
Penasehat Ming menarik nafas pelan,
"Bocah ini benar, Lu Muzhong tidak bisa aku kelabui lagi, meski aku ingin dia cepat mati tapi tidak dengan cara seperti ini," batin Penasehat Ming.
Penasehat Ming menatap Zhi Yuan begitu dalam seperti mencari sesuatu di mata pemuda itu, membuat pemuda itu sedikit mundur.
"Mendengar semua ucapan mu, tentang pasrah akan kematian mu, kau seperti sudah begitu putus asa?" ucap Penasehat Ming lagi.
Zhi Yuan mengangguk,
"Mungkin terdengar lemah tapi nyonya benar, tidak semua bisa di dapat dalam hidup ini, ada kalanya, situasi di luar kendali kita, dan saat di titik ini aku harus menerima keadaan," ucap Zhi Yuan.
Penasehat Ming masih menatap Zhi Yuan, bola matanya sedikit kesamping memikirkan semua ucapan pemuda itu,
"Dia memiliki pengendalian diri yang cukup baik, seperti bukan seorang pembunuh, dia bukan pembantai murni," batin Penasehat Ming dan ingin mengakhiri semua kekacauan hidupnya dengan cepat.
"Kau tidak tahu siapa pria itu, dulu dia adalah salah satu dari murid ku, saat dia masih muda dia begitu lemah, semua orang mengolok-olok nya, membuat nya begitu benci dengan assassin, aku selalu menyemangati nya, namun niat ku di salah artikan olehnya dia berpikir aku memiliki perasaan padanya, dan Muzhong muda keluar dari klan Munzhi, setelah puluhan tahun dia kembali, dia menjadi sangat menakutkan dia orang yang mampu membunuh dalam mimpi, Lu Muzhong datang dan mulai membunuh orang-orang yang menindas nya sewaktu muda, meskipun tujuan assassin membunuh dengan cara apapun, namun kemampuan Lu Muzhong di anggap tidak terhormat dan pengecut, dan dia di keluarkan dari klan Munzhi.
Setelah keluar dia mulai di pergunakan oleh orang-orang berkuasa di luar Klan Munzhi, karena mampu membunuh begitu bersih tanpa menimbulkan bukti apapun.
Setelah memiliki segalanya di dunia luar, dia melamar ku, aku menolaknya karena memang tidak pernah menyukai nya. penolakan ku membuat nya begitu kecewa, dan dia bersumpah akan membunuh setiap pria yang dekat dengan ku, adikku Ming Zhou begitu marah dan membakar nya, namun salah seorang tetua klan Munzhi menyelamatkan nya, setelah itu aku tidak pernah mendengar tentang keberadaan nya, dan kali ini dia muncul kembali, aku yakin ini akan berakhir buruk," ucap Penasehat Ming, mengakhiri cerita nya.
"baiklah.... kini kau sudah meminum ramuan Lu Muzhong, dia akan masuk dalam mimpi mu dan membunuh mu seperti serangga, tidak ada yang bisa kau lakukan lagi, tapi kau tenang saja, keluarga mu akan selamat, adikku begitu mengidolakan mu, aku begitu mengenal sifatnya, dia pasti membalas kematian mu, saat kau mati, Lu Muzhong pasti mati di tangan adikku, ini seperti membunuh dua lalat dalam sekali tepuk, aku merasa lega," ucap Penasehat Ming.
__ADS_1
Wanita itu hanya terdiam di dalam kereta, hatinya penuh kebimbangan, ada rasa ingin terimakasih kepada Zhi Yuan, karena jika dirinya minum maka Lu Muzhong akan masuk ke mimpi nya dan tidak tertutup kemungkinan dia akan menodai nya,
"apa yang aku pikirkan?" batin Penasehat Ming.
"Terimakasih," gumam Penasehat Ming sangat pelan, namun dengan cepat membuang wajah nya ke tempat lain, sebelum Zhi Yuan sadar ucapan itu untuk pemuda itu.
*****
Iringan ribuan pasukan elite kekaisaran mulai memasuki istana, dan hanya satu kereta dengan 10 kuda putih yang memasuki istana lebih dalam, berhenti di depan halaman luas yang kini sudah berubah menjadi lautan prajurit elit, dan barisan pejabat, dan kerabat kerajaan yang mengenakan pakaian terbaik mereka.
