
Malam itu Zhi Yuan sudah duduk di lantai kayu beralas matras hangat di lapisi bulu binatang yang halus.
Paman Wu mengetuk pintu dan menggeser nya, dan pria tua itu sedang mengantar seorang wanita yang terlihat cantik dengan rambut di sanggul di belakang kepalanya hanya menyisakan sedikit poni panjang yang menutupi sebelah mata nya. pakaian ketat membungkus tubuh indah nya, dan bagian bawah yang sangat pendek seperti sengaja memperlihatkan paha panjang yang begitu halus, dan wanita itu dikawal dua wanita yang berpakaian seperti laki-laki.
ilustrasi Yun Wenwen.
"Tuan, tamu anda sudah datang," ucap Paman Kwan Lu dan meninggalkan Zhi Yuan dengan tamunya.
Zhi Yuan berdiri dan sedikit membungkuk memberi hormat, dan mempersilahkan tamu nya duduk.
Wanita itu hanya tersenyum tipis, dan menatap dua teman nya,
"Seperti nya aku bisa mengatasi anak kecil ini, kalian tunggu di luar pintu," ucap wanita itu dan dua pengawal nya mengangguk sambil menatap Zhi Yuan penuh ancaman.
Wanita penghibur itupun duduk di matras tebal dan hangat karena di lapisi bulu halus dari kulit binatang. Keduanya duduk di lantai di pisahkan meja berbentuk lingkaran berkaki pendek, mata wanita itu menatap dalam-dalam wajah Zhi Yuan, dengan kening sedikit berkerut.
"Aku bertemu begitu banyak pria, tapi wajah mu sangat berbeda dari mereka, bisa dikatakan kau ini sangat cantik," gumam wanita itu seperti tanpa sadar.
Zhi Yuan menatap wanita sesaat tanpa ekspresi,
"Nona silahkan," ucap Zhi Yuan sambil melambaikan jemari panjang nya sebagai isyarat menikmati hidangan di atas meja berkaki pendek itu.
Wanita cantik itu mengangguk, dan meminum anggur dari cawan nya.
"Adik kecil kau begitu sopan terhadap wanita penghibur seperti ku, mungkin karena kau masih belum berpengalaman, baiklah akan aku ajari kau bagaimana seharusnya bersikap terhadap wanita seperti ku ini," ucap wanita cantik itu dan berpindah duduk di dekat Zhi Yuan.
Zhi Yuan hanya menatap wanita yang kini duduk di sampingnya itu dengan wajah yang tenang.
__ADS_1
"bocah ini begitu tenang, seperti nya dia sudah sedikit berpengalaman," batin wanita itu.
Wanita itu menyingkap rambut panjang yang menutupi sebelah matanya dengan tangan, sehingga menunjukkan seluruh wajahnya yang bersih.
"Dengarkan aku baik-baik adik kecil, namaku Yun Wenwen, aku adalah primadona di rumah bordil Nyonya Ma, dan aku begitu pemilih, dan aku sudah menolak lebih dari setengah pria yang menginginkan pelayanan ku, bayaran ku paling mahal, aku tidak suka pria kotor, dan jelek, di atas ranjang aku yang menentukan posisi, dan aku membenci pria yang bermain kasar, tapi yang terpenting adalah milik mereka tidak besar, dan jika kau melanggar salah satu nya aku akan mengembalikan uang yang sudah kau bayar, apa kau paham? ucap wanita itu, membuat mata Zhi Yuan melebar dan kepala hanya mengangguk, karena wanita itu bicara begitu cepat dan tanpa henti.
"ini lebih cepat dari tehnik pedang ku," batin Zhi Yuan.
"Baiklah, kita akan mulai dari yang terpenting," ucap Yun Wenwen
Wanita cantik itu mulai mencoba membuka pakaian bawah Zhi Yuan, dan kembali bicara tanpa henti.
"Dalam buku panduan kami ada beberapa ukuran milik pria di kalangan kami, ukuran satu panjang 12 centi kebawah, ukuran dua, 14 centi, ukuran tiga 16 centi, dan aku hanya menerima ukuran satu saja, melihat usiamu seperti nya kau memiliki ukuran satu, kesukaan ku, atau mungkin ukuran dua dan karena aku menyukai mu, kali ini aku akan mencoba mentolerir atur-an ku... a-ku, aku," ucap Yun Wenwen.
Zhi Yuan hanya diam, dia hanya mengikuti perintah Tetua Zhang, untuk tidur dengan wanita selama satu bulan.
