![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
❣️❣️❣️❣️
Eh, kok wanginya kamu lain lagi?, Dadd..."
Ameera semakin mengurai pelukannya , hidungnya semakin mengendus tubuh tinggi Ricko.
"Sama aja sayang"
"Enggak, aku pernah nyium, tapi dimana ya?" tanya yang kebingungan.
"Kamu ganti parfum?, tapi ini bau parfum wanita
merk xx, Dadd!" ucap Ameera dengan mata seakan meminta penjelasan.
"Enggak, Mom" Ricko menarik nafasnya.
"Kamu udah pesen makan belum?, aku udah laper" Pria itu menarik tubuh kekasihnya untuk duduk kembali.
" Udah, tinggal tunggu aja" jawab Meera saat keduanya sudah duduk berhadapan.
Ricko meraih tangan Ameera, mengusapnya dengan lembut sambil tersenyum, ia sedang sangat sangat merindukan gadis itu.
"Kapan Mitha pulang?, aku kangen!" Meera mencoba memecah keheningan, ia masih saja salah tingkah jika Ricko menatap terluka intens.
"Lusa, kita jemput kesana yuk?" ajaknya.
"Aku gak bisa kalo ikut jemput, dua hari ini aku sibuk banget tapi kalo ketemu sama main pasti aku usahain" hati gadis itu masih menyimpan rasa curiga, ia seperti pernah mencium bau parfum yang melekat di tubuh kekasihnya itu.
Obrolannya terhenti saat seorang pelayan datang menyuguhkan makanan yang sudah Meera pesan sebelum Ricko datang.
Mereka menghabiskan makanannya dalam hening, tak ada obrolan apapun.
Rasa lapar sepertinya membuat keduanya lebih dulu menikmati apa yang kini tersaji.
"Aku mau pulang ke apartemen Bella, besok ada kuliah pagi, males bawa mobil" ucap Ameera sambil menggeser piring kosongnya.
"Nanti aku jemput kalau kamu males, gimana?" goda Ricko. Sebagai pasangan kekasih yang sudah hampir satu tahun bersama perkara antar jemput jarang sekali Ricko lakukan jika dirumahnya, kecuali jika Ameera ada di apartemen Bella.
__ADS_1
"Gak usah, aku nginep aja lagian banyak yang mau aku kerjain juga bareng Bella" tolak Ameera, ia sedang menekan perasaannya sendiri saat ini.
"Ya udah, tapi besok makan siang bareng ya, nanti aku kesana bawain kalian makanan, gimana?"
"Terserah kamu, tapi lain kali kalau mau ketemu aku, kamu mandi dulu minimal ganti baju, aku gak suka Ama bau parfum kamu!"
Ameera langsung bangun dari duduknya meraih tas juga ponsel kemudian pergi meninggal Ricko yang tersentak kaget.
"Mommy... Mom!"
Ricko yang Ikut bangun langsung mengejar dan mencekal tangan Ameera, tentu gadis itu menepisnya tak kalah kasar.
"Lepas, aku mau pulang"
"Kita bicara di mobil" Tangan besarnya langsung menarik pergelangan tangan Ameera untuk masuk kedalam mobilnya.
BRAAAAKKK
Ricko menutup pintunya dengan keras sampai Ameera mengerjapkan matanya sendiri karna kaget.
"Itu parfum Intan!"
Ameera menoleh tak percaya dengan yang ia dengar.
"Dia duduk diatas pangkuanku tadi, menggodaku dengan cara membuka pakaian atasnya. Ia menunjukkan tubuh bagian tubuh sensitifnya padaku"
"Lalu?" tanya Meera dengan nada bergetar, hatinya hancur dengan air mata yang sudah menetes di pipinya.
"Lalu apa yang bisa ku lakukan saat di melakukan hal itu, jaraknya begitu dekat sampai aku sulit untuk bernafas, bahkan menolehpun aku tak sanggup!"
"Kamu melihatnya?" tanya Ameera lagi sambil terisak, bahkan dia menggigit bibir bawahnya, pria yang ia rindukan yang kini tepat disisinya terjadi habis melakukan hal di luar batasnya.
"Tentu, aku melihatnya dengan sangat jelas!" ucap Ricko.
"Hah, ternyata kamu sama aja kaya pria lain, aku pikir kamu kuat sampai aku bisa memberinya padamu nanti, Tapi nyatanya apa?" jerit Ameera menumpahkan rasa kecewanya.
"Aku hanya melihatnya Mom, tanpa menyentuhnya"
__ADS_1
"Sama aja, mata kamu udah kotor sekarang lihat punya dia, Dadd" sentaknya lagi, dadanya naik turun sebagai tanda gadis itu benar-benar marah.
"Mom... aku udah jujur sama kamu, demi Tuhan aku gak ngapa-ngapain!"
"Kalau aku gak curiga, mungkin kamu gak akan cerita, iya kan?" Kini nada bicaranya merendah.
"Aku gak mau kita berantem buat hal kaya gini"
"Kamu anggap ini sepele? lalu bagaimana jika aku yang berada di posisi mu, ada pria lain yang melakukan hal tak senonoh di hadapan ku?"
"Akan ku cincang miliknya di depanmu!" jawab Ricko.
.
.
.
.
.
.
.
"Ya udah, ayo antar aku menemui wanita itu akan ku ci cincang juga dia di dapanmu!!!"
💦💦💦💦💦💦💦💦💦
Ayo Mom..
Jangan di biarin..
tunjukan ke bar bar an mu 🤣🤣🤣🤣
Like komen nya yuk ramai kan ❤️
__ADS_1