"dung..... dunggg.... dunggg....," puluhan genderang perang terdengar di atas tembok lebar, di pukul oleh prajurit terlatih dan terompet panjang mirip gading raksasa mulai terdengar membuat suasana begitu bising, Kaisar dengan pakaian militer berdiri begitu agung di dekat kereta kuda yang sudah berhenti itu, menyambut seorang wanita secantik Dewi turun dari kereta itu.
Wanita yang memiliki kulit seputih salju itu menatap calon suami, dan mengangkat jemari panjang yang begitu lentik, dengan sigap Kaisar memegang jemari halus itu membuat nya berasa ada di alam mimpi, sebuah mimpi yang akan membuat nya tidak pernah terbangun lagi.
Gelar tarian mulai terlihat di beberapa panggung yang lebih rendah dari tempat Kaisar dengan calon istri duduk, tampak kedua nya tersenyum penuh kebahagiaan, mereka berdua menjalani berbagai ritual sebelum hari pernikahan tiba, saat langit mulai gelap keduanya masuk ke sebuah ruangan luas dan beberapa kultivator di ranah suci sudah menunggu mereka. Zhou Lu Zi terlihat begitu tenang dan memainkan lencana giok hitam nya yang berukiran sebuah burung merak.
****
di Paviliun Chun Yan.
Penasehat Ming tampak mengenakan pakaian kebesaran nya sebagai seorang Penasehat, meski saat ini sudah jarang ikut pertemuan karena kehilangan kemampuan melihat masa depan Kaisar, namun undangan dari Kaisar tidak bisa di tolak nya, dan wanita itu bersiap keluar dari Paviliun kediaman nya, mata lebar nya menatap seorang pelayan yang sedang membersihkan kebun dengan bersungguh-sungguh.
Wanita itu berhenti di dekat pelayan nya,
__ADS_1
"Zhi Yuan, kau tidak perlu melakukan pekerjaan pelayan, kau hanya menyamar menjadi pelayan, sekarang hentikan pekerjaan mu," ucap Penasehat Ming.
Zhi Yuan mengangguk tidak ada kata yang keluar dari bibirnya. dua jemari Penasehat Ming menekan dada pemuda itu dengan mata terpejam, dan menarik nafas pelan, wanita itu tampak tersenyum menatap wajah Zhi Yuan yang tenang.
"Dantian mu begitu kacau, tidak lebih dari dua tahun tulang mu akan remuk, tidak ada jalan hidup untuk mu, dan juga Lu Muzhong juga menginginkan kematian mu, apa kau tidak menyesal mengabdikan sisa hidup mu menjadi pelayan ku?" tanya Penasehat Ming, tampak begitu lega karena kematian Zhi Yuan sudah dekat.
Zhi Yuan menggeleng matanya tanpa ekspresi menatap Penasehat Ming.
"tidak, aku sudah menukarkan hidup singkat ku dengan sebuah hal yang istimewa, dan sangat setimpal, aku berterimakasih padamu, nyonya" ucap Zhi Yuan.
Penasehat Ming sedikit mundur, dan mengangguk,
"Baiklah aku ada urusan," ucap Penasehat Ming.
Malam mulai datang Zhi Yuan yang tidak memiliki kegiatan hanya menatap gelang di pergelangan tangan kanannya,
"Roh gelang, aku akan segera mati, sebaiknya kau mencari majikan baru," batin Zhi Yuan berkonsentrasi ke arah gelang nya.
"Mati? apa kau sedang sakit? katakan berapa usiamu?" tanya gelang itu.
Zhi Yuan menarik nafas panjang, seperti tidak percaya jika gelang itu tidak mengetahui kondisi Dantian di tubuh, dan usianya
"Apa? kau bahkan tidak bisa melihat tubuh ku? kau benar-benar tidak berguna?" batin Zhi Yuan kesal, dan mulai berpikir itu hanya gelang untuk perhiasan yang hanya memiliki jiwa.
__ADS_1
"Tidak berguna? usiaku 780 tahun dan pengetahuan ku begitu tinggi, jadi aku akan memanggil mu bocah, baiklah... katakan padaku sakit mu! dan lihat apa aku masih tidak berguna seperti yang kau katakan," ucap gelang itu di kepala Zhi Yuan.