
Di luar negeri tepatnya di Paris
Sepasang kekasih yang sedang bersantai memandang pemandangan dari apertemen yang mewah. Mereka duduk di satu kursi. Dimana sang wanita duduk bersandar didada bidang prianya
“Honey besok aku akan pulang ke Indonesia ya!...” ucapnya dengan duduk sambil menggerak-gerakan kepala mencari tempat yang nyaman untuk bersandar
“Ya berarti aku di tinggal lagi ni..” ucapnya dengan cemberut
“Kalau aku nggak pulang nanti suami ku mencari-cariku honey. Kamu tau kan kalau suamiku itu sangat mencintai ku..” ucapnya sambil membayangkan muka tampan suaminya. Sungguh ia merasa rindu kepada sang suami yang sudah 1 minggu ia tinggalkan
“Sudah kamu pergi saja kalau begitu..” laki-laki itu pun meneyingkirkan badan wanita yang bersandar didadanya tadi. Dia pun beranjak menuju kamarnya. Sehingga wanita itu pun kelabakan mengejar sang kekasih
“Jangan marah dong honey. Kamu tau kan kalau aku itu butuh kamu sama dia. Aku janji nanti aku akan sering ke sini..” menggunakan muka puppy eyesnya. Tapi belum mumpan juga
“Tapi kamu tetap nomor satu kok di hati ku…”
“Oke tapi kamu janji akan sering ke sini..” wanita itupun senang sehingga memeluk kekasihnya
“Karena kamu sudah ngerti aku. Jadi sebagai imbalannya mala mini akan menjadi malam indah dan panjang bagi kita…” sang pria pun mengganggukan kepalanya. Dia sangat gembira karena wanitanya itu tau apa yang ia mau
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hotel Bintang Lima
Sepasang suami istri yang baru saja sampai di tempat acara yang di adakan. Mereka turun dari mobil dan menuju pintu masuk untuk menemui sang pemilik acara. Saat baru sampai di pintu utama semua orang mengahlikan pemandangan mereka menuju sepasang suami istri yang baru ingin masuk itu
“Dek, mas cemburu tau lihat orang-orang memandangi kamu…” Bisiknya ditelinga sang istri yang tertutupi oleh jilbabnya
“Ya Allah mas, mereka kan punya mata. Jadi tak ada salahnya mas..” Tapi masih terlihat api cemburu yang berkobar di wajah suaminya. Kayak api hehehe
“Ma situ hak mereka. Kita tidak bisa mengaturnya. Kare..”
“Iya-iya mas tau. Tapi mas tidak rela…” ucapnya memotong kalimat sang istri. Ya sepasang suami istri itu adalah Addry dan Fatimah
Flachback on
Deg….
__ADS_1
“Masya Allah, Cantiknya istri mas ini..” ucap Addry menghampiri Fatimah yang masih di anak tangga. Sungguh Addry sangat terpana melihat penampilan Fatimah mala mini. Jauh dari kata cantik tapi sangat cantik. Fatimah memakai gamis berwarna hijau mint dan dipadukan dengan jilbab pasmina yang surupa dengan warna gamis yang dipakainya serta make up natural yang dipoleskan oleh Fatimah di wajahnya. Menambah kesan kecantikan seorang Fatimah
“Fatimah nggak secantik itu mas…” ucapnya malu-malau dan merendah
“Dek mending kamu ganti saja pakaianmu dan tak usah pakai make up deh..!”
“Kenapa mas. Apa Fati malu-maluin mas…” ucapnya dengan kecewa
“Bukan itu dek. Mas hanya tak rela jika orang lain menikmati kecantikanmu..”
