Istri CEO Muda : Terpaksa Menikahi Tuan Valko

Istri CEO Muda : Terpaksa Menikahi Tuan Valko
Episode 8 - Pulang ke Rumah....


__ADS_3

"Aku mengambil cuti untuk bulan madu denganmu, Tupai Kecilku!" ucapnya sambil tersenyum licik. WHAT? Bulan madu? TIDAK!!! Apa yang harus kulakukan? 😣


Seorang penjaga membukakan pintu mobil. Wow! Berapa mobil yang dimiliki Valko? Ini mobil P*jero. Warna mobil ini sudah di-custome menjadi putih metalik loreng mirip garis loreng pada macan loreng putih.


"Dimana kampusmu, Tupai? Biarkan sopir mengambil jalan paling jauh! Ini masih jam 5 pagi...." ucap Valko sambil memeluk tubuhku dari arah belakang. Tak bisakah aku duduk sendiri? HUH! Mengapa aku harus selalu ada di pangkuanmu?! "Dimana kampusmu, Tupai?!" teriak Valko kencang. Hiks, telingaku bisa cepat rusak jika terus begini. Astaga, Valko! Kau bahkan tak tahu dimana letak kampus istrimu?! Apa yang kau tahu tentang diriku?!


"Tuan...." ucapku manja dengan senyum palsu. "Tupai ini bangun pagi karena harus pulang ke rumah terlebih dahulu. Ketika menikah dengan Tuan, saya belum membawa perlengkapan skripsi saya. Karena itu...Tupai ini harus berangkat lebih pagi dan membuat tidur Tuan yang berharga terganggu...." ucapku memelas.


"May, pulang ke rumah Tupai ini!" perintah Valko. "Ambil jalan yang terjauh!" ucapnya sambil membuat tubuhku terbaring di kursi mobil. WHAT? Jika ada yang dekat mengapa harus mengambil yang terjauh?! "Aku ingin melanjutkan tidurku sebentar! Pilih juga jalan yang mulus! Cepat berangkat, May!" perintah Valko lagi. Hiks, Serigala Gila, tak bisakah kau menjadi waras sebentar saja? Apa kau sebegitu sukanya menjadikanku bantal tidur hingga seperti ini?! Valko sudah tertidur pulas di kursi mobil sambil memeluk punggungku. HUH! Kuhela napasku, lebih baik aku pura-pura tidur saja.


"No...na....nona..." kurasakan suara lirih bersamaan dengan sentuhan pada tanganku. Saat kubuka mataku ternyata itu Sekretaris May. "Maaf, Nona....ehm...kita sudah sampai di runah Anda...." ia terlihat ragu melanjutkan perkataannya. "Bisakah Anda membangunkan Tuan Valko? Saya takut beliau marah kembali...."


Benar! Bagaimana cara membangunkan Serigala ini tanpa membuatnya marah? Ide gila terlintas di pikiranku. Hiks, tangan mungilku, bibirku yang murni, maafkan aku lagi.

__ADS_1


"Tuan...Tuan...." panggilku lirih dan manja. Kuelus-elus dahinya dengan lembut sambil sesekali mencium dahinya. "Tuan...Tuan....ayo bangun...." kupanggil dia kembali sambil membelainya lagi. Mata dingin itu terbuka perlahan-lahan. "Ayo, bangun Tuan...." aku tersenyum palsu. Valko akhirnya bangun. Aku bangkit dan hendak melangkah turun dari mobil. "Tuan...." ucapku terkejut. Valko menggendongku sejak turun dari mobil. Apa yang terjadi? Apa aku sedang bermimpi atau mungkin masuk ke drama korea? Valko seharusnya menyiksaku bukan bersikap lembut seperti ini!


