Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]

Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]
bab 27


__ADS_3

❣️❣️❣️


Jika dengan menikahi Bunga membuat mama sadar, Ricko akan lakukan


Si tampan itu kini pasrah, ia sudah tenggelam dalam lubang yang ia buat sendiri.


Tatapannya begitu sedih hanya rasa sesal yang ia rasakan jika mengingat beberapa jam lalu sempat bertengkar dengan kedua orangtuanya.


Karna egonya dan juga rasa gengsi terhadap rivalnya kini wanita ISTIMEWANYA harus terbaring lemah tak berdaya.


"Nak." Tepukan tangan papa pada bahunya membuyarkan lamunan Ricko.


"Iya, Pah"


"Pergilah ke kantor, biar mama mu di jaga oleh papa juga Bunga"


mendengar nama Bunga, pria yang masih duduk di sisi ranjang mamanya itupun langsung menoleh kearah gadis yang berdiri di belakang papa dengan tangan memegang kursi roda.


"Hem, baiklah" ucapnya sambil bangun.


Ricko berpamitan pada mamanya setelah mencium kening wanita itu sangat lama, sebagai anak tunggal ia sangat merasakan bagaimana kedua orangtuanya melimpahi dia dengan kasih sayang yang utuh tanpa terbagi dengan saudara yang lainnya.


"Mama cuma punya Ricko, dan Ricko pun cuma punya mama, Ricko berangkat ke kantor sebentar ya. Setelah pulang nanti Mama harus janji sudah siuman" Pamitnya lirih tulus dari hati.


"Ricko berangkat, Pah" Pamitnya juga pada pria paruh baya itu.


"Hati-hati, fokuslah pada pekerjaanmu"


"Hubungi kakak, jika terjadi sesuatu" ucap Ricko pada Bunga, gadis itu mengangguk paham ia tak berani menatap kedua mata Ricko yang menurutnya mematikan hatinya.


****


Di kantor Ricko dengan cepat menyelesaikan pekerjaannya, semua rapat ia cancel hingga lusa fokusnya hanya pada apa yang menurutnya harus segera ia selesaikan.


TRIIIING...


Dering ponselnya berbunyi tepat disisi laptop yang sedang menyala, matanya melirik pada benda pipih itu.

__ADS_1


"Bunga" gumamnya pelan.


"Ada apa?"


Dengan segera ia langsung membuka pesan chat yang di kirim gadis itu yang kini berada di rumah sakit


*Bunga.


[ Kak, kita perlu bicara ]


Ricko mengernyitkan dahinya, ia membaca berulang kali pesan yang dikirim Bunga.


*Ricko


[ Kita bicara nanti dirumah sakit, saat aku pulang kantor. Tugasmu menjaga mama dengan baik jangan pikirkan hal lain ]


Begitu isi balasan yang di kirim Ricko pada Bunga, setelah itu Ricko kembali melempar ponselnya lagi. Tak ingin pekerjaannya terhambat ia memilih untuk mematikannya tanpa menunggu lebih dulu pesan balasan dari Bunga.


Tepat pukul lima sore ia merapihkan semua berkas yang berserak di atas mejanya, mematikan layar laptop yang sedari siang terus menyala tak henti.


Ada banyak hal yang juga ingin ia bicara dengan Bunga, ia yakin gadis itu pun sudah menunggunya.


Ricko berkali-kali mendesah selama perjalanan nya, pikirannya yang bercabang kemana mana membuat ia harus lebih fokus pada jalan yang membentang di depan matanya.


*Ricko


[ Langsung temui aku di kantin rumah sakit]


Pesan yang dikirimnya saat sampai di parkiran, ia tak langsung menemui mamanya, membahas hal penting dengan Bunga adalah jalan yang harus ia dahului.


*Bunga


[ Baik, kak ]


Ia menyimpan lagi ponsel di saku jas lalu keluar dari mobil, merapihkan pakaiannya kemudian langsung beranjak ke kantin yang terletak tepat di sisi rumah sakit.


Sebuah meja di ujung Kantin dekat kaca menjadi pilihannya untuk mengobrol dengan Bunga, Ia hanya tak ingin terganggu dengan banyak orang yang berlalu-lalang.

__ADS_1


Pria yang mulai merasa lelah langsung menghempaskan bokongnya di kursi, menoleh ke kanan dan kiri mencari sosok gadis yang sedang ia tunggu.


.


.


"Kak.."


"Hem, duduklah" titah Ricko pada Bunga yang masih berdiri di hadapannya.


"Ada apa?" tanya Ricko kemudian tak ingin berbasa-basi saat Bunga sudah duduk didepannya.


"Begini, kak--_" ucapan Bunga yang menggantung membuat Ricko jengah, tubuhnya yang lelah dengan banyaknya yang ia pikirkan hari ini tentu membuat ia merasa terpancing emosinya.


"Kamu mau bahas soal pernikahan kita?"


Bunga mengangguk kecil sambil menunduk.


.


.


.


.


.


Kita akan tetap menikah tapi dengan satu syarat! "


🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥


Sah aja dulu bang 😂😂😂


Like komen nya yuk ramai kan ❤️❤️*


__ADS_1


__ADS_2