“Ha ha mas ini lucu sekali..” Addry tak rela jika kecantikan istrinya dinikmati oleh orang lain terutama pria
“Lagian jam pesta akan segera dimulai mas. Kalau Fati ganti baju nanti kita terlambat dong!...” Fatimah member pengertian kepada sang suami agar tak cemberut lagi
“Ya sudah deh…” ucapnya dengan pasrah
Flachback off
Disini lah Addry dan Fatimah berada. Mereka berjalan menuju sang pemilik acara
“Wow siapa Ad..?” ucap sang sahabat sekaligus pemilik acara tersebut
“Apa…” Dino terkejut mendengar perkataan yang keluar dari mulut Addry. Bagaimana tidak ia tak pernah tau kalau sahabatya menikah itulah pikirnya. Padahal Addry dan Fatimah menikah hanya dengan acara sederhana dan hanya mengundang sahabat dan kerabatnya saja
"Iya kemaren kami nikah cuma ngundang sanak kerabat saja..." ucap Addry saat melihat muka Dino yang kelihatan bingung. Dino pun manggut-manggut mendengar kalimat yang di katakan oleh Addry tadi
"Kenalin dong gue sama istri loh itu..." ucapnya sambil menaikan turunkan alisnya, menggoda sang sahabat
"Nama nya Fatimah Azzarah.."Addry tidak rela jika Fatimah sendiri yang memperkenalkan diri. Jadi Addry mendahului nya. Apalagi jika Fatimah menerima uluran tangannya Dini. Sungguh ia sangat tidak rela
"Yaelah bos pelit amat. Padahal cuma mau kenalan doang..." ucap nya dengan cemberut. Fatimah cuma tersenyum seraya menggeleng-geleng kan kepala melihat sikap suami nya kepada sahabat suami nya.
Pesta pun berjalan dengan lancar. Semua tamu undangan sudah mulai beranjak berpamitan kepada sang pemilik acara yaitu Dini. Termasuk Addry dan Fatimah mereka berdua juga ikut berpamitan keda Dino karena hari juga sudah tengah malam.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Kamu capek nggak dek?..." ucapnya melihat Fatimah yang memijit kakinya
__ADS_1
"Enggak mas cuma pegal aja kok.." Fatimah tersenyum manis kearah Addry. Sungguh senyum itu sangat menenangkan bagi Addry
"Nanti ya kalau sudah sampai di rumah nanti mas pijitin..." ucapnya sambil menyetir
"Enggak usah mas. mas kan juga capek.." Tapi Addry tak menjawab. Suaminya malah fokus melihat kearah depan. Sehingga membuat Fatimah memilih diam saja
Sesampainya di rumah
"Sini biar mas pijitin..." ucap Addry menaikan kaki Fatimah di atas pahanya. saat ini mereka telah selesai mandi dari acara tadi dan kini sedang bersantai di balkon kamarnya yang luas itu
"Mas jangan gitu. Fati nggak sopan sama mas..."
"Sudah turutin saja apa kata mas..." tegasnya
Fatimah memilih diam karena itulah pilihan terbaik. Jujur sebenarnya pijitan Addry sangat enak sampai-sampai membuat nya ingin tidur
"Kalau mau tidur kita balik ke kamar aja yuk..?" ajak nya Addry. Saat melihat Fatimah yang sudah sangat mengantuk dan Fatimah mengganggu kan kepala menandakan setuju
Mereka menuju kamar. Tapi sebelum itu Fatimah menuju kamar mandi untuk gosok gigi dan mengambil wudhu sebelum tidur
"Mas ambil wudhu dulu baru tidur.." ucap Fatimah yang melihat Addry yang memainkan handphone sambil rebahan
"Iya-iya istri mas yang sholehah..." ucapnya sambil berjalan. Tapi saat ingin melewati Fatimah. Addry pun berhenti sejenak dan langsung mengecup pipi sebelah kiri Fatimah. Setelah itu dia pun berlari menuju kamar mandi
Sedangkan Fatimah tersenyum malu. akibat perlakuan Addry yang tiba-tiba menciumnya tadi
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Mas bangun. Shalat subuh yuk..." ajaknya
"Hemm..." Tapi matanya masih saja terpejam
"Hem, ayo mas nanti waktunya habis.."
"Tapi adek cium dulu dong pipi mas..." karena tidak ada pilihan lain lagi. Fatimah langsung menghampiri Addry yang masih tertidur diatas kasur dan menciumnya
Mata Addry langsung melek saat sentuhan kenyal dari bi**r Fatimah dengan semangat 45 Addry langsung bergegas menuju kamar mandi. Agar bisa menjadi imam shalat subuh untuk istrinya
__ADS_1
Tinggalkan jejak kalian ya! vote, like and coment. Terima kasih 😊