![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
"Saya Terima nikah dan kawinnya Amerra Putri Rahardian Wijaya dengan mas kawin satu set perhiasan berlian Seperangkat alat shalat, satu buah Al-Quran, satu Hotel bintang Tujuh, pulau pribadi dan satu mension dibayar TUNAI" ucap Ricko dengan lantang berusaha agar bisa satu tarikan nafas.
"Bagaimana saksi, sah?"
SAH...
"Alhamdulillah" seru semua orang yang kini ada di dalam Masjid tempat dimana di adakannya proses ijab kabul Ricko dan Amerra.
Papa melepas jabatan tangannya dari pria berlesung pipi yang kini resmi menjadi menantunya untuk menadahkan tangan seraya mengaminkan doa dari Pak penghulu.
"Silahkan dipasang cincinnya"
Ricko mengangguk paham, Ia raih satu cincin dari kotak perhiasan yang berada di atas meja untuk di pasangankan di jari manis Ameera dan begitu pun sebaliknya.
"Aku mencintaimu, Terima kasih sudah bertahan denganku sampai hari ini, melengkapi kekuranganku dan menyempurnakan kelebihanku" ucap Ricko sebelum ia mencium kening istrinya.
Ameera hanya bisa mengangguk kan kepalanya, ia tak sanggup berbicara lagi karna tak ada kata yang pantas untuk membalas ungkapan cinta pria tampan yang kini menjadi suaminya.
"Sayang Daddy banyak banyak" lirihnya sambil menghapus air mata.
Pasangan suami istri baru itu segera meminta restu pada kedua orang tua mereka setelah menandatangani semua berkas pernikahan.
"Mommy cantik, kaya princes" ujar Mitha yang kini resmi menjadi anak sambungnya.
" Lebih cantik Tata" balas Ameera, Gadis itu benar-benar bahagia karna saat ini ia menjadi MOMMY yang sentuhnya bagi Mitha, putri semata wayang dari suaminya.
.
.
Ricko dan Amerra menyambut para tamu yang hanya terdiri dari keluarga dan kerabat dekat keduanya.
karna sedari awal mereka sepakat untuk melakukan ijab kabul di sebuah pulau yang menjadi mahar untuk Amerra, sedangan pestan pernikahan tetap di langsungkan di ibu kota seminggu kemudian.
"Lo nyakitin adek gue, Siap-siap aja jadi miskin dadakan dan jadi gelandang di jalan" ancam Reza tak main-main pada Ricko yang belum satu jam resmi menjadi adik iparnya.
"Paling tar malem nih gue nyakitin Mommy, dia akan berderaian air mata nahan sakit" bisik Ricko sambil tertawa puas karna Reza langsung paham apa yang ia katakan.
"Eh.. dasar lo ya mantan DUDA JAHARA!!!!"
.
.
.
.
__ADS_1
CUP
"Enak gak?" tanya Ay pada Mitha saat bocah itu mencium pipi gembil anak sambung Auntynya.
"Enggak.. kan gak dimakan" jawab Mitha polos.
"Kata mama sekarang Kita saudara, kakak harus sayang banyak banyak sama Tata, sini cium lagi" goda nya sambil terkekeh.
"Aw... aw.. sakit!" pekik Ay saat telinga ditarik oleh Bumi, Kembarannya sendri.
Bumi melipat keduanya tangannya berdiri di belakang Air, sedang Mitha langsung bangun dan mendekat kearah Bumi.
"Kak Bu juga mau cium, Tata?" tawar gadis cilik bergaun putih itu.
"GAK!!!"
*******
Usai makan malam bersama dan berbincang, Ameera dan Melisa pamit lebih dulu untuk menidurkan anak-anak mereka karna dua gadis pewaris Rahadian dan Pradipta itu mulai merengek karna mengantuk.
"Kamu ke kamar sana, buat Mitha kakak yang tidurin bareng Chaca" titah Melisa pada Ameera, adik iparnya.
"Tapi... "
"Bersih-bersih, dan hias dirimu untuk malam pertama kalian" godanya lagi, malam pertamanya yang tanpa rencana dan jauh dari setelah menikah tentu berbeda dengan adiknya yang semuanya tentu sudah di rencakan.
"Hem, Baiklah. Akun titip Tata ya"
Si bungsu yang kini resmi menyandang Nyonya Muda Pradipta itu melenggang masuk kedalam kamarnya, ia membersihkan dirinya lagi kemudia mengganti pakaiannya.
"Cantik dan wangi. Wah bisa berapa kali ya?" kekeh Meera malu sendiri di depan cermin.
Hal seperti itu bukan lagi tabu baginya, Ia yang sudah dewasa tentu paham tak se polos Melisa yang memang tak pernah bergaul dengan dunia luar.
CEKLEK..
Ricko tersenyum simpul saat melihat istri barunya itu berdiri di depan cermin dengan hanya memakai kain tipis berwarna merah menyala yang tentu itu sangat kontras dengan tubuhnya yang putih mulus.
"Dadd... " De sah Meera saat tangan sang suami melingkar di perut ratanya.
"Hem.. apa?" jawab mantan DUDA itu sambil terus menciumi pundak dan leher.
"Jangan gitu, enak banget kan!" kekeh Meera yang malah tertawa.
Ucapan istrinya yang sangat berani membuat Ricko semakin gemas dan tak sabar , Ia langsung mengangkat tubuh Amerra ala bridal style menuju tempat tidur yang sudah di hias khas ranjang pengantin.
"Aku tak akan memberimu ampun malam ini, Kamu akan kubuat menjerit meminta lagi dan lagi serta memohon aku mengulangnya sampe esok pagi" goda Ricko sambil berjalan sedang Amerra yang sudah mengalungkan tangannya di leher sang suami hanya tertawa meledek.
Ricko yang baru saja hendak membaringkan tubuh sang istri keatas kasur langsung menoleh kearah pintu saat mendengar benda bercat putih itu di gedor dengan sangat keras.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Aunty....
Kata papa punya coklat banyak!!
Kakak minta doooooooong....
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Gajah ganteng Kurang sajen kayanya..
Ganggin orang mau enak mulu🤣🤣🤣🤣
Disono gedor anaknya..
Disini nyuruh anaknya buat gangguin 😝😝😝
Like komennya yuk ramaikan
__ADS_1