Kesabaran Istri Yang Tersakiti

Kesabaran Istri Yang Tersakiti
BAB 82 "Akhirnya Terungkap"


__ADS_3

Addry terpaksa pergi daripada sakit melihat orang-orang menangis karena ulahnya. Sampai di parkiran membuat Addry dengan cepat meninju dinding membuat tangannya memar berdarah di dalam. Addry menyesal semua ini tak akan terjadi, jika dia tak bermain-main dengan ikatan suci


Akhirnya karena ulah di masa lalu membuat masa depannya hancur, tak terhitung lagi. Entah sudah berapa banyak hati yang dia sakiti


"Semua ini karena ulah mu sendiri. Jadi jangan menyalakan takdir,"


"Jika kau tak bermain-main dulu. Mungkin saat ini keluarga kecilku pasti akan bahagia, " ucapnya tersenyum sendiri dan berbicara sendiri di parkiran membuat orang-orang bergidik melihatnya


"Tidak, ini juga karena ulahnya yang membuat ku begini, "


Pria itu langsung melajukan mobilnya, dia akan mendatangi apartemen yang dulu pernah dia beli untuk dia dan Bianca


Kali ini Addry akan turun tangan untuk mencari sang mantan istrinya dulu


Sampai di sana Addry mencari-cari ke semua tempat yang pernah mereka hampiri, tapi tak kunjung bertemu. Apartemen yang di belinya juga tak ada. Mungkin Bianca sudah lama merencanakan semuanya


*


*


*

__ADS_1


"Bun!"


Mata Fatimah berkaca-kaca setelah sang Bunda tenang. Mereka saling menguatkan satu sama lain sedangkan Ayah dan Papa. Mereka memilih pergi daripada menganggu wanita yang masih menangis. Biarlah mereka tenang dengan sendirinya


"Maafkan aku, Bunda. Selama ini tak mau bercerita kepada Bunda dan Ayah hiks hiks, tapi aku enggak-" langsung di potong oleh sang Bunda


"Iya Nak Bunda tau kamu tak ingin membongkar aib rumah tangga mu,"


"Tapi, jika kamu pertahankan akan membuat hatimu sakit Nak,"


Hingga akhirnya mereka kembali berpelukan. Pelukan hangat yang di berikan oleh sang Bunda dapat membuat hati Fatimah terasa tenang sedikit


"Kalau boleh aku tau. Bunda tau semuanya dari siapa..?"


Lantas Bunda Lisa menganggukkan kepalanya sebagai jawaban dari pertanyaan sang anak. Fatimah tersenyum kecut setelah mengetahuinya


*Flashback On


Bianca yang menyamar sebagai Santi dengan beraninya datang ke kediamannya keluarga Fatimah. Membuat semua pekerja bingung siapa yang bersikeras dan bahkan tak segan berteriak-teriak untuk segera bertemu dengan majikan mereka


Membuat salah satu satpam terpaksa menganggu waktu senggangnya Ayah Fatimah

__ADS_1


Bianca atau Santi itu tersenyum memasuki rumah mewah. Dia sudah dapat membayangkan akan ada peristiwa yang mengejutkan yang akan dia terima nantinya


Ayah turun untuk menghampiri orang yang sangat ingin menemuinya tadi. Wanita itu tanpa ba-bi-bu langsung membicarakan semuanya perihal rumah tangga yang di jalani oleh Fatimah


Bagaimana perlakuan Addry kepada Fatimah yang begitu kasar. Lantas mendengarnya membuat Ayah marah, tapi masih di tahannya saat itu


Pranggg...


Nampan minuman terjatuh. Membuat kedua orang yang duduk ruangan tamu langsung melihat kearah sumber suara


"Bunda!"


Ayah berlari langsung membimbing sang istri yang sudah terduduk lemas di lantai, tapi Bianca malah memanfaatkannya. Dia masih saja berceloteh yang tidak-tidak tentang Addry. Bahkan juga tak segan baginya malah membuat nama Addry buruk di matanya ayah Fatimah


Hingga ayah juga geram kepada Bianca dan memanggil satpamnya untuk menyeret wanita itu


"Yah, Ayah ayo kita ke rumah sakit..!"


Kedua orang tuanya Fatimah memutuskan untuk ke rumah sakit. Walaupun masih sangat pagi. Mereka tak sanggup saat ucapan Bianca terngiang di telinga mereka


Sampai di sana mereka memaksa agar anaknya memberitahukan apa penyebab Fatimah sampai berakhir ke rumah sakit dan cucu mereka bisa sampai begitu

__ADS_1


Fatimah sebenarnya tak ingin menceritakan aib rumah tangganya, tapi karena melihat Bundanya menangis. Seakan membuatnya bertambah sakit melihat wanita yang begitu sangat menyayangi dirinya


Fatimah menceritakan semuanya walaupun dengan berat hati dia mengatakannya*


__ADS_2