Kesabaran Istri Yang Tersakiti

Kesabaran Istri Yang Tersakiti
BAB 29


__ADS_3

🍀Jangan lupa Vote, like and coment. Biar Author nya tambah semangat🍀


"Huft..." Rasanya Fatimah sesak melihat penampilannya di pantulan cermin yang berada di kamar mandi


"Kenapa aku kayak wanita murah*n ya!.." Karna kini penampilan Fatimah hanya memakai lingerie. Apalagi warna bajunya membuat kulit Fatimah yang putih tambah cerah karena didukung oleh warna hitam pada baju lingerie


"Tapi aku harus jalaninya dengan ikhlas. Karena ini memang haknya Mas Addry..." Dalam pikir Fatimah. Ia teringat kalau Addry sering membicarakan 'itu' . Jadi malam ini ia akan menyerahkan dirinya kepada suaminya untuk yang kedua kalinya


"Semangat Fatimah💪..." ucap Fatimah menyemangati dirinya sendiri. Sebelum keluar Fatimah menghirup udara dengan banyak-banyak. Setelah teratur dan


Ceklek....


Gluk...


Dengan susah payah Addry meneguk saliva nya, saat melihat pemandangan yang jarang tampil di depan matanya


Addry bangkit dari duduknya. Berjalan mendekati Fatimah yang masih berdiri di depan pintu kamar mandi. Karena malu, terlihat dari mukanya yang agak merah jambu


"Dek..."


"Iya mas..." Fatimah mendongak kan kepalanya melihat mata Addry


"Kamu..."


"Iya mas, malam ini Fatimah siap melaksanakan kewajiban Fati sebagai istri sungguhan..."


"Memangnya kemaren-maren adek. Istri mainan gitu..." candanya


"Ih mas..." Fatimah langsung memukul lengan suaminya dan Addry langsung meringis


"Apa sangat sakit mas?..." ucap Fatimah dengan khawatir


"Bukan itu dek yang sakit. Tapi..." Addry sengaja menggantungkan kalimatnya


"Tapi apa...?" Paniknya


"Tapi ini..!" tunjuk Addry yang di bawahnya. Seketika muka Fatimah tambah memerah


"Cantik..!" bisiknya di telinga Fatimah. Seketika kulit Fatimah merasa meremang


"Mas..."


"Iya sudah ayo..." Fatimah pun digiring oleh Addry menuju ranjang mereka. Kamar itu menjadi saksi bisu atas cinta Fatima dan Addry kembali menyatu. Setelah sekian lamanya, mereka tak pernah melakukannya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Mas kita kesiangan..."


"Apa iya dek..." ucap Addry dengan setengah sadar. Akibat sedikit teriakan dari Fatimah


"Ya Allah. Mas kita..." ucapnya dengan agak merasa kehilangan. Akibat tak bisa melaksanakan shalat subuh tepat waktu

__ADS_1


"Sudah-sudah..." ucap Addry menepuk punggung belakang Fatimah


"Sekarang kita mandi. Nanti bisa kita Qodha saja shalat nya..." Fatimah langsung menganggukan kepalanya


"Mas kamu nggak berangkat kerja..." Fatimah bingung melihat suaminya masih memakai pakaian rumah. Tapi telah berganti baju, setelah mandi tadi


"Mas berangkatnya siang nanti dek. Lagian nggak banyak kok kerjanya hari ini.." ucapnya dengan tersenyum


Fatimah hanya membalasnya dengan 'oh'. Setelah itu dia menuju tempat penyimpan baju. Setelah memakai baju gamis nya. Fatimah keluar dengan sudah lengkap memakai jilbab di kepalanya


"Dek, pagi ini kita jalan ke mall aja mau..?" ucap Addry kepada Fatimah yang baru saja duduk di hadapannya


"Hem, aku sih mau-mau aja mas. Tapi nanti nggak akan merepotkan mu mas. Mas kan nanti pergi kerja..."


"Sudah tak usah dipikirkan.." Fatimah hanya menurut saja


🍃


"Emangnya kita mau apa ke mall segala mas..." ucapnya dengan polos


"Aduh istrinya mas ini. polos banget ya!.." Addry yang gemas langsung mencubit pipi Fatimah yang mulai cubby karena dalam fase kehamilan


"Ih mas..." ucapnya dengan manja. Jujur semenjak Fatimah dan Addry sudah saling menerima satu sama lain. Fatimah berubah manja kepada Addry. Karena kalau boleh jujur: manja sama suami itulah yang paling enak pikir Fatimah😂. Maaf ya yang masih single. Tapi tenang Author nya juga kok😁 canda kok!


