Legenda Penjaga Gerbang Timur

Legenda Penjaga Gerbang Timur
Ch. 25 - Penginapan Angsa Perak.


__ADS_3

Sore itu Zhi Yuan menuju Kuil Suci Teratai Emas setelah membeli peralatan untuk menambal pakaian pelayan nya yang robek. beberapa prajurit kerajaan Yuan selesai memasang sebuah pengumuman di depan penginapan yang sangat mewah di pusat kota Jingyang, penginapan Angsa Perak adalah salah satu kekuatan ekonomi dari keluarga Wu, dan ayah Wu Huaran meski hanya berada dari keluarga cabang namun diberikan kepercayaan mengelola semua aset keluarga Wu di kota Jingyang.


Zhi Yuan ikut berkerumun di depan penginapan itu untuk melihat pengumuman yang di pasang oleh prajurit itu, dan mulai membaca tentang perekrutan prajurit baru untuk ditempatkan di gerbang Timur, beberapa orang saling menatap rekan mereka,


"ini adalah titah raja Yuan, seperti nya kerajaan kita mulai kekurangan prajurit," ucap salah seorang, dan dengan cepat meninggalkan tempat itu,


"Aku tidak ada urusan dengan ini," gumam Zhi Yuan pelan dan melangkah meninggalkan kerumunan itu dan menatap ke arah tangga penginapan Angsa Perak.


Pemuda itu sedikit membungkukkan tubuhnya, dengan kepala menunduk seperti memberi hormat kepada orang yang lebih tua, saat melihat dua orang yang menuruni tangga, orang itu adalah Wu Xiang Yu bersama seorang Tetua muda Fei dari Sekte Pedang Langit yang sore itu terlihat begitu rapi.


Wu Xiang Yu tampak sedikit terkejut, tidak menyangka akan bertemu dengan pemuda itu, dan mengikuti arah mata pemuda itu yang sedang membaca papan penginapan tempat wanita itu keluar. otak nya mulai bekerja, mata wanita itu terbelalak dan dengan cepat Wu Xiang Yu menutup bibir terbuka nya dengan kedua tangan nya.


"MIINGIIIIRRR....." teriak beberapa pemuda mendorong tubuh Zhi Yuan membuat pemuda itu terhempas beberapa langkah dan menjatuhkan bungkusan, serta barang-barang yang baru saja dibelinya berhamburan.


"ini sempurna," geram Zhi Yuan dan bergerak lincah memunguti barang nya yang berhamburan.


Pemuda -pemuda itu terlihat begitu kekar dan bersenjata, mereka berdiri di hadapan Wu Xiang Yu yang sedang bersama Tetua muda Fei, orang -orang mulai menghentikan aktivitas mereka melihat apa yang sedang terjadi.


Dari beberapa pemuda berbadan kekar itu muncul seorang pemuda yang mengenakan pakaian mewah namun penampilan begitu serampangan dia adalah Wang Kai.


"Kau benar-benar wanita murahan, bahkan kau keluar dari penginapan dengan keparat ini saat hari belum gelap, benar -benar tidak tahu malu," teriak Wang Kai yang terlihat begitu marah seperti orang gila.


Wu Xiang Yu seperti tidak mempedulikan ucapan yang begitu menghina nya, mata nya masih menatap Zhi Yuan yang memungut alat-alat menjahit nya.

__ADS_1


Tetua muda itu maju dan berdiri di hadapan Wang Kai,


"Kau jangan pernah menghina Nona besar Wu, dia bukan wanita seperti itu, aku akan membunuhmu jika kau berani mengeluarkan kata-kata sampah dari mulut kotor mu itu," ucap Tetua muda itu tidak kalah marah.


Wu Xiang Yu mendekati Tetua muda tampan itu,


"Kau urus serangga ini, aku masih ada urusan yang lebih penting," ucap Wu Xiang Yu masih menatap Zhi Yuan yang sedang berjongkok masih mencari beberapa barang nya yang berhamburan.


Tetua muda itu hanya mengangguk, tubuh nya sedikit membungkuk seperti pelayan kepada majikannya, dan Wu Xiang Yu pun melangkah ke arah samping menuju Zhi Yuan.


