
Benar seperti ucapan Xiao Ling saat seluruh sekte lain sudah meninggalkan Sekte Pedang Langit, lima Sekte sahabat masih bertahan mereka melewatkan musim dingin di sekte Pedang Langit, namun semenjak kejadian di sungai itu Wu Xiang Yu tidak pernah lagi menatap atau berbicara kepada Xu Guang Zhou ataupun Zhi Yuan, hal ini membuat Xu Guang Zhou itu sedikit kesal, namun saat Zhi Yuan meninggalkan sekte, wanita itu kembali berbicara sebentar dengan nya, dan hanya menatap sekali ke arah Zhi Yuan dengan tatapan kesal.
***
Zhi Yuan meninggalkan Sekte Pedang Langit, di bawah bimbingan Tetua Zhang pemuda itu hanya melakukan penempaan tulang Sutra dan mempelajari tulisan dan bahasa dari kitab tebal milik nya, alhasil dalam enam bulan Zhi Yuan sudah mampu membaca tulisan dan mengerti arti kata-kata dalam kitab itu, dan kini sudah memiliki tulang sutra perak tingkat menengah.
"Yuan'er, kau sudah memiliki tulang sutra perak, kini kau bisa mengalirkan energi qi Yin ataupun Yang milik mu ke seluruh tubuh meski dalam waktu terbatas, nanti kau sendiri akan tahu ambang batas waktu itu, jika tidak salah tulang Sutra perak hanya mampu bertarung dalam level tertinggi selama sepuluh menit, jika kau memaksa melewati nya satu-persatu tulang mu akan hancur," ucap Tetua Zhang.
Zhi Yuan hanya menunduk,
"Apa itu artinya jika dalam sepuluh menit aku belum berhasil membunuh lawan ku, aku akan mati?" tanya Zhi Yuan.
Tetua Zhang menggelengkan kepalanya, menghembuskan nafas panjang nya,
"aahhh.. bunuh? mati?" Tetua Zhang menghentikan ucapannya sesaat, dan kemudian melanjutkan ucapannya dengan nada rendah,
__ADS_1
"Ketahuilah Yuan'er kemenangan sejati tidak harus diakhiri dengan kematian tapi lebih kearah menaklukkan lawan sepenuhnya, tapi melihat kondisi mu kau akan sulit menaklukkan lawan mu dalam waktu terbatas mu, jadi mungkin kau benar, kau harus menghabisi lawan mu sebelum waktu mu habis. Dalam kitab itu terdapat tehnik meringankan tubuh terbaik, tehnik membunuh tercepat, namun sayangnya begitu buruk dalam bertahan, kau memang diciptakan tidak untuk bertahan, jadi saat bertarung mulailah menghitung, aku lihat kau sangat baik dalam hal itu," ucap Tetua Zhang dengan suara parau dan terdengar kesedihan dalam setiap kata-kata nya.
Zhi Yuan hanya mengangguk, dan mencerna setiap kata dari sosok yang tidak pernah diketahui wajah aslinya itu. Selama enam bulan berikutnya Zhi Yuan begitu giat berlatih semua tehnik dasar dari kitab itu, saat semua orang terlelap dalam tidur Zhi Yuan masih berlatih tanpa mengenal lelah, tidak ada yang memacu atau membuat nya melambat, semangat nya begitu konstan, pemuda itu bergerak maju tanpa henti.
****
Yang Yu Feng mengenakan caping bercadar masuk ke sebuah tempat hiburan di daerah pinggiran timur kota Jinyang, beberapa orang juga mengenakan pakaian seperti yang dipakai Tetua Sekte Pedang Langit itu, daerah itu terkenal kejam, dan di kuasai oleh kelompok serigala lapar, mereka bisa melakukan apapun demi emas, bahkan beberapa sekte di daerah itu seperti segan terhadap kelompok ini, karena mereka memiliki beberapa kultivator tingkat raja.
Dengan sogokan lima koin emas kultivator yang memiliki julukan si mata pedang itu diantar seorang berbadan kekