Legenda Penjaga Gerbang Timur

Legenda Penjaga Gerbang Timur
Ch. 16


__ADS_3

Tetua, apa benar tentu adalah mayat hidup?" tanya Zhi Yuan.


"Sudah lah bocah kecil, kau tidak perlu memikirkan nya, lagipula itu hanya mitos, cerita untuk menidurkan anak kecil yang nakal, sekarang sudah terang, bersihkan dirimu dan makan," ucap Tetua Zhang dan menelan cincin itu.


Mata Zhi Yuan melebar saat melihat cincin nya di telan oleh Tetua Zhang.


"Tetua itu cincin ku," teriak Zhi Yuan.


"hahaha... tenanglah Yuan'er, cincin itu adalah milik mu, orang lain tidak akan merebut nya darimu, hanya saja saat ini kau tidak bisa menggunakan nya, tanpa energi qi murni cincin itu tidak berguna bagimu," ucap Tetua Zhang.


"tapi Tetua, itu adalah hartaku satu-satunya," ucap Zhi Yuan yang terlihat duduk lemas.


"harta? seperti nya kau begitu penasaran, katakan apa kau siap menggunakan Dantian mu? jika kau siap, aku bisa sedikit membantu mu," ucap Tetua Zhang.

__ADS_1


"aku tidak tahu Tetua, tetua kedua Yang Yu Feng mengatakan aku memiliki tulang cacat saat tulang ku dialiri energi qi, semua tulang ku akan hancur, dan juga Tetua Kedua mengatakan tulang ku ini tidak bisa ditempa," ucap Zhi Yuan.


Kerudung Tetua Zhang sedikit bergerak,


"apa? hahaha.... manusia selalu sombong akan kebodohan nya, sehingga lebih menyukai emas dari pada giok hitam, hanya karena emas lebih berkilau, aahhh... lupakan saja, ini memang sudah takdir mereka," ucap Tetua Zhang.


"Yuan 'er, kau memiliki tulang Sutra, dan tulang sutra biasanya bukan tulang yang diperuntukkan untuk manusia, itu sebabnya manusia tidak tahu cara menempanya, tulang seperti ini memiliki cara penempaan yang berbeda, dan kau seperti nya kali ini memiliki keberuntungan langit Yuan 'er," ucap Tetua Zhang.


"apa maksudnya Tetua," tanpa Zhi Yuan, matanya sedikit berbinar.


Zhi Yuan menggeleng seperti tidak yakin,


"Apa kau melihat bunga teratai di telaga luas di luar kuil tua ini?" tanya Tetua Zhang.

__ADS_1


Zhi Yuan mengangguk,


"Yuan 'er, teratai emas hanya tumbuh di tempat ini, bunga itu hanya bisa berbunga jika menghisap energi mulia dari doa ribuan biksu, selama ratusan tahun, di tempat ini tumbuh 10 ribu teratai emas, jadi di tempat ini kau bisa menempa tulang mu sesuka hati mu," ucap Tetua Zhang, dan bergerak sedikit kepinggir bangku panjangnya.


"Sekarang duduk di samping ku, aku akan membuka Dantian mu, dan juga titik Meridian mu, agar kau mampu menyerap energi dari bunga teratai emas, dan ingat kau bukanlah mendapatkan keberuntungan, karena kau memang memiliki semua nya sejak lahir, aku hanya membuka jalan saja," ucap Tetua Zhang.


"Tetua, jika tetua melakukan nya, itu berarti Tetua akan menjadi guruku? sedangkan aku adalah murid dari Sekte Pedang Langit," ucap Zhi Yuan.


"aahhh.... otak mu terlalu banyak berpikir bocah kecil, aku melakukan nya sebagai balas Budi, kau sudah melayani ku sepenuh hati, tidak semua pelayan mampu melakukan nya, dan beberapa bulan lagi kau sudah keluar dari sekte mu, mereka tidak akan tahu asalkan kau tidak bertarung dalam waktu itu, aku akan mengajarimu Tehnik menyembunyikan energi qi sehingga tidak ada orang yang mampu merasakan energi qi dalam tubuh mu, sekarang duduk lah," ucap Tetua Zhang.


Zhi Yuan tidak bisa bicara, semua nya terlalu mendadak, membuat nya tidak mampu berpikir dan mengikuti semua ucapan Tetua Zhang, bocah itu mendekat dan duduk bersila membelakangi Tetua Zhang, matanya mulai terpejam, dan tiba-tiba beberapa totokan mengenai punggung nya, membuat nya terasa hangat dan nyaman.


"apa kau sudah siap? meski kau saat ini seorang pelayan, tapi kau tetap lah anak dari seorang budak, dan sekarang kau akan mampu berkultivasi, seluruh dunia akan menentang mu, mereka akan menyingkirkan mu, kau akan dianggap noda dalam dunia mereka, hahaha... aku menyukai ini, mungkin saja kau akan hidup dalam kesendirian, aaahhh, Yuan 'er mungkin ini adalah takdir mu," ucap Tetua Zhang masih dengan suara serak nya.

__ADS_1


Telapak tangan Tetua Zhang perlahan menyentuh punggung Zhi Yuan, dan uap kebiruan mulai keluar dari tubuhnya, keringat mulai membanjiri kening Zhi Yuan, Tetua Zhang hanya menggelengkan kepalanya seperti begitu banyak yang dipikirkannya.


"hemmm.... bocah ini penuh dengan kejutan, Dantian nya begitu seimbang, hati yang dingin dan struktur tulang yang begitu baik, jantung berapa di kanan dan juga mata nya yang mampu melihat kutukan, di samping semua itu kemampuan otak kirinya melebihi orang biasa, membuat perhitungan selalu tepat, bocah ini hampir seperti patung biksu penjaga yang terbuat dari logam yang sengaja diciptakan untuk menjaga pusaka kuil, hanya saja bocah ini diciptakan khusus untuk menjadi seorang pembantai, rupanya klan dari bocah ini sudah memiliki kemampuan sejauh ini, mereka benar-benar mengerikan," batin Tetua Zhang, kerudung nya terlihat sedikit bergerak seperti orang menggeleng.


__ADS_2