![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
❣️❣️❣️❣️
Ameera menarik tangan Bella untuk duduk bersamanya ditepi tempat tidur, Bella yang sudah lemas hanya menurut saja tanpa banyak protes, ia lebih baik diam dari pada harus di lempar oleh sahabatnya yang tanpa akhlak itu.
"Laki gue telepon ya?" tanya Meera sambil menunjukan layar Ponselnya di hadapan wajah Bella.
"Hem.." sahutnya.
"Pasti nanyain gue, dan Lo pasti marah-marah!"
"Iyalah, ngapain dia nanya lo ke gue?, kan dia yang bawa Lo kemaren!"
Ameera menoyor kepala Sahabatnya itu saking gemasnya.
"Dasar Lo!"
Bella mengernyitkan dahinya, Ia rasa ada sesuatu yang terjadi antara mereka berdua.
"Lo kenapa gak balik kesini lagi?" tanya Bella penuh selidik.
"Gue balik ke apartemen kak Reza, gue ketemu kakak ipar di restauran pas gue baru keluar dari toilet" Jawab Meera dengan menghela nafas berat.
"Ooooooh!"
"Ih, kok OH doang?" Ameera memukul lengan Bella berkali kali.
"Ya terus apa?, ceritanya kelar dong kalo Lo pulang sama kak Mel! atau ada drama lainnya?"
Gadis pirang itu mengangguk dengan wajah menyedihkan, namun membuat Bella tak kuasa menahan tawa.
__ADS_1
"Lo mau gue tebak, atau Lo yang mau cerita sendiri?" Bella memberikan pilihan pada pada Ameera.
"Gue aja deh yang cerita, tebakan Lo sih sering bener tapi biasanya suka melimpir kemana-mana, males gue!" sungutnya kesal.
"Yuuk!"
"Kemana?" tanya Ameera.
"Cerita! ini gue udah siap buat dengerin terus abis itu gue mau ngakak guling-guling sambil tepuk tangan juga kaki biar makin rame"
Ameera yang kesal justru meninggalkan Bella keluar dari kamar, mood curhatnya ambyar seketika saat Bella justru malah menggoda nya.
Gadis pirang itu mengambil jus jambu dilemari pendingin kemudian duduk di sofa dengan remote di tangannya, mulai mengganti ganti Chanel yang akhirnya berhenti di salah satu berita yang menyangkan kabar duka.
"Kabar duka datang dari pengusaha muda yaitu Tuan Ricko Pradipta atas meninggalnya sang istri nyonya Bunga Sarasvati tadi malam pukul dua dini hari akibat kecelakaan di jalan otista, Korban meninggal dalam keadaan hamil dan sudah dikebumikan pukul sembilan pagi tadi"
Ameera tak mampu berkata, ia tak percaya dengan kabar yang ia dengar saat ini, tapi saat layar TV menampilkan sosok pria berbaju hitam dengan anak perempuan di gendongannya ia yakin apa yang ia lihat adalah benar
Oh no!!
eh.. oh yes!!
UPS... inalilahi wa innailaihi Rajiun...
Ameera mengusap kan wajahnya dengan kedua tangannya.
Bahagia?
Rasanya tidak, gadis itu hanya tersenyum kecil tanpa berkomentar apapun sampai Bella menepuk bahunya.
__ADS_1
"Kenapa Lo?"
"Istrinya Ricko meninggal!" Jawab Ameera dengan mata masih fokus ke layar TV meski sudah berganti berita.
"Ricko yang kesini itu?"
"Hem, iya, Bell" sahut Ameera.
"Oooooh"
"Eh, kok meninggal?, why.... kenapa?, gak Lo racun kan Meer?" tanya Bella yang sudah sangat ketakutan.
"Gila loh, gue mah main cantik gak pake racun-racunan" ujar Ameera dengan santai.
"Terus apa?, tuh dia sampe mati gitu?" tanya Bella.
.
.
.
.
" Gampang.. gue tinggal bisikin mak othor buat nyabut nyawanya dengan cepat, ditambah doa dari readers yang baik hati kaya gue , jadi semua langsung di ACC!"
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥***
Lo kira novel di ACC 😂😂😂
__ADS_1
Kerjaaan gue di NTOS kenapa di bawa bawa sih 🙈
Like komen nya yuk ramai kan ♥️