Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]

Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]
bab 50


__ADS_3

❣️❣️❣️


Seketika tubuh Ameera melemas bagai tak bertulang saat Ricko memanggilnya dengan kata Mommy..


"Eh, enggak! Aku gak apa-apa" kata Ameera dengan tawa yang di paksakan


Ilang.. gue pengen ilang saat ini juga..


Duh.. ketauan kan gue pernah isengin anaknya.


Ricko mengulum senyumnya, ia benar-benar ingin mencubit pipi merah Ameera.


"Santai aja, aku gak masalah kok kalau kamu mau di panggil Mommy sama Mitha, anggap aja itu doa dan mungkin akan di kabulkan author secepatnya"


"Aku cuma bercanda" elak Ameera, ia sungguh sangat malu dengan kekonyolannya tempo hari.


"Tapi aku maunya serius, Mom" goda Ricko lagi.


Ameera membulat kan kedua matanya semakin tercengang.


"Udah ah, jangan kebanyakan kaget nanti kamu jantungan, bahaya" kekeh Ricko sambil meraih tubuh mungil Mitha.


Ameera menutup wajahnya sendiri, Rasanya tak sanggup ia harus ikut berdiri di depan Ricko.


"Ayo, Mom.. Panas nih" Ajak Ricko sambil tergelak.


No...no.. no.. telinga gue yang panas.


Panas banget di sebut mommy sama laki orang.


Woy.. cerai dulu sana!!!


Ameera mengumpat dalam hati, namun siapa sangka Ricko justru meraih tangan Ameera yang masih menutupi wajahnya yang sudah bagai kepiting rebus.

__ADS_1


"Sini, Daddy pegangin tangannya takut nanti mommy ilang, yang ada Daddy nanti di Cincang habis sama kak Reza" Ricko benar-benar tertawa dengan ucapannya sendiri..


Geli banget gue bilang di si kampret pake sebutan kak tapi demi mommy gak apalah...


Ameera bukan berjalan justru ia malah berjongkok.


"Kenapa?" tanya Ricko dan Mitha berbarengan.


"Mommy lemes, hiks" Jawabnya dengan raut wajah menyedihkan namun juga menggemaskan


" Apa perlu Tata yang jalan dan kamu yang aku gendong?"


Ameera menggeleng dengan cepat, kemudian berdiri walau kakinya masih lemas.


"Ayo deh, tapi janji jangan godain aku terus" pinta Ameera dengan memanyunkan bibirnya.


"Iya, Mom!!".


Mitha banyak menunjuk semua wahana, gadis kecil itu terus merengek ingin menaikinya, di temani Ameera Senyum tak lepas dari wajah ceria Mitha.


Dan Ricko sangat senang melihatnya.


Sangat jarang ia keluar rumah sekedar bermain bersama anak istrinya kecuali ke mall atau makan malam di Restauran, Karna kesibukan Bunga di akhir masa masa kuliahnya.


"Aku seneng, Aku berani ya naik kuda Sendiri" celoteh Mitha membuyarkan lamunan Daddy nya.


"Tata mau apa lagi?" tanya Ricko.


"Mau ice-cream strawberry" jawabnya dengan binar mata sempurna.


"Ok.. Mommy mau rasa apa?" Ricko gantian bertanya pada Ameera.


"Huft.... " Ameera membuang nafasnya kasar.

__ADS_1


"Mommy mau rasa..... " Gadis itu nampak berfikir.


"Rasanya jatuh cinta!" Ricko yang gemas malah memotong ucapan Ameera.


"Mommy Udah jatuh cinta, cuma ini masalahnya cintanya mau di bawa kemana??????" Ketus Ameera sambil mendengus kesal, ia tak sanggup lagi di goda oleh Ricko


"Ajak muter-muter aja dulu, Mom! " Mitha dengan polosnya justru menimpali.


Ricko terkekeh dengan dengan ucapan anaknya kemudian berlalu menuju stand ice cream.


Ameera menatap punggung lebar itu dengan hati yang berubah menjadi nyaman.


Dua cup ice-cream kini sudah Ameera dan Mitha nikmati, bahkan bocah cantik itu kembali menguap karna hari kini beranjak malam.


"Kita pulang ya" ajak Ricko, dan lagi-lagi ia menuntun tangan Ameera sampai ke parkiran.


Ricko merebahkan tubuh Mitha di kursi belakang agar anaknya leluasa terlelap selama perjalanan pulang.


setelah menutup pintu mobilnya entah kenapa ide jahil lagi lagi ada di otaknya, Ricko tersenyum Sambil meraih ponselnya dari saku celananya, kemudian ia langsung memanggil Ameera agar mau menoleh ke arahnya


.


.


.


" Mommy..."



Sebelum foto KUA ya bang Selfi dulu 😝😝😝😝


like komen nya yuk ramai kan ♥️🤗

__ADS_1


__ADS_2