Istri CEO Muda : Terpaksa Menikahi Tuan Valko

Istri CEO Muda : Terpaksa Menikahi Tuan Valko
Episode 113 - Pertemuan....


__ADS_3

"Ka...kai...." ucapku spontan. Jantungku berdebar amat kencang. Perasaan kaget melonjak dari dalam diriku. Tak salah lagi, pria di hadapanku adalah Kai. Ya, dia adalah Kai. Pria yang pernah singgah dalam hatiku. Kai, kenapa kita harus berjumpa dalam keadaan seperti ini? Apa yang harus kulakukan? Entah mengapa tubuhku berasa semakin dingin.


"Ze...ta...." panggil Kai. Dia mendekat ke arahku. Tangan Kai hendak menyentuhku. Hanya satu yang ada di pikiranku. Aku harus segera pergi dari sini. Tanpa pikir panjang kulangkahkan kakiku ke arah depan. Pergi dan menjauh, hanya itu yang ada di pikiranku. BRUK!!! Tanpa sadar aku bertabrakkan dengan seseorang.


"Ah! Ma...ma...af...." ucapku spontan.


Ternyata aku menabrak seorang wanita. Wanita itu sedang memegang minuman berupa minuman bersoda warna merah. Wanita itu sedang memakai gaun warna putih yang panjang serta tas jinjing warna putih. Astaga! Tumpahan minuman bersoda itu tumpah. Tumpahan itu mengenai gaun putih serta tas tangan warna putih milik wanita itu.


"DASAR CEROBOH!!!" teriak wanita itu. "DIMANA MATAMU!!!" teriak wanita itu lagi.


"Ma...af...ma...afkan...sa...ya...." ucapku sambil mencoba menyeka bekas noda di tas wanita itu dengan tisu dari dalam tas selempangku.


"AH!!!" teriakku. Wanita itu dengan kasar memukul tangan kananku dengan tangan kirinya.


"DASAR CEROBOH!!! APA KAU TAHU BERAPA HARGA TAS INI? INI TAS MAHAL, TAHU!!! GAUNKU JUGA KOTOR!!! DASAR!!! KALAU JALAN PAKE MATA!!! DIMANA MATAMU, HAH?!" teriak wanita itu.


"Ma...af...." ucapku sambil tertunduk.

__ADS_1


"KATA MAAF NGGAK CUKUP!!! AKU MAU GANTI RUGI!!! KAMU HARUS GANTI TAS DAN GAUNKU!!! GANTI RUGI ATAU AKU LAPOR POLISI!" ancam wanita itu.


"Tapi...." aku tak tahu harus berkata apa. Aku merasa terpojok.


"Biar aku yang menggantinya!," terdengar suara seseorang. Nampak seseorang berdiri di sampingku.


"Ka...kai...." ternyata orang itu adalah Kai.


"Ini cek senilai satu miliar!" ucap Kai sambil menyerahkan selembar kertas pada wanita itu. "Ini kartu namaku. Jika kurang kau bisa memghubungiku. Apa itu cukup?" ucap Kai.


"Ayo, Zeta!" ucap Kai. Dia menarik tangan kananku. Tangan kiri Kai mencengkeram tanganku dengan sangat kuat.


"Kai, kau mau membawaku kemana?" tanyaku. Kai tak menjawab. Dia terus mencengkeram tanganku sambil membawaku keluar dari area acara ini. "Kai! Lepaskan aku!" teriakku sambil berusaha melepaskan cengkeraman tangan Kai.


Kai tidak membawaku keluar dari gedung ini. Ternyata dia membawaku menuju ke sebuah lorong yang sepi. "LEPASKAN AKU!!!" teriakku sambil memghempaskan cemgkeraman tangan Kai.


Kai menatapku tajam. Dia mendorongku menuju ke dinding. Kedua bahuku dicengkeram oleh kedua tangan Kai. Mata Kai menatapku, mataku bertatapan dengan mata Kai.

__ADS_1


"Aku butuh penjelasan darimu, Zeta. Kau pasti terpaksa kan menjalani pernikahan ini? Aku yakin itu. Kau pasti dipaksa oleh keluargamu. Katakan padaku itu kan yang terjadi? IYA KAN?" teriak Kai.


"Kai sebenarnya...." ucapanku tertahan.


"Stt! Kau tak perlu menjelaskannya, Zeta. Jangan takut. Aku akan melindungimu. Kau tak perlu takut. Ayo pergi bersamaku...." ucap Kai sambil memegang tangan kananku.


Jangan lupa like dan vote ya 😄 biar author tambah semangat buat nulis dan update


Cara vote dan like gampang kok 😄


Tinggal pencet tanda jempol 👍 di pojok kiri bawah untuk like 😄


Untuk vote tinggal pencet tanda 'Vote' di halaman sampul novel


Mohon doa dan dukungannya ya supaya Valko dan Zeta bisa menang di Lomba You Are A Writer #3 😊


Thank you 😍

__ADS_1


__ADS_2