Suara Yun Wenwen terhenti, wajah nya begitu terkejut, jemarinya menutup bibir nya yang terbuka, dan memejamkan matanya dalam-dalam untuk beberapa saat.
"Demi Dewa... pantas jasa ke empat orang yang datang kemari, seharian hanya dikamar saja, dan nyonya Ma seperti kesulitan berjalan, jadi benda ini penyebabnya," batin Yun Wenwen lagi.
Yun Wenwen tersenyum tanpa memperlihatkan giginya,
"Baiklah adik kecil, seperti nya yang di bawahmu ini sudah tidak bisa aku tangani, aku akan mengembalikan uang yang telah kau bayar pada Nyonya Ma, kau tidak perlu kecewa, aku akan menyuruh orang lain datang menggantikan aku, tunggu saja!" ucap Yun Wenwen, mulai merapikan pakaiannya dan berdiri.
"kau tidak perlu melakukan nya nona, malam ini aku juga ingin sendiri saja, biar aku mengantar mu," ucap Zhi Yuan juga merapikan pakaian bawah nya dan juga berdiri
Yun Wenwen menghentikan gerakannya merapikan pakaian nya dan menatap mata Zhi Yuan, keduanya begitu dekat wajah mereka saling menatap.
"Benarkah kau sedang tidak ingin tidur dengan wanita? adik kecil bagaimana jika aku menemani mu minum saja, dan aku tidak akan meminta bayaran ku," ucap Yun Wenwen, dan cepat -cepat mengalihkan pandangannya dari wajah Zhi Yuan ke arah meja makan.
__ADS_1
"Itu tidak perlu no-," ucapan Zhi Yuan terpotong saat karena Yun Wenwen mencium nya untuk sesaat.
"bibir yang mengemaskan," guman Yun Wenwen.
"Duduk lah, aku akan menemanimu minum, aku sedang tidak berminat kembali ke rumah bordil itu malam ini," ucap Yun Wenwen.
Keduanya duduk menempel dan wanita itu menuangkan minuman beralkohol ke cawan Zhi Yuan, sambil sesekali tertawa, Zhi Yuan hanya menjawab sesekali dan kadang hanya merubah ekspresi wajahnya saja.
"Kakak Yun, apa kakak tidak minum?" tanya Zhi Yuan.
Mata Yun Wenwen menatap bola mata kanan dan kiri Zhi Yuan bergantian penuh selidik,
"Kau sedang tidak mencoba mengelabui ku bukan? kau ingin aku mabuk dan membuka pakaian untuk mu?" ucap Yun Wenwen.
Zhi Yuan meneguk cawan nya, dan menggelengkan wajah nya.
"hihihi.... kau begitu lugu, tapi yang di bawah ini seperti nya tidak, sayang sekali milik mu begitu besar, jika ukuran dua, mungkin aku akan berusaha mencoba nya, dan mungkin saja kita sudah bersenang-senang saat ini, kau tahu?aku pernah melakukan nya dengan benda yang jauh lebih kecil dari ini, tapi itu benar -benar menyakitkan, mulai sejak itu aku pasti menolak jika seseorang memiliki benda lebih dari ukuran satu," ucap Yun Wenwen seperti bercerita.
"Tapi kakak Yun, bukankah saat ini kita sudah bersenang-senang?" ucap Zhi Yuan memainkan cawan nya, sambil tersenyum tipis.
Yun Wenwen menatap wajah Zhi Yuan,
"Belum!! ini belum bersenang-senang adik kecil, biar aku beri sedikit kesenangan untuk mu," ucap Yun Wenwen.
Wanita itu mengambil cawan di tangan Zhi Yuan dan meminum isi nya, dan wanita itu mencium bibir Zhi Yuan dan berbagi minuman dari bibir wanita itu.
Zhi Yuan hanya mengikuti ciuman dari wanita itu, wanita itu sudah berlutut itu melepaskan ciuman nya sesaat.
"Aku akan mengajarimu memperlakukan wanita, tapi tidak sampai milik mu itu masuk, apa kau mengerti? sekarang ikuti semua perintah ku," ucap wanita itu.
__ADS_1
"Benda itu membuatku bergidik, sekaligus membuat milik ku bergejolak, dan darah ku seperti mendidih, iya... tidak dapat disangkal benda itu begitu gagah dan mengaira*hkan, aahhh... memikirkan benda itu memasuki ku saja membuat ku basah," batin Yun Wenwen, dan diam-diam menggerakkan tangan nya ke arah milik nya, dan merasakan pakaian dalamnya mulai basah.