannya ke dunia tapi semenjak menikah sikap mama yang tadinya begitu lembut berubah seratus delapan puluh derajat, sering menyalahkannya itu sudah pasti. Namun terkadang membuatnya sedih adalah Seringkali mama membentaknya saat ia tak melakukan kesalahan seperti apa yang di tuduhkan padanya.
Caranya untuk bersabar adalah menghindar.
"Ricko akan menjaganya, mama gak perlu khawatir" tambah nya lagi.
Sambungan telepon diputus secara sepihak, membuat ia akhirnya melempar benda pipi itu kembali keatas ranjang.
Kamar yang sepi sudah biasa baginya, tapi malam ini jelas berbeda karna ada rindu yang terselip dalam hatinya saat ini.
Rindu pada gadis yang kini mengalihkan dunianya yang dulu tak berwarna.
Kini ia melepas bathrobe nya, merangkak ketengah kasur untuk merebahkan tubuhnya yang hanya memakai boxer.
Hati dan pikirannya terus berbisik lirih tentang gadis itu.
__ADS_1
Author mengambil Bunga dariku, apa dia juga yang mempersiapkan Ameera untuk menggantikannya?
Jika memang benar, tugasku hanya meyakinkan gadis itu mau menjadi pendamping ku dan juga sebagai ibu sambung bagi Mitha..
Tapi....
Apa keinginanku ini tidak berlebihan?
Lalu bagaimana dengan keluarganya..
Bisakah keluarga RAHARDIAN memberikan putrinya untukku?
Terlebih dengan status dan juga umurku.
Dan Reza!!!!
Menyebut namanya saja aku enggan...
Apalagi harus meminta restu padanya.
Gak dingin bang 🤭😀😂😀
Yang anget.. yang anget... yang anget 🐘🐘🐘
__ADS_1
Eh lu bang gak tau diri juga ya, pengen sama adeknya tapi benci beud ma kakaknya 😝😝😝
like komen nya yuk ramai kan ❤️