"Apa urusan penting? wanita lacur, tidak ada yang lebih penting dari tuan muda Wang, kau akan ikut ke penginapan milik ku hari ini, meski aku membunuh semua orang," teriak Wang Kai dan berusaha memegang lengan Wu Xiang Yu.


Namun belum sampai tangan Wang Kai menyentuh lengan panjang Wu Xiang Yu, Tetua muda itu sudah menepis nya, dan melepaskan pukulan ke beberapa bawahan Wang Kai


"blaarrr....."


"blaarrr....."


Beberapa orang mulai terlempar, orang yang awalnya menonton mulai berhamburan menyelamatkan diri dari bongkahan bola api yang di keluarkan Tetua muda itu. Tetua muda itu kini mengeluarkan pedang nya dan mulai menahan gerombolan Wang Kai yang ingin menangkap Wu Xiang Yu.


"Wang Kai berhentilah, kau akan di keluarkan dari Sekte jika melanjutkan ini," ucap Tetua muda itu.


Namun Wang Kai yang sudah di butakan oleh cemburu dan nafsu yang menginginkan tubuh indah Wu Xiang Yu tidak menghiraukan ucapan Tetua muda Fei, mata nya memerah, mencabut pedang nya dan mulai menebaskan nya dengan brutal.

__ADS_1


Tapi Tetua muda yang sudah di ranah pendekar ahli tingkat satu, dengan mudah mengatasi serangan Wang Kai yang masih di ranah pendekar atas tingkat dua, yang mengeluarkan serangan sudah tidak terarah karena marah.


Di sisi lain Wu Xiang Yu yang mengetahui jika Zhi Yuan tidak akan pergi tanpa peralatan milik nya, sedikit berlari dan membantu Zhi Yuan mengumpulkan barang nya, dan menarik pergelangan tangan pemuda itu untuk mengikuti nya untuk menjauhi perkelahian itu.


Keduanya berlari menelusuri jalan kota, dan Wu Xiang Yu keluar dari jalan utama dan menuju sebuah taman di pinggiran kota, keduanya berhenti saat merasa berada di tempat yang aman, dan mulai mengatur nafas mereka untuk mulai berbicara.


Wajah Wu Xiang Yu yang biasa nya begitu anggun dan terkesan dingin, kini terlihat dipenuhi kekhawatiran, mata nya tidak berani menatap ke mata Zhi Yuan namun jemarinya meremas kencang jemari panjang pemuda itu.


"Zhi Yuan, ini tidak seperti apa yang kau bayangkan, aku, Tetua muda, dan penginapan, semua tidak ada hubungan nya seperti yang kau pikirkan itu," ucap Wu Xiang Yu wajah nya terlihat begitu sedih dan kali ini memberanikan diri untuk menatap pemuda itu seperti memohon agar Zhi Yuan mempercayai nya.


Zhi Yuan terlihat seperti orang bingung,


"Nona besar Wu, jika kau khawatir ini mengganggu hubungan mu dengan kakak Zhou, kau tidak perlu menjelaskan apapun padaku, aku tidak akan mengatakan apapun kepada nya, anggap saja aku tidak pernah ada di tempat tadi, nona besar aku mohon diri," ucap Zhi Yuan.


"Tidak.... !!!!! ini bukan tentang Xu Guang Zhou atau siapapun," teriak Wu Xiang Yu yang kini terlihat lebih gila dari Wang Kai.


Zhi Yuan mulai kesal karena wanita itu seperti orang gila,


"Dengarkan aku nona besar, aku tidak peduli jika kau tidur dengan siapapun yang kau su-


"plaakkk...."


Sebuah tamparan di pipi Zhi Yuan membuat pemuda itu menghentikan ucapannya, Wu Xiang Yu dengan cepat menutup bibir nya dengan tangan yang digunakan menampar pemuda itu, seperti tidak percaya jika dirinya baru saja menampar pemuda itu, mata penuh penyesalan nya menatap Zhi Yuan seperti meminta maaf, dan berganti menatap jemarinya yang masih bergetar hebat dengan air mata yang mulai keluar,

__ADS_1


"aku mohon, jangan merendahkan aku seperti ini, aku tidak peduli Wang Kai, Xu Guang Zhou atau seluruh dunia menghinaku, tapi ti-dak... tidak dari bibir mu, ka-u adalah calon suami ku," ucap Wu Xiang Yu wajah nya tertunduk suaranya bergetar.


__ADS_2