"Diamlah, langkahmu lamban!" ucapnya dingin. "Segera ambil peralatan skripsimu dan berangkat ke kampus! Aku ingin segera tidur kembali saat di perjalanan!" ucap Valko ketus. Dia menggendongku sambil berjalan memasuki gerbang pink rumahku. Satpam penjaga rumahku nampak tercegang melihat pemandangan itu. Akhirnya sampai juga di depan rumahku. Rumah tingkat dua dengan gaya minimalis. Cat temboknya warna dusty pink, warna kesukaan Mama. Di depan rumah itu nampak seseorang yang sedang menyapu halaman. BRUK!!! Saat melihatku, dia ternganga dan menjatuhkan sapunya....


"Halo, Bi Ani...." sapaku pada asisten rumah tanggaku. Dia mematung untuk waktu yang lama. Kurasa dia terkejut melihatku digendong oleh Valko.


"Nyonya....Nyonya...." Bi Ani terbirit-birit masuk ke rumah. "Nyonya, Nyonya, Nona Tata pulang. Nyonya, Nona Tata pulang...." teriakan kehebohannya bisa kudengar hingga luar rumah. Apa mereka mengira aku akan menemui kemalangan hingga tak bisa lagi pulang ke rumah?!


"Gadis cantikku pulang?! Syukurlah!" terdengar teriakan Mamaku. "Putriku masih selamat!" terdengar teriakan lagi. Mama bisakah kau tak berlebihan? Aku sedang digendong oleh Valko. Tunggu, bagaimana reaksi Valko? Saat kulihat, dia masih saja diam tak berekspresi. "Dimana putriku, tercinta?!" DRAP! DRAP! DRAP! Terdengar suara langkah menuju arah halaman. "Sayang....kau....pu........lang....." Mamaku mematung seperti Bi Ani. Kurasa dia heran dengan apa yang terjadi. "Tu...an...Val...ko!" sapa Mamaku.


"Bibi, tolong tunjukkan Tuan Valko letak kamarku ya!" aku hanya menuruti keinginannya. Kurasa dia paham jika Mama ingin berbicara denganku. Valko masuk ke dalam rumahku.


"Apa yang terjadi?!" Mama langsung menghampiriku. "Bagaimana kamu bisa...astaga, sampai mana Tuan Valko mencabik-cabukmu? Sampai kamu harus digendong? Apa kalian bermain habis-habisan setiap malam hingga kau tak bisa berjalan?!" tanya Mama. Telinga dan pipiku kurasa memerah. Apa maksud perkataannya? Dia mengira aku tak bisa berjalan karena bermain habis-habisan setiap malam dengan Valko?! engapa kau bisa berpikir seperti itu,Mama?

__ADS_1


"Ceritanya panjang, Ma..." sahutku singkat. "Aku harus segera berangkat kuliah untuk bimbingan skripsi. Tolong antar sarapan ke kamarku. Aku belum sempat sarapan tadi," segera kulangkahkan kakiku masuk ke rumah. Rumah pink yang kurindukan, kuamati bagian dalam rumah ini sejenak. Dindingnya juga berwarna dusty pink. Interior dan perabotannya berwarna coklat kayu. Segera aku lanjut menaiki tangga menuju kamarku di lantai dua. Kubuka pintu coklat karamel itu. Kupandangi sejenak dinding soft pink yang kurindukan. Lilin aroma terapi berbau mawar masih saja menyengat baunya. Aku suka aroma mawar seperti namaku, Zeta. Kamarku sederhana tapi indah menurutku. Perpaduan antara dinding soft pink dengan furnitur warna putih membuat terasa nyaman dan damai. Ketika aku masuk ke kamar....


BRUK!!! Sebuah album foto langsung dilemparkan ke arahku.


"Beraninya kau, Tupai!" teriak Valko. "Berapa selingkuhan yang kau miliki di belakangku? HAH!" daguku dicengkeram dengan sangat kuat. Valko, tak bisakah kau tahan amarahmu? Bagaimana aku harus menjelaskan hal ini padamu? 😣


Jangan lupa like dan vote ya 😄 biar author tambah semangat buat nulis dan update


Cara vote dan like gampang kok 😄


Tinggal pencet tanda jempol 👍 di pojok kiri bawah untuk like 😄


Untuk vote tinggal pencet tanda 'Vote' di halaman sampul novel

__ADS_1


Thank you 😍


__ADS_2