
Kini keduanya terdiam membisu, tak ada yang ingin membuka suara duluan. Keduanya kembali tenggelam dalam kecanggungan yang hakiki
🎶🎶🎶
"Iya, ada apa Al..?"
"Maaf Bos di perusahaan ada masalah..!" seru Ali sekaligus merasa bersalah pada sang atasan
"Apa kau tidak bisa mengurusnya sendiri..?" bukannya dia tak mau karena hari ini adalah malam pertama bagi Galang, tapi karena dia begitu lelah menjamu para undangan Ayah mertua dan Papa nya yang begitu banyak membuat dirinya begitu letih
"Sudah saya usahakan Bos, tapi rasanya semuanya butuh andil mu..!" dengan penuh kekasaran, Galang pun merebahkan tubuhnya di atas ranjang dekat di samping sang istri
Shakinah hanya diam-diam melirik Galang, melihat raut wajah sang suami yang begitu kusut. Shakinah dapat berpendapat bahwa ada hal yang serius antara Galang dengan sang penelpon
"Baiklah, sebentar lagi aku ke sana..!" helaan nafas mengiringi telponan berakhir
Mata elang itu tertutup sempurna, setelah menempatkan ponselnya di samping dirinya. Gadis itu tak beranjak sedikit pun, dirinya masih diam membisu
Saat melihat sudah sepuluh menitan suaminya tertidur membuatnya harus membangunkan pria itu, apalagi tadi dia mendengar bahwa Galang akan pergi
"Lang..!" ucapnya berbisik sembari menggoyangkan kaki suaminya dengan jari telunjuk
"Lang, bangun katanya mau pergi..!"
"Hemm, iya.."
"Aku ketiduran ya..?" Shakinah mengangguk, Galang diam saat melihat gadis yang baru saja jadi istrinya itu tak melepaskan pakaian nikah mereka tadi. Bahkan mahkota di atas jilbabnya masih rapi tanpa ada yang rusak
__ADS_1
"Apa kau tak risih seperti? Kenapa belum juga melepasnya dan bersih-bersih kan dirimu..?" sembari mendudukkan dirinya
"Iya nanti juga akan aku lepas kok..!" ucapnya berkilah
"Kapan? Sini biar aku bantu..!" Shakinah langsung menolak saat Galang mendekati dirinya
"Aku bisa kok Lang, mending kamu siap-siap katanya mau pergi..!"
"Ah! Iya aku hampir lupa.."
Pria itu dengan cepat melarikan dirinya masuk kedalam kamar mandi, Shakinah kembali bernafas lega saat mendengar gemercik air dari dalam kamar tersebut
...🌼🌼🌼🌼🌼...
"Assalamu'alaikum kak..!"
"Bagaimana kak, apa semuanya berjalan lancar..?" tanya sang adik begitu gembira menunggu jawaban dari sang kakak
"Alhamdulillah semuanya lancar Ki. Kamu kenapa enggak pulang di pernikahan kakak..?" tanyanya dengan nada sedikit sedih karena orang yang dia sayangi tak bisa hadir di hari bahagia
"Maaf Kak, disini aku masih banyak tugas yang belum aku kerjakan..!" jawabnya dengan muka masam, Shakinah tersenyum melihat wajah itu
"Makanya kalau belajar itu jangan jauh-jauh dong..!"
"Tapi Kakak kan tau kalau aku sangat mendambakan negara Mesir ini..!"
"Iya-iya Kakak tau!"
__ADS_1
"Ya sudah, aku cuma mau ngomong semoga shakinah mawadah warahmah untuk kakak dan kak Galang. Eh! Salah kakak ipar sekarang. Semoga pernikahan kalian sampai akhir hayat dan maut yang dapat memisahkan kalian. Aamiin"
"Aamiin Ya Robb Aalamin..!"
"Ya sudah ya kak, aku mau ngerjain tugas lagi. Assalamu'alaikum..!"
"Waalaikumsalam..!"
"Siapa..?" tanya Galang yang telah rapi dengan pakaian yang melekat pada dirinya itu. Shakinah terlonjak kaget
"Astaghfirullah.."
"Kayak lihat setan saja Sha! Aku kan cuma nanya..!"
"Maaf Lang, aku kaget lihat kamu telah rapi dan berada di depanku.."
"Ya iyalah kamu asik begitu telponannya, sampai-sampai tersenyum gitu.." ketusnya
"Oh itu, tadi Kirana yang telpon aku..!"
Saat mendengar nama Kirana, Galang memberhentikan ikatan tali sepatunya
"Kenapa Lang, oh iya kamu kan enggak bisa ikat tali sepatu! Sini biar aku bantu.."
"Tidak usah, kau mandi saja..!"
"Udah sini..!"
__ADS_1