Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]

Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]
bab 89


__ADS_3

❣️❣️❣️.


"Kalian sedang apa disini?"


Ameera terlonjak kaget begitu pun dengan Ricko.


Keduanya diam mematung saat berhadapan dengan Ardi.


"Lo ngapain disini?" pertanyaan sederhana namun sulit di Jawab oleh Ricko.


"Gue ngajak maen anak gue lah, Lo gak liat" Ricko melirik Mitha yang juga sedang melihat kearahnya.


"Terus kamu lagi ngapain disini?" pertanyaan yang sama Ardi tanyakan pada Ameera, adik sahabatnya.


"Lagi main juga!" sahutnya sambil berusaha tenang untuk menutupi kepanikannya.


"Janjian?" tatapan Ardi begitu tajam penuh curiga pada dua orang di depannya itu.


"Enggak!!" sahut Ricko dan Ameera berbarengan.


Ardi mencibir sambil tertawa gamang, mulut mereka bisa berbohong tapi tidak dengan kedua tangan yang tanpa disadari masih saling menggenggam.


Mau tak mau akhirnya mereka duduk bertiga, Sejak zaman dulu Ardi memang selalu menjadi penengah antara Reza dan Ricko tak pernah turut ikut campur dalam Perdebatan tak penting keduanya.


"Kalian ada hubungan?" Tanya Ricko yang nampak masih sangat penasaran.


"Gak ada, cuma main" kata Ameera yang lebih dulu menjawab, Mitha yang duduk di atas pangkuannya mulai merengek dan tak mau diam.


"Ayo main ayun ayun" Ajak bocah perempuan itu.

__ADS_1


Ricko yang menoleh kearahnya mengangguk kan kepala, seakan menjawab kegelisahan gadis pirangnya.


"Ajak Tata main dulu sana"


Ameera menurunkan Mitha dari atas pahanya dengan perasaan yang tak karuan, hari ini hatinya bagai menaiki roller coaster, naik tinggi setelah itu terjun dan terhempas.


Sepeninggal Meera, Kini Ricko dan Ardi duduk berhadapan posisi pria berlesung pipi itu bagai terdakwa di hadapan sahabat musuhnya.


"Lo tau kan gue gak pernah ada masalah apapun sama Lo, Selama ini gue nyantai banget gak perduli seberisik apa Lo sama Reza kalo ribut. jadi gue minta Lo Jujur sama gue karna gue anggep Meera itu kaya adek gue sendiri!" ucap Ricko penuh penegasan


Ricko masih diam, Jika saja gadis pirangnya itu bukan adik dari Reza mungkin sejak dari pertama ia umumkan pada dunia kalau Ameera adalah gadis yang akan menjadi tempat nya pulang setelah lama ia tersesat dalam drama rumah tangga yang baru saja berakhir.


"Gue sama dia singel, gada masalah kan?" kata Ricko santai namun jauh dalam hatinya ia berdebar.


"Kuburan bini Lo masih merah woy!" sentak Ardi, meski ia tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam rumah tangga Ricko tapi ia tak bisa membenarkan sikap pria di depannya itu


"Gue nyaman sama Meera, gue dapetin apa yang gue butuh selama ini" Ricko melemahkan nada bicaranya.


"Kalian pacaran?"


"Sejak kapan?, gue rasa kalian udah lama hubungan karna anak Lo udah segitu deketnya sama Meera"


Ardi melirik kearah Mitha yang sedang menciumi wajah Ameera, gadis kecil itu tertawa lepas di atas pangkuan adik sahabatnya.


"Entah lah, yang jelas gue sayang dia" jawab Ricko, iapun bingung status apa yang sedang ia dan Meera jalani saat ini.


"Lo gak jadiin dia tempat pelampiasan kan, saat Lo sendiri kaya gini atau Lo cuma mau jadiin Meera ibu sambung buat anak Lo?" tanya Ardi sambil mencondongkan tubuhnya.


"Gila Lo!" Sentak Ricko yang tak terima dengan tuduhan Ardi.

__ADS_1


"Meera bukan gadis biasa, Lo tau gimana cara bokap dan kakaknya memperlakukan dia kan?" Ardi mengingatkan Ricko yang langsung dibalas anggukan olehnya.


.


.


.


.


.


.


Lo bakal jadi gembel dan mati perlahan kalo sampe bikin Meera terluka!!!


💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕***


Serem amat ya 🤭🤭🤭🤭🤭🤭


Babang tamvanku sejahat itukah😪😪😪


yang udah nebak babang Reza makasih ya tebakan kalian salah😂😂😂


Gajah tua kesayangan othor masih sibuk sama cebong


Like komen nya yuk ramai kan.


mampir juga ke babang Rendra ya..

__ADS_1



__ADS_2