Saat sudah memasuki area mall. Addry langsung memarkirkan mobilnya di tempat khusus mobil vip. Setelah parkiran sempurna, Addry langsung membuka pintu untuknya terlebih dahulu. Setelah itu dia berlari menuju pintu dekat Fatimah dan


Tik....(Anggap bunyi pintu mobil ya! hehe)


Pintu terbuka dan Fatimah keluar dari mobil seperti tuan putri saja Addry memperlakukannya.


"Emang bisa mas..." Maklum Fatimah belum pernah nonton bioskop. Karena dulu dia dan Dinda sibuk dengan kuliah. Paling mereka pergi ke mall hanya untuk cuci mata saja


"Apa sih yang nggak bisa mas lakukan..." ucapnya dengan sombong


Setelah keluar dari ruangan bioskop. Mata Fatimah membengkak


"Hiks hiks...."


"Hei sudah nangisnya, filmnya sudah habis dek.." ucapnya menenangkan


"Habisnya sedih sekali ending nya mas..."


"Masa mereka berpisah d..an anak mereka yang ja..di korban..nya..." ucap Fatimah dengan terbata-bata


"Semoga kita nanti nggak kayak gitu ya mas..!" Fatimah langsung melihat wajah suaminya


seakan disambar petir siang bolong. pertanyaan itu langsung menusuk hati Addry yang paling dalam. Sebenarnya inilah yang Addy takutkan. Karena dari pihak keluarga nya maupun pihak mertua nya tak tau kalau dia sudah menikah lagi


Dia takut jika nanti mertua nya tau jika dia juga dulu pernah membuat putri mereka sering menangis. Pasti mertua nya itu akan sangat marah. Sungguh memikirkan nya saja membuat Addry pusing tuju keliling.


Apalagi nanti jika ia menghadapi masalahnya. Mungkin keadaannya akan parah. Tapi menurut pepatah sepandai kita menyimpan bangkai pasti nanti baunya akan ke cium

__ADS_1


"Aamiin, do'a kan saja dek. Semoga kita bisa mengarungi rumah tangga ini sampai kita tua nanti..." dan langsung di aamiin kan oleh Fatimah


🍃


"Dek mas berangkat dulu ya!.." ucapnya


"Iya mas hati-hati..." seperti biasa sebelum addry berangkat kerja. Fatimah akan mencium tangan Addry terlebih dahulu dan begitu juga Addry juga mencium kening istrinya itu.


"Mari nyonya.." pamit Tomi


"Iya kak..." Fatimah memang memanggil Tomi dengan sebutan kakak dan itu juga sudah di izin kan oleh Addry


"Assalamualaikum dek..." dengan melambaikan tangan


"Waalaikumsalam.."


Mobil langsung berjalan menjauhi pekarangan rumah. Fatimah masih disana, Ia akan masuk setelah mobil suaminya tak terlihat lagi oleh matanya. Baru itu dia akan masuk


"Non..." sapa Bi Sum


"Iya Bi..." Fatimah tersenyum kepada Bi Sum


"Fati ke kamar ya Bi..." pamit nya dan di 'iya' kan oleh Bi Sum


Setelah masuk kedalam kamar. Fatimah langsung mengambil handphone nya dan mengetik sesuatu. Setelah itu....


"Halo, Assalamualaikum..."


"Waalaikumsalam nak.." ucap wanita di seberang sana


"Apa kabar Ma...?"


"Alhamdulillah sehat nak, Kamu sama Addry apa kabar..?" tanyanya balik


"Alhamdulillah kami sehat Ma.."


"Aduh Mama lupa nak.."


"Apa Ma..?" Fatimah bingung karna mertuanya hanya cengengesan saja


"Mama lupa sama calon cucu pertama Mama. hehe..."


"Ah Mama. Fati kira tadi apa..." ucapnya seraya geleng-geleng kepala


"Maklum Nak, faktor umur..."


Setelah itu terdengar canda tawa dari mereka. Fatimah tak menyangka ternyata jam sudah menunjukan jam 5 sore. Saking asiknya ngobrol dengan mertuanya Fatimah sampai lupa waktu dan kini sebentar lagi suaminya akan pulang dari kantor


"Hah!.." ucapnya tak percaya


"Aduh mending aku mandi dulu deh. Nanti mas Addry pulang lagi...!"

__ADS_1


Semoga kalian di beri kesehatan dan rezeki yang murah kepada sang Pencipta. Aamiin😊


Semangat💪


__ADS_2