![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
🔥🔥🔥🔥🔥🔥
"Mom, mau bangun gak?" tanya Ricko yang baru saja keluar dari kamar mandi.
Tubuh tinggi putih yang hanya terbalut handuk sebatas pinggang itu berjalan mendekat kearah ranjang pengantin membuat Ameera yang masih menyembunyikan tubuh polosnya harus menelan salivanya.
"Kamu kenapa?" dengan alis yang saling bertautan mantan Duda itu pun kembali bertanya.
"Kalau tau bakal punya suami ganteng begini, udah dari dulu aku minta kawin" jawab Meera tak berkedip karna nyatanya penampilan Ricko dengan rambut yang sedikit basah membuat ketampanan Hot Daddy nya semakin menawan.
"Kan kamunya yang nolak terus" sahut Ricko dengan wajah saling berhadapan.
Ameera dengan cepat menarik tengkuk suaminya untuk mencium bibir merah sang suami yang seakan menggoda.
Lum atan yang tadinya pelan kini nyatanya semakin menuntut untuk lebih, Ricko yang duduk di tepi ranjang pun sekarang malah meringsek naik keatas tubuh istrinya yang hanya tertutup selimut tebal.
Tangan Ameera mulai iseng membuka handuk yang melilit tubuh si mantan duda impiannya.
Deru napas berat penuh bi rahi itu pun saling bersahutan saat masing-masing tangan mereka mulai menjelajahi tubuh yang kini menempel rapat.
BRAAAAKKK
Gadis pirang bertubuh polos tanpa benang sehelai itu pun mendorong suaminya hingga lampu di atas nakas jatuh ke lantai karna Ricko hilang keseimbangan.
"Aku mau mandi" ucap Ameera dengan santainya. Ia meraih selimut yang terjuntai untuk menutupi lekuk tubuh te lan jangnya.
Ricko tertawa kecil saat melihat sang istri sedikit berlari ke kamar mandi untuk membersihkan diri dari pergulatan panas mereka semalam yang membuat Ricko bagai terbang ke surga dunianya saat di puncak nikmat pelepasan.
Ia mengelus miliknya yang di tinggalkan saat tegang tegangnya.
__ADS_1
*******
Pernikahan yang baru menginjak satu minggu tentu masih hangat mereka rasakan dan itu terbukti dari belum pulangnya pasangan suami istri itu dari bulan madu.
Setiap detik mereka lewati tanpa berpisah mengulang kejadian hal yang menyenangkan di sela-sela waktu yang mereka miliki.
"Kamu doyan banget ya" kekeh Meera saat Suaminya baru saja turun dari atas tubuhnya di sofa.
"Aku kan baru buka puasa" jawab Ricko sambil tertawa, ia yang masih merasakan sisa kenikmatannya hanya bisa memejamkan kedua mata seraya menormalkan detak jantung yang berdegup kencang.
"Kapan kita pulang? aku rindu Tata" lirih Ameera sambil memakai bajunya yang berserak di karpet.
"Tata masih di rumahmu?" tanya Ricko, karna semalam ia tak sempat berbicara dengan putrinya.
"Iya, tapi kayanya mau dibawa ke apartemen kakak buat temenin Cahaya karna takut sepi kalo dirumah cuma ada mama sama papa" sahut si bungsu Rahardian.
"Ya sudah, asal gak rewel"
"Aku mau ini.. ini.. ini.. ini.. dan ini" ucap si gadis pirang menunjuk semua barang yang menurutnya lucu.
"Baik nona" balas si pelayan sambil membereskan semua yang di tunjuk Ameera tadi.
Ricko yang sedari tadi hanya berjalan di belakang istrinya hanya mengangguk setuju dengan apa yang di pilih Ameera.
"Yang ini bagus gak?"
" Aku bingung antara merah atau biru?"
"Kalau ada yang lebih kecil pasti lebih bagus"
__ADS_1
"Wah, ternyata ada disini apa yang aku cari kemarin"
"Aku makin galau, Dadd"
Ameera terus saja mengoceh memilih dan memilah apa yang ada di tangannya saat ini.
.
.
.
.
.
.
.
.
Mba... tolong bungkus semua yang ada disini, jangan ada yang tersisa satu pun!
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Hai.. hai.. ketemu lagi sama Mommy juga Daddy..
se absurd apa sih rumah tangga mereka setelah menikah?
__ADS_1
Yuk di like juga komen dulu ya.