![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
❣️❣️❣️❣️
Tiga hari sudah Ricko menghilang bagai di telan bumi tak ada kabar sama sekali membuat Ameera bingung seperti hilang arah tanpa pegangan bahkan hari ini iapun tak masuk kuliah padahal inilah saat-saat terakhir ia menyelesaikan semua tugasnya sebagai seorang mahasiswi.
"Gak kuliah, sayang?" tanya mama saat putri bungsunya itu turun dari tangga dengan wajah berantakan.
"Males" ucapnya singkat sambil terus berjalan menuju dapur.
" Ada apa?,ada masalah?" tanya mama lagi yang akhirnya memilih mengekor di belakang anaknya.
"Gak ada, Mah" sahut Meera yang duduk di salah satu kursi.
"Mama perhatikan kamu cukup kacau akhir akhir ini, apa ini ada hubungannya dengan Ricko?"
Ameera hanya diam tak menjawab, ia menegak setengah gelas jus jeruk yang ia ambil tadi di lemari pendingin.
"Menurut Mama apa aku punya masalah lain selain dengannya?" Mata dengan bulu lentik itu mulai berkaca-kaca lagi.
" Sayang"
"Mah, tolong bilang kakak bahwa aku mencintainya"' lirih Meera memohon lagi pada wanita yang sudah melahirkannya itu.
"Tunggu kamu selesai kuliah, bukan kah itu janji kakak padamu?" jelas Mama
"Tapi dia sekarang meninggalkanku, mah" Ameera kembali menangis padahal baru dua jam yang lalu ia mencuci wajahnya yang sembab karna puas menitikan air mata.
"Apa maksudmu, dek?" tanya mama bingung.
__ADS_1
"Dia menyerah, mah" lirih Meera sambil berhambur memeluk mamanya, ia menangis histeris dalam dekapan wanita yang kini sudah memiliki tiga cucu itu.
"Menyerah?, dia memutuskan hubungan kalian?"
Ameera mengangguk pelan dan terus terisak.
"Apa alasannya dia melakukan hal itu padamu?" Mama yang ikut sedih hanya bisa mengusap punggung anak bungsunya yang baru saja membina sebuah hubungan.
"Karna aku lebih darinya, karna ia juga seorang duda dan yang lebih menyakitkan karna kakak belum juga mengizinkannya untuk melamarku"
Mama tak lagi bertanya, ia hanya mencoba menenangkan Meera karna memang alasan Ricko cukup bisa diterima.
Anak bungsunya itu memang sudah mendapatkan bagiannya yang memang berjumlah luar biasa dan itu diluar aset yang sedang di pakainya termasuk tabungan pribadi.
Hanya pria yang benar-benar berada yang bisa melebihi miliknya saat ini
Meera malah semakin histeris saat nama calon anak sambungnya itu di sebut mama.
Tata ... Mommy kangen!!!
Mama yang merasa anaknya itu tak lagi menangis dan melemah langsung mengguncang tubuh Meera.
"Dek, kamu gak apa-apa?"
"Loh... dek!" jerit Mama dengan keras sampai beberapa ART datang menghampiri.
"Ada apa nyonya."
__ADS_1
"Tolong bawa adek ke sofa" titah mama meminta bantuan untuk mengangkat tubuh si bungsu.
Dengan sigap semuanya membantu Meera agar biasa di baringkan dengan nyaman tak lupa supir pun sudah menyiapkan mobil jika terjadi hal mendesak pada tuan putri mereka.
"Dek, bangun sayang"
Mama terus mengusap wajah Ameera yang kini terlihat lebih tirus dan pucat ada lingkaran hitam dibawah matanya yang biasa terlihat selalu cantik bersinar.
"Bawa adek kerumah sakit, sekarang juga!" Teriak mama saat anak Kesayangannya itu tak kunjung sadar.
.
.
.
.
.
💞💞💞💞💞💞💞💞
Kecian Mommy 😭😭😭
Kalo Daddy yang pingsan aku siap kasih nafas buatan🤭
Like komennya yuk ramaikan ❤️
__ADS_1