
Zhi Yuan menghentikan langkah nya, dan mengingat jika Tetua Zhang pernah mengatakan tentang klan itu.
"Klan Munzhi? Tetua mungkin dulu aku sedikit ingin tahu tentang asal-usul ku, tapi saat ini aku sudah tidak perduli lagi," ucap Zhi Yuan.
Pria tua itu menggeleng,
"Tentu saja Zhi Yuan, kau berhak melakukan apa yang kau inginkan, tapi sayangnya mereka tidak akan berpikir seperti itu, aku akan menceritakan nya meski tidak keseluruhan nya, karena waktu ku begitu sempit, dan setelah kejadian malam ini akan ada banyak orang klan Munzhi yang ingin berurusan dengan mu, aku tidak ingin orang lain lebih dulu meracuni otak mu," ucap Tetua Zhou Ming, pria tua itu mengeluarkan beberapa bangku sederhana dari sebuah cincin dan keduanya mulai duduk, dan Zhou Ming mulai bercerita.
"Aku adalah generasi ke 100 dari klan itu, dan kami adalah pelayan dewa tertinggi, dan akulah generasi terakhir yang beruntung bisa melihat dewa dengan jenggot panjang itu, dan setelah Dewa itu lenyap, klan Munzhi semakin gila, mereka mengaku sebagai keturunan dewa tertinggi itu, kemampuan yang di ajarkan oleh Dewa tertinggi itu membuat semua klan Munzhi begitu ahli, mereka menjadi jenius dalam bidang-bidang tertentu, kemampuan tinggi sering membuat kehilangan kehilangan akal, kesombongan mulai meraja, mereka memandang rendah manusia lain dan mulai ingin menyamai Dewa di alam langit, dan bahkan menentang langit, hal ini membuat dewa marah dan kami di kutuk akan menjadi semakin sedikit dan juga akan hancur oleh seorang keturunan klan kami sendiri.
Dan kutukan itu benar-benar mulai berjalan, klan Munzhi semakin sedikit, dan begitu susah memiliki keturunan, membuat para tabib ahli mengambil cara-cara mengerikan dan terlarang, mereka menciptakan manusia-manusia buatan, dengan hasil mengerikan, mereka banyak meninggalkan warisan busuk yang masih bertahan hingga saat ini.
Namun ada seorang tabib di ranah dewa, yang berhasil menciptakan pil untuk menghasilkan keturunan, dan penguasa kami menginginkan pil itu karena ratu begitu menginginkan seorang Puteri, karena Puteri angkat yang begitu di sayangi nya, di ambil oleh para dewa di langit untuk di berikan pelatihan. Tabib dewa itu mulai membuat pil untuk ratu kami, dan saat pil itu selesai di buat sang tabib dewa meninggal sambil memegang dua pil di tangan nya.
Penguasa kami begitu bingung menentukan pil mana yang harus di minum nya, dan setelah tidak menemukan jawaban nya maka penguasa kami memutuskan meminum kedua pil itu, dan tidak lama ratu kami mengandung, dan saat melahirkan sang penguasa begitu terkejut karena kau lahir laki-laki, dan juga memiliki simbol suci.
"simbol suci?" ucap Zhi Yuan.
"itu simbol suci, simbol itu tertulis dalam pagoda Mulia," ucap Zhou Ming menatap kedua simbol di sudut pipi Zhi Yuan.
"Mungkin hanya generasi ku yang tahu tentang hal-hal seperti ini, karena memang begitu rahasia, setiap bayi yang lahir dengan simbol suci harus di bunuh, aku sudah membunuh delapan bayi tidak berdosa, dan saat kau lahir aku sudah muak melakukan dosa itu lagi, dan aku memutuskan untuk membawa mu ke Utara menukar mu dengan jasad bayi seorang budak, dan aku mengambil setengah darah mu dan memberikan pada jasad bayi budak itu, dan aku membunuh jasad bayi itu," ucap Zhou Ming.
"Tapi Tetua kenapa mereka membunuh bayi dengan simbol suci?" tanya Zhi Yuan.
__ADS_1
"Aahhh... itu tentu saja karena kutukan itu, meski belum yakin akan kebenaran namun setiap bayi yang lahir sedikit berbeda akan di bantai, setelah kelahiran mu selama 60 tahun ini bayi yang lahir di klan Munzhi bisa di hitung dengan jari di satu tangan, setelah kejadian itu ibu mu jatuh sakit dan meninggal, dan ayah mu meninggalkan singasana penguasa nya, dan menjadi petaka," ucap Tetua Zhou Ming.
Zhi Yuan mengarahkan bola matanya ke sudut kiri, ada sedikit rasa sedih mendengar ibunya yang sudah meninggal, namun dengan cepat menghilangkan perasaan itu.
"Tetua, bukan nya aku takut dengan cerita seram mu tentang klan Munzhi anda, tapi aku tidak akan ke tempat itu untuk membantai kalian," ucap Zhi Yuan.
