![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
❣️❣️❣️❣️
BRAAAAKKKK
Bunga membanting pintu kamar dengan begitu keras, Ricko yang sudah biasa dengan kelakuannya hanya menoleh sebentar tanpa ekspresi apapun.
"Katakan, kemana kakak dua hari ini?"
"Siang tadi aku ke kantor, dan kak Danish bilang sejak kemarin kakak gak ada!"
Ricko tak menanggapi, ia kembali fokus menatap layar laptop nya untuk membalas semua email yang Danish kirimkan dua hari ini, pekerjaannya begitu menumpuk namun bukan Kopi atau senyuman yang ia dapatkan justru pria berstatus kan suami itu harus mendengarkan ocehan dari wanita yang menyandang ibu dari anak-anaknya.
"Apa urusanmu?, bukan kah selama ini aku tidak pernah mengganggu hidupmu?" tanya Ricko dengan senyum menyeringai.
"Apa?, kakak bilang tidak menganggu ku?" Bunga semakin mendekati suaminya.
"Kapan aku mengganggu mu?" Ricko mulai terpancing emosi, tangannya mengepal menahan diri jangan sampai ia berteriak.
"Anak-anak mu yang menganggu ku!" justru Bunga lah yang berteriak.
Ricko yang sedari tadi duduk bersandar di ranjang kamar tamu akhirnya turun dan berjalan ke arah Istrinya.
"Siapa yang mengganggu mu?" Tanya Ricko semakin melangkah maju membuat Bunga mundur dari tempat nya semula ia berdiri.
"Aku pusing dengan rengekan Mitha sedangkan tugasku banyak, kak"
"Untuk apa ada suster jika makan saja harus denganku, apa dia pikir aku tak punya tugas lain selain membacakan dongeng untuknya?"
"Dan ini! anakmu yang ada dalam perutku, membuat ku muak karna aku semakin sulit beraktivitas"
Ricko yang tak sanggup lagi mendengar semua yang di ucapkan istrinya mulai mengangkat tangannya, ingin rasanya ia menampar wanita itu tanpa ampun.
"Apa?, kakak mau tampar aku?"
"Ayo cepat lakukan, biar mama tau macam apa anaknya selama ini memperlakukan ku"
__ADS_1
"Kamu keterlaluan!" sentak Ricko tepat di hadapan wajah Bunga.
"Semakin kakak kejam, jalanku akan lebih mulus untuk keluar negeri!"
"Aku tak pernah melarang mu untuk pergi!"
"Pergilah sekarang juga!" emosi yang sudah tak bisa ia tahan lagi akhirnya meluap dengan cara ia berteriak.
"Ricko!!!!!!",
Pasangan suami istri itu menoleh ke arah pintu yang sudah terbuka, ada wanita paruh baya disana sedang berdiri tak percaya.
"Maaaaaaah, " Bunga berlari berhambur memeluk ibu mertuanya.
"Ada apa ini?" tanya mama sambil mengusap punggung menantunya.
"Kakak mengusirku, mah" lirih Bunga mengadu.
"Dia yang ingin pergi, mah. Aku tak kan menahannya demi anak-anak"
Lagi lagi lagi..
Mama selalu membela menantunya yang egois membuat Ricko jengah kemudian meniggalkan keduanya.
"Pergilah, dan jangan pernah kembali!
.
.
.
Bunga yang masih terisak dalam dalam dekapan mama mertuanya Langsung pergi ke lantai atas menuju kamarnya, mengambil tas, ponsel dan kunci mobil.
Wanita hamil besar itu tak perduli dengan teriakan mama, meski berkali-kali ia mendengar nama putrinya di ucapkan tekadnya tetap bulat, ia akan pergi dari rumah karna kesempatan ini tak kan datang dua kali.
__ADS_1
.
.
.
Bunga melajukan mobil sedan mewahnya dengan kecepatan tinggi menuju kos-kosan teman kampusnya. karna waktu sudah terlalu malam jika harus pulang kerumah orang tuanya yang berada di luar kota.
" Mama pasti lagi berantem sama kak Ricko, dan mama pasti akan kasian banget sama gue setelah kejadian ini.. gue kira kak Ricko gak akan semarah ini, padahal niatnya mau kabur doang eh.. malah di usir, hahahaha... mama pasti setuju kalo gue ke LN buat kuliah..biar para nenek-nenek itu yang ngurusin anak kak Ricko nanti.. gue harus jadi dokter hebat , gak akan ada yang bisa halangi gue buat gue ngejar semua impian gue!!!!"
.
.
.
.
.
BRAAAAAAAAKKKKKKK
.
.
.
🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉
innalilahi wa innailaihi Rajiun
.
eh belom woyy 🤭🤭🤭🤭
__ADS_1
Di like sama komennya aja dulu yuk