![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
❣️❣️❣️❣️
"Yuk, Ta... kita pulang!"
Ricko langsung bangun kemudian meraih tubuh Mitha dari atas pangkuan Ameera, tentu anak itu menolak sambil merengek mendekap Mommy nya dengan erat.
"Mommy mau pergi, kita pulang!" ajaknya lagi dengan wajah menahan kesal.
Mendengar kata pergi dari mulut Ameera entah kenapa membuat hatinya terasa terbakar dan tak rela, Gadis pirangnya itu seakan menjadi magnet baginya akhir akhir ini, Ingin rasanya Ia menggenggam Ameera selamanya agar ia tak pergi jauh meninggalkannya.
Ameera sudah berhasil membuka hatinya, mengikhlaskan melepas Melisa yang selama ini ia kagumi secara terbuka di hadapan Reza.
Adik dari musuhnya sudah memberi warna dalam hidupnya yang gelap juga hatinya yang hampa.
"Aku gak apa-apa kok kalo perginya nanti, iya kan Bell" ucap Ameera pada Bella, melihat tangis Mitha tentu Bella akhirnya mengangguk.
"Mommy jangan pergi, jangan tinggalin Tata" pintanya lirih dengan wajah penuh air mata.
Ameera menangkup wajah Mitha dengan kedua tangannya, Entah kenapa hatinya begitu sakit mendengar rengekan Anak dari pria pujaannya itu.
"Mommy cuma tiga hari disana, gak apa apa ya"
"Nanti mommy beliin oleh-oleh buat Tata, ok!"
Bocah cantik itu menggeleng, isakan nya semakin keras dan histeris membuat Ameera bingung dan menoleh kearah Ricko yang masih berdiri.
"Aku--_"
"Tata mau ikut Mommy"
__ADS_1
"Hah?" ucap Ameera dan Bella bersamaan tanpa mereka sadari Ricko justru menyeringai puas.
"Tapi, sayang ini tuh jauh nanti Tata capek!"
"Daddy, Tata mau ikut Mommy" kini Mitha bergantian merengek pada Ricko.
"Gak usah, Mommy mau pergi sama Aunty Bella aja" ujar Ricko dengan wajah datar tanpa ekspresi.
Tangannya langsung meraih Mitha dengan sedikit memaksa membuat Ameera terkejut dan reflek menepis tangan Ricko.
"Kok maksa sih, kan Tata gak mau!" sentak Ameera kesal, ia tak suka anak itu di rebut paksa darinya.
"Kenapa?, aku Daddy-nya!"
"Mau kamu Daddy-nya, gak harus kasar dong!, kan Tata gak mau kamu ajak pulang" Ameera benar-benar marah kali ini.
"Terus mau apa disini?, nangisin kamu yang pergi ninggalin dia gitu!"
"Cup..cup.. sayang. Udah ya jangan nangis" rayu Ameera pada Mitha tapi bocah itu tak menggubrisnya ia tetap menangis terisak lirih dengan tangan mencengkram baju Ameera dengan kuat.
"Jangan pergi, Mom"
"Iya sayang, mommy disini temenin Tata ya" Ameera masih mencoba menenangkan Mitha.
"Tata maunya ikut Mommy!"
Ameera melirik kearah Bella, gadis itu malah menaikan bahunya memasrahkan semua keputusan padanya.
Niat hati untuk merefresh otaknya dari sang Duda namun nyatanya justru di hadapkan dengan rengekan anak si Duda.
__ADS_1
"Ya udah, Tata ikut Mommy pergi ya" ucap Ameera.
Mitha langsung mengurai pelukannya lalu mendongakkan wajahnya menatap Ameera yang tersenyum padanya.
"Beneran Tata boleh ikut?" Tanya Mitha dengan antusias.
"Iya sayang, Tata ikut Mommy ya tapi lama gak apa-apa kan?"
Mitha mengangguk senang sambil bersorak.
"Yeeee... Tata jalan-jalan sama Mommy"
Ameera mencium kening dan kedua pipi anak itu karna merasa sangat gemas dengan tingkah Polosnya.
"Aku gak di ajak?" tanya Ricko pelan dengan tatapan penuh harap.
.
.
.
.
"Iya atuh hayu Daddy juga ikut!"
💦💦💦💦💦💦💦💦
tinggal bilang pengen ikut doang pake drama berantem segala 😪😪😪😪😪
__ADS_1
Like komen nya yuk ramai kan