Pria tua itu tertawa,
"hahaha.... takut? ketakutan adalah hal yang melekat tidak bisa dipisahkan, takut kematian, takut tidak berguna, takut tidak bisa melindungi, ketakutan inilah yang membuat kita menjadi seperti saat ini, aahhh... seharusnya usia 60 Tahuan, tapi ucapan mu masih seperti seorang belia, mungkin itu efek kultivasi Dewa mu, kau masih memiliki pola pikir, emosi kecerdasan sesuai tubuh mu, bukan mengikuti usia, baiklah... melihat semua yang kau miliki aku yakin dua pil itu merancang mu manjadi seperti ini, wajah, tulang, bentuk tubuh milik wanita, namun di dalam aku yakin pil satu nya di rancang untuk seorang assassin," ucap Tetua Zhou Ming, membuat Zhi Yuan hanya terdiam sesaat.
"Apa maksud Tetua aku seperti ciptaan klan yang gagal?" tanya Zhi Yuan.
"Ciptaan gagal? Zhi Yuan di dunia ini tidak ada yang benar-benar tahu sebuah kebenaran sejati itu seperti apa? semua hanya persepsi dari sebagian orang, gagal atau berhasil nilai lah dengan hatimu sendiri, jangan berdasarkan penilaian orang, meski percakapan ini sangat menarik tapi sayang nya waktu ku sudah habis, mereka akan mengetahui ilusi ku jika pergi begitu lama, baiklah Zhi Yuan terlepas kau akan datang atau tidak ke klan kami, aku sangat berharap kau mengakhiri peradaban biadab ini kelak, termasuk membunuhku," ucap Tetua Zhou Ming.
"Berkultivasi terlalu tinggi bisa membuat banyak orang menjadi gila, Tetua sebaiknya kau beristirahat," ucap Zhi Yuan yang sudah menganggap ucapan Tetua Zhou Ming sudah gila, dan tidak mengerti tentang semua ucapan filsafat dari Zhou Ming.
"Aku mengerti kau menganggap ku gila, dan seorang assassin memang tidak dibekali dengan dasar logika filsafat, karena mereka bekerja berbanding terbalik, tetapi berhati-hati lah, mereka mengendalikan orang-orang terkuat di daratan ini seperti boneka mereka, jaga dirimu, ini adalah pelajaran dasar setiap orang dari klan Munzhi, semua terletak di sini," ucap pria tua itu sambil menunjuk samping luar pelipis nya, pria tua ity berdiri dari tempat duduknya melangkah meninggalkan sebuah kitab untuk Zhi Yuan, namun langkah nya terhenti.
"kau memiliki dua kakak kandung, kini saudara kandung tertua mu menjadi penguasa klan Munzhi, berlatih lah dengan keras, kemampuan mu saat ini tidak akan berarti sama sekali untuk assassin murni klan Munzhi, dan cobalah meningkatkan kualitas tulang mu energi sebesar itu tidak akan mudah di terima tulang Sutra hanya di tingkat Emas," ucap Tetua Zhou Ming tubuh nya semakin memudar.
"Ini seperti melepaskan anak singa diantara gerombolan anjing hutan," Zhou Ming.
***
__ADS_1
Hari itu Zhi Yuan menyelesaikan kultivasi mengisi Dantian nya yang kini begitu besar, pemuda itu masih tinggal di rumah mewah kediaman Zhou Zhiping, pria tua itu menyiapkan segala sesuatu nya untuk Zhi Yuan, dan Zhi Yuan keluar dari ruangan nya mendekati Zhou Zhiping sedang duduk.
"Tuan, semalam apa tuan mengetahui sesuatu? ini bukanlah letusan gunung," tanya Zhou Zhiping.
"Aku menerobos jendela ruangan ku, karena merasakan kekuatan misterius, namun aku tidak berhasil menemukan nya, aku baru saja ingin menayangkan yang sama, kau sudah di ranah legenda seharusnya mengetahui tentang hal seperti ini," ucap Zhi Yuan.
"Aku tidak tahu Tuan, bahkan menerobos ke ranah Suci hanya menggetarkan beberapa desa saja, tapi semalam orang-orang mengatakan merasakan hingga ibukota," ucap Zhou Zhiping mengelus jenggotnya seperti memikirkan sesuatu.
Zhi Yuan hanya mengangguk, dan mencoba mengalihkan pembicaraan itu.
"Bagaimana keadaan Nyonya Hua?" tanya Zhi Yuan.
"Nyonya Hua baik Tuan, aku sudah menjaga nya seperti perintah anda," ucap Zhou Zhiping, terlihat begitu bangga mengemban tugas dari tuan nya.
Zhi Yuan mengangguk,
"Baiklah, tetaplah menjaga nya, aku harus pergi untuk beberapa waktu, dan sangat penting dan mendesak," ucap Zhi Yuan.
Dan tidak lama pemuda itu sudah sampai di tujuan nya, dengan mata begitu serius.
"Apa kau merindukanku?" ucap nya berbicara dengan sebuah cawan dan meneguk isinya dalam-dalam.
Dan sepasang mata tajam sedang mengawasi nya dan mulai mendekat ke arah nya.
__ADS_1