
...🌻Happy Reading 🌻...
"
Plakk....
Plakk....
Addry terdiam menerima perlakuan wanita paru baya yang ada di depannya ini. Walaupun dia tak tau apa penyebab wanita ini sangat marah. Biasanya dia selalu lemah dalam bertutur kata apalagi dalam bersikap
Di tatapnya satu persatu wajah yang ada di dalam ruangan itu. dia juga melihat wajah Ayah mertuanya yang juga sama dengan wajah yang di tampilkan oleh Bundanya seperti orang memendam amarah
Terakhir mata Addry dan Fatimah mengunci satu sama lain. Istri yang dia sayangi dan cintai sekaligus dia sakiti
Dapat di buktikan walaupun Fatimah diam, tapi terlihat jelas ke khawatiran dan kecemasan yang Addry lihat. Dia tersenyum manis bahkan sangat manis ke arah Fatimah
"Bun kalau saya boleh tau! Kenapa Bunda menamparku,"
"Karena kamu penyebab anakku begini,"
Deg!
"Karenamu juga cucuku lahir secara sesar dan kondisinya seperti begini,"
"Saya sudah tau semuanya!"
"Kamu selingkuh. Ah maaf bukan selingkuh tepatnya kamu sudah ada kekasih, tapi masih saja menerima anakku sebagai istrimu,"
"Dan kamu juga mempoligami anakku. Kau kira anakku apa, Addry?" Ucap langsung terduduk lemas sambil menangis segugukan membuat Ayah langsung mendengkap sang istri
"Bunda enggak nyangka Nak. Ternyata selama ini anak kami selalu makan hati dan menderita karena sikapmu hiks hiks," Tunjuk ya di hadapan Addry
Bagai hantaman batu besar mengenai hati Addry. Dadanya terasa sakit mendengar Isak pilu sang Ibu saat mengetahui semuanya, jika selama ini anak yang selalu dia sayangi dan kasihi menanggung derita seorang diri
__ADS_1
"Dari mana Bunda tau," tanyanya melihat kembali ke arah Fatimah yang menangis menyembunyikan wajahnya
"KENAPA !" Tanya Bunda dengan nada dingin di sertai suara tinggi
"Benarkan !"
"Sudah cukup kamu menyakiti fisik maupun batin anakku,"
"Sekarang maafkan saya, jika saya ikut campur dalam urusan rumah tangga kalian, tapi untuk sekarang jangan temui dulu anakku !" ucapnya begitu memohon bersujud di kaki Addry membuat Fatimah turun dari bangsalnya langsung mendekap sang Bunda yang menangis hebat
"Bun, jangan begini ya !" ujar Fatimah begitu lembut agar sang Ibu tak berlebihan dalam amarah
"Kali ini, Bunda mohon turutin apa yang Bunda inginkan," langsung membuat Fatimah terdiam
"Aku mohon kepada mu. Jangan dulu temui anakku !"
"Bun, aku mohon jangan begini !"
"Ayo bangun Bunda. Maaf jika kesalahan dan kekhilafan ku membuat kalian kecewa," nada Addry bergetar mengatakannya
"Karena aku belum bisa menerima secara ikhlas perjodohan yang kalian buat,"
"Dan kamu pikir anakku menerimanya begitu saja !"
Hati Ibu mana yang tak sedih saat tau kesakitan dan kepulihan yang di pendam anaknya selama ini. Dia menyesal karena dulu sangat mendesak agar anaknya tak menolak. Hanya demi sebuah ikatan agar persahabatannya kuat, jika anak mereka menikah
"Bunda jangan begini, istighfar Bun," kali ini Ayah kembali membuka suaranya
"Assalamu'alaikum," ucap seseorang
Lantas mereka langsung melihat kearah pintu. Semuanya langsung terdiam. Saat melihat Papa Hendra ada di sana. Ternyata Papa Hendra telah lama melihat perdebatan yang terjadi di sana dan dia mendengar begitu jelas semua kelakuan anaknya
Membuat hatinya gagal, karena putranya telah menyakiti hati seorang wanita
__ADS_1
"Apakah itu benar Dry?" tanyanya mendekat kearah Addry dengan nada yang begitu lirih
Addry tak sanggup mengatakannya, hingga cuma satu kali anggukan yang dia gerakkan sebagai jawaban dari pertanyaan Papa nya
Plak!
Tamparan ketiga kali pun di terima lagi oleh Addry membuat sakitnya kembali terasa di rahangnya
Addry tersenyum kecut, saat mengingat kebodohannya
"Maafkan aku!"
"Kamu pikir kata maaf bisa membuat cucuku lahir secara normal?" Bunda kembali berteriak
"BUNDA!" Ayah juga berteriak karena istrinya tak bisa mengontrol emosinya
"Itu sudah takdir Bun,"
"Addry, Ayah mohon kamu pulanglah dulu," usir nya secara halus
"Ah! Iya Ayah akan mengatakan dari siapa kami tau semuanya ini,"
"Dari mantan istrimu,"
Jangan lupa ya bagi Author semangatnya yaitu
Like !
Vote !
Komentar !
Author enggak maksa. Bagi yang ikhlas ingin berbagi hehe🤣
__ADS_1
Terimakasih atas supportnya ya 🥰