
"Aku hanya ingin memandikanmu, Zeta. Jangan khawatir, aku akan memastikan tubuhmu bersih dan bersinar," ucap Valko sambil membuka pakaiannya. "Ratu akting tidak boleh kotor," celetuknya.
"Valko! Kau tahu?" ucapku spontan.
Astaga! Apa Valko tahu jika aku pura-pura pingsan? 😨
"Kenapa kau tegang, Sayang? Tentu aku tahu," sahut Valko dengan santai.
"Kau tahu jika aku hanya pura-pura?" ucapku spontan.
"Bukankah akting itu pura-pura? Jika tidak pura-pura lalu apa?" sahut Valko.
Aku jadi merasa berdebar. Valko benar-benar tahu jika aku pura-pura pingsan? 😨. Ekspresinya yang datar dan biasa saja justru malin membuatku takut.
"Valko...." panggilku. "Aku bisa menjelaskannya...."
Valko langsung menuangkan sabun cair ke dalam bathtub. Dia mengambil spons jaring warna biru. Spons itu dicelupkan ke dalam bathtub. Bahu kiriku dipegang erat oleh Valko. Wajahku langsung digosok dengan spons yang sudah bercampur gelembung sabun.
"Akting tentu saja pura-pura, Zeta Sayang. Jika bukan pura-pura lalu apa?" Valko berhenti memggosok wajahku. Dia menatapku dengan ekspresi datar. Itu justru membuatku tegang. Dia sebenarnya sudah tahu atau belum sih.
"Aku tak bermaksud berbohong...." sahutku lirih.
"Bohong? Kau berbohong apa? Memang akting itu adalah sebuah kebohongan. Semua orang juga tahu itu" ucap Valko santai. Dia mulai menggosok leherku. "Lehermu harus kubersihkan sebersih mungkin!" ucap Valko. Dia menuangkan sabun cair yang banyak ke area leherku. "Kenapa sih kau tegang?" Valko menatapku. "Ini bukan pertama kalinya kita mandi bersama, Sayang. Santai saja," ucap Valko. "Kenapa kau tegang? Kau tak regang karena baru saja membohongiku kan, Sayang?" bisik Valko.
__ADS_1
Pertanyaan itu semakin membuat jantungku berdebar kencang. Jika Valko tahu aku pura-pura pingsan. Apa yang akan dia lakukan terhadapku.
"Zeta kan ratu akting kampus. Pasti sering berbohong saat bermain peran. Mungkin saja salah satu aktingnya pura-pura pingsan," celetuk Valko dengan santai.
Jantungku rasanya ingin mencuat keluar dari tempatnya. Apa Valko tahu jika aku tadi pura-pura pingsan.
"Kenapa wajahmu ketakutan, Sayangku? Kau tak perlu takut. Aku hanya ingin memandikanmu saja. Apa kau baru saja berbuat kesalahan, Ratu Aktingku Tercinta?" ucap Valko.
Ah! Valko! Kau sebenarnya sudah tahu atau belum sih! Kenapa daritadi ucapanmu berputar-putar terus? Aku jadi semakin ketakutan 😭.
"Oh, ya, kau tadi pingsan karena apa? Apa salit magmu kambuh? Tapi, dokter bilang tadi kau baik-baik saja, Sayangku. Apa jangan-jangan, kau ....."
"Iya, aku mengaku! Aku mengaku! Aku pura-pura pingsan tadi ....." ucapku lirih.
"Aku punya alasan melakukannya!" sahutku dengan nada meninggi.
"Apa? Apa kau masih punya perasaan pada Davin, hah?" teriak Valko.
"Aku tak mau kau terkena tuntutan, Valko! Aku tak mau kau masuk penjara karena memukul Davin! Aku tak mau suamiku masuk penjara hanya karena hal sepele! Aku khawatir padamu, Valko! Khawatir! Apa yang bisa kulakukan untuk menghentikanmu, selain berpura-pura pingsan ....." sahutku.
Aku tertunduk. Perdebatan ini ingin membuatku menangis. Aku tak boleh menangis. Aku tak boleh terlihat lemah.
"Zeta ...." panggil Valko. Dia memelukku dengan erat. "Maafkan aku," bisik Valko. "Aku tak tahu jika kau sangat mengkhawatirkanku, Sayang."
__ADS_1
"Jangan berlebihan lagi, Hubby. Aku tahu kau sangat menyayangiku, tapi kumohon kendalikan dirimu. Aku tak mau kau terkena masalah hanya karenaku," sahutku lirih. Terdengar suara ketukan.
"Siapa?" teriak Valko sambil melepaskan pelukanku.
"Ini saya, May, Tuan. Maaf, Tuan. Ini sudah saatnya menghadiri acara Tuan Tyo. Kapal pesiar Anda sudah siap," terdengar suara Sekretaris May.
"Ehm, aku akan segera bersiap, May!" sahut Valko. Valko menatap ke arahku. "Ayo, Sayangku, kita lupakan masalah ini," Valko tersenyum.
Syukurlah dia melupakan masalah ini. Valko menggendongku keluar dari dalam bathtub.
"Aku akan mengajakmu ke acara Tyo. Aku akan mengajakmu berlayar," bisik Valko.
________________________________________
Terima kasih sudah setia membaca, memberi like, vote dan komentar pada novel saya 😍
Mohon maaf selama kurang lebih dua bulan ke depan novel ini hanya akan update setiap hari Sabtu 😊
Hal itu karena author sedang fokus mengejar target wisuda pertengahan tahun ini 😁
Mohon doanya ya agar author diberi kelancaran dan kemudahan dalam menyelesaikan penyusunan skripsi 😊
Mohon doanya juga semoga bulan ini bisa selesai dalam menyusun skripsi 😄 dan semoga bisa segera sidang 😊
__ADS_1
Thank you 😍