Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]

Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]
bab


__ADS_3

❣️❣️❣️


Cuka aja dulu.. lama-lama juga sayang!!


Ricko langsung tersenyum saat mendengar ucapan gadis disisinya itu yang nampak santai saat berbicara namun tanpa ia sadari sudah membuat Ricko terbang bersama dewa Fortuna.


"Aku udah sayang, gak usah cuka cukaan!" timpalnya tak kalah santai namun penuh penegasan.


"Kalo sayang halalin dong" Goda Meera sambil menyuapkan satu baso berukuran kecil ke mulutnya.


"Emang udah siap aku halalin?" Goda Ricko sambil terkekeh.


"Asal maharnya yang aku sebutin tadi ya" Ameera menjawab sambil tertawa.


Pria itu hanya tersenyum kecil, kadang ia bingung mengartikan setiap kata-kata yang Ameera ucapkan serius kah atau hanya cuma candaan semata, karna memang terlihat dari sifatnya yang terbuka dalam segala hal.


Gadis berambut pirang itu benar-benar menghabiskan makanannya tanpa sisa meski itu dalam porsi besar, Ricko yang melihatnya hanya terkekeh kecil.


"Kenyang banget ya sampe abis gitu" ledek Ricko saat Meera menggeser Mangkuk kosongnya.


"Banget, makan harus abis nanti di marahin kak Mel" jawabnya.


'Melisa!'


Kemana wanita itu akhir akhir ini?


benarkah Meera sudah menggantikannya!


"Bagus dong, biar gak mubazir"


Ameera hanya mengangguk lalu menoleh ke arah ranjang karna mendengar Mitha memanggilnya.


"Mommy......"

__ADS_1


Ricko menghela nafasnya, untung gadis pirangnya belum pulang meninggalkan Mitha.


"Iya, Mommy disini, Tata mau makan gak?" Meera meraih tubuh mungil itu untuk ia bawa ke sofa.


"Tunggu sebentar"


Meera dengan cekatan menyiapkan makan siang untuk Mitha, disuapi nya bocah cantik itu dengan sabar hingga habis tak tersisa.


"Mommy pulang ya, udah mau sore" pamitnya pada Mitha yang di jawab gelengan kepala.


"Ikut!" rengeknya manja.


"Ikut anterin pulang aja ya, Mitha harus nemenin Daddy disini kan kasian kalau sendirian nanti di bawa tikus" ucapnya sambil melirik ke arah Ricko, tentu pria itu langsung membulatkan matanya.


"Tikus suka sama Daddy?" tanya nya polos.


"Hem, iya"


Setelah susah payah merayu Mitha akhirnya Anak perempuan itu mau juga di tinggalkan Ameera pulang asal ia harus berjanji jika malam nanti mau di ajaknya jalan jalan, dengan senang hati Meera pun menyanggupi.


"Tata mau boboan aja di belakang" pintanya saat Sampai di lobby hotel.


"Masih ngantuk ya sayang"


Mitha mengangguk lemas menjawab ucapan Mommy nya.


Meera yang duduk di depan sesekali menengok ke arah belakang untuk memastikan Mitha baik-baik saja selama perjalanan pulang ke rumah eyang, ia tak bisa membayangkan jika mereka hanya berdua di hotel meski Ricko tak di ragukan lagi kemampuannya mengurus anak.


" kenapa sih?"


"Ah.. enggak." Meera membenarkan lagi posisi duduknya menghadap ke depan.


"Mitha gak apa-apa kok sama aku, kamu gak usah mikirin aku bisa jagain Mitha, kamu istirahat aja ya dirumah" Ricko yang seperti nya tahu kegundahan Meera hanya bisa meyakinkan hati gadis itu

__ADS_1


"Aku bawa lagi deh, boleh ya?" pinta Meera memohonkan dengan menangkup tangannya.


"Kamu harus istirahat, katanya mau tidur"


"Tapi tidur sama Tata tuh nyaman banget, Dadd"


Ricko menoleh lalu tersenyum jahil pada Meera


"Anget ya tidur ada yang meluk?" goda Ricko yang dibalas anggukan.


"Iya, Makanya aku bawa lagi ya nanti malem kan kita jalan jalan" pintanya lagi sambil merayu.


.


.


.


.


.


.


.


.


Kalo mau peluk anaknya harus peluk Daddy-nya juga, kan kita satu paket!!!!


💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦


Inget Meer..

__ADS_1


Buy one get one 🤭🤭🤭


Like komen nya yuk ramai kan ♥️🤗🤗🤗


__ADS_2