
Addry turun dari mobil diikuti oleh Tomi yang ikut turun, tapi hanya di dekat mobil saja
"Tom, ke rumah dulu yuk! magrib disini saja dulu..!" ucap Addry menawarkan agar Tomi tak pulang dulu. Apalagi, saat ini suasana baru saja lepas adzan
"Iya Pak terima kasih, tapi saya lebih baik pulang saja dulu.."
Tomi bukannya tak mau singgah, tapi dia tidak mau mengganggu bosnya. Apalagi mereka baru beberapa hari resmi kembali, dapat dipastikan jika bosnya itu nantinya mau main dengan putrinya
"Iya Tom, nanti habis shalat baru kau balik..!" ucapnya masih kekeh agar Tomi mau menuruti apa yang dia katakan
Tak lama setelah itu, ponsel Tomi pun berbunyi
"Maaf Pak, saya akan telpon saya sebentar..!"
"Hem.."
Pintu rumah pun terbuka, menampilkan kedua perempuan tersenyum menyambut kedatangan seseorang pria yang begitu mereka cintai yang sedang duduk di teras
Begitu juga pria tampan itu, dia merasa sangat bersyukur setiap pulang kerja selalu di nantikan oleh istri dan anaknya yang ada dalam gendongan wanita yang sangat dia cintai segenap jiwanya
"Loh, kenapa belum masuk Mas. Maaf tadi aku ada kerjaan sedikit..!" ujarnya dan Addry menganggukkan kepalanya tanpa paham akan alasan yang Fatimah katakan
"Nungguin siapa Mas..?"
__ADS_1
"Itu, Tomi.."
"Mana, oh iya yah.." ucapnya saat melihat asisten pribadi suaminya duduk di bagasi belakang mobil dan benar kalau dia sedang menerima telponan
"Mas, nyuruh dia singgah dulu Dek. Sekalian shalat magrib dulu. Kasian kan sudah masuk waktu magrib, masa dia kerja sama Mas harus meninggalkan kewajibannya..!" ucapnya panjang lebar dan senyum Fatimah terbit begitu saja di bibir mungilnya
Alhamdulillah, Ya Allah. Engkau memang benar Maha pembolak balik hati seorang manusia. Hamba sangat-sangat bersyukur melihat perubahan yang begitu banyak pada suami hamba. Semoga beliau selalu Istiqomah. Aamiinn..
Wanita itupun berdoa kepada Sang Khalik sembari mengucap rasa syukurnya berkali-kali pada Sang Pencipta
"Maaf Pak sepertinya saya tak bisa mampir, ada temen tadi nelpon sudah di rumah.."
"Ya sudah kalau begitu, jangan ngebut-ngebut. Masih waktu Maghrib ini..!" nasihatnya pada Tomi
"Ya sudah saya pamit pulang Pak, Nona dan adek kecilnya. Assalamu'alaikum.."
"Waalaikumsalam.." jawab mereka
Mobil berwarna hitam tersebut telah menjauh dari perkarangan rumah. Kini ketiga orang itu pun mulai bangkit dari duduknya
Addry langsung merangkul pundak sang istri, menuntun kedua perempuan itu masuk ke dalam rumah, sedangkan Tomi tak jauh dari rumah Addry tadi
Kini mobilnya kembali terparkir di depan Masjid yang ada di kawasan dekat perumahan elit itu. Dia pun turun untuk melaksanakan kewajibannya
__ADS_1
______
"Sudah tidur Dek..?" ucap Addry yang baru saja keluar dari kamar mandi
"Iya Mas.."
Fatimah berjalan mendekati lemari penyimpanan pakaian dirinya dan Addry. Wanita itu mulai mengambil berbagai keperluan untuk suaminya yang baru saja selesai membersihkan diri
"Ini Mas.."
"Terima kasih Dek.." ucapnya sambil tersenyum sembari menerima piyama yang tadi di sodorkan oleh sang istri
"Iya Mas.."
Lantas wanita itu pun melangkahkan kakinya untuk mendekat di dekat pintu kamar
"Mas belum makan kan..?" tanyanya takut saja suaminya itu baru saja makan diluar habis meeting kan, apalagi tadi Addry pulangnya sudah Magrib pikir Fatimah
"Belum Dek, kenapa kamu mau menyiapkan makanan untuk Mas..?" Fatimah langsung menjawab dengan anggukan
"Ya sudah kamu duluan saja Dek, Mas pakai baju dulu..!"
"Baiklah Mas..."
__ADS_1