Embrace Love

Embrace Love
CH 99. Come for Mary


__ADS_3

Claude menatap tidak sabar pada Diego yang bicara berputar, pria itu belum juga memanggil Serge seperti yang ia katakan tadi.


"Diego ... berhentilah membahas yang tidak perlu. Sekarang panggilkan Serge," ucap Claude dingin.


"Panggilkan dia sekarang! Kami akan mendengar dari mulutnya apa yang sebenarnya terjadi!" Simon mendekati Diego dengan tangan terkepal, pria muda itu jadi tidak sabar melihat sikap asisten Alrico Lucca itu.


"Baiklah." Dengan tatapan matanya, Diego memerintah seorang pengawal yang segera berbalik dan pergi dari sana untuk memanggil Serge.


Mereka tidak menunggu lama, beberapa saat kemudian Serge terlihat turun dari lantai atas, setengah berlari pria itu mendekat ketika melihat Catalina.


"Catalina ... kau disini?" tanya Serge.


Catalina mengangguk, memindai tubuh Serge yang mengenakan celana jeans dan kaos biru pas badan, pria itu tampak sehat-sehat saja.


"Dimana kakakku, Serge? Mengapa engkau tidak bersamanya?" tanya Catalina.


Serge menoleh dan menatap tajam ke arah Diego.


"Itu yang kutanyakan pada pria ini dan dia belum juga menjawab. Dia memisahkan kami, membawaku ke mansion ini dan membawa Marylin ke tempat yang tidak kuketahui."


Semua mata memandang ke arah Diego.


"Sekarang bawa aku padanya!" tuntut Serge pada Diego.


Dengan satu tarikan napas yang panjang, Diego mengangguk, namun masih berusaha menghambat keluarga Bernard untuk ikut campur.


"Helikopter untuk membawa penumpang ke Mansion Cougar mungkin hanya muat untuk Anda dan seorang lagi diantara mereka, Serge. Jadi, aku tidak bisa membawa yang lain."


Dengusan terdengar dari Yoana, wanita itu menatap Diego dengan tatapan jengkel.


"Baldassare! Kau ini mencari-cari alasan! Soal itu tidak usah kau pikirkan! Kau hanya perlu mengatakan dimana tempat itu! Kami yang akan membawamu!" Yoana memandang Claude dan segera memberi perintah pada adiknya itu, "siapkan helinya Claude! Juga para pengawal bersenjata! Siapa tahu mereka akan menyambut kita dengan binatang buas di tempat itu, Kurasa tuanmu tidak sekedar memberi nama tempat tinggalnya dengan nama hewan itu tanpa sebab bukan!?"


Serge segera mengiyakan ucapan Yoana.

__ADS_1


"Kau benar Yoana. Mansion Leopard ini memang punya peliharaan macan tutul. Aku dikurung berhari-hari di kandang yang bersebelahan!" ucap Serge.


Semua tamu Diego terkejut mendengar ucapan Serge.


"Dan di Mansion Cougar ... apa tuanmu mengurung Marylin di dekat hewan itu!?" Yoana menyipitkan mata memandang Diego, ia sedikit bergidik membayangkan jika hal itu memang benar terjadi.


Catalina terhenyak, gadis itu berdiri dengan tangan terkepal.


"Kenapa kau diam, Tuan Baldassare! Katakan dimana kakakku sekarang!" teriak Catalina.


"Sebenarnya apa mau kalian dari Marylin!? Apa yang pernah mereka lakukan sehingga kalian melakukan ini padanya, juga Serge!?" Simon bertanya dan menatap gusar pada Diego.


Vincent yang sedari tadi hanya diam dan sibuk menelepon berjalan ke arah Claude yang duduk di sofa. Ia memegang bahu Claude, meminta perhatiannya.


"Semua sudah siap, mereka datang sebentar lagi," ucapnya pada Claude.


Claude mengangguk, mengerti bahwa Vincent sudah mengurus transportasi mereka untuk berangkat ke Mansion Cougar.


"Sembari menunggu heli dan orang-orang kami tiba ... bisa kau jelaskan dimana tepatnya posisi mansion ini, Diego?" Claude bertanya dengan nada dingin. Firasatnya mengatakan sesuatu sudah terjadi pada Marylin. Ada alasan tertentu sampai Serge di sekap di tempat itu dan dipisahkan dari Marylin.


"Apa sebenarnya alasan kalian ... apa kesalahan Marylin atau apa sebenarnya yang sudah ia perbuat?" tanya Claude pada Diego.


"Sebaiknya kau punya penjelasan yang baik, Tuan Diego! Kejadian tujuh tahun yang lalu itu bukan kesalahan kami! Dan kuharap kalian tidak melakukan apapun pada gadisku!" Serge berteriak.


"Hal ini hanya Tuan Lucca yang berhak menjawab dan menjelaskannya Tuan-tuan. Jadi maafkan saya. Saya tidak akan menjawabnya." Diego lalu mengunci mulutnya.


"Begitu ... kalau begitu aku menantikan untuk bertemu dengan Tuanmu, Diego ... katakan padanya, kami akan bertamu!" ucap Claude dengan nada tajam.


**********


Alric meletakkan ponsel ke atas meja. Ia memandang ke luar jendela dan mulai memijit kening. Tindakan yang sepertinya sangat sering ia lakukan akhir-akhir ini.


Diego baru saja menghubungi. Mengatakan akan datang bersama Miss Catalina dan juga keluarga Bernard untuk menjemput Marylin. Diego meminta maaf karena sama sekali tidak bisa menahan mereka untuk menemui Marylin. Serge juga sudah ia lepaskan dan akan ikut bersama mereka.

__ADS_1


Keluarga Bernard menyediakan transportasi sendiri untuk mereka. Diego hanya perlu memandu mereka sampai ke Mansion Cougar.


"Ada apa? Diegokah yang meneleponmu?" Annete yang menunggu untuk bicara dengan putranya itu menatap heran.


"Benar, Mom ... Miss Seymor akan datang kemari."


"Miss Seymor?"


"Ya, adik Marylin ... bersama keluarga Bernard."


"Oh, ya ampun."


Alric berbalik untuk menatap ibunya, memaksakan satu senyum kecil untuk menenangkan wanita itu.


"Jangan khawatir, aku akan menghadapi mereka dan mempertanggungjawabkan semua yang sudah aku lakukan. Ibu tenang saja, yang terpenting sekarang adalah menyembuhkan Marylin dulu. "


Annete menatap putranya dan mendekat, kedua tangannya diulurkan dan memeluk pria itu.


"Lakukan dengan benar, Nak ...."


N E X T >>>>


**********


From Author,


Halooo, yang punya poin kasih vote ya😊 Jangan lupa like, love, bintang lima dan juga komentarnya.


Kunjungi karya Author yang lainnya, Judulnya;


*Passion Of My Enemy


*Love Seduction (Lanjutan passion of my enemy)

__ADS_1


Terima kasih semuanya,


Salam hangat, DIANAZ.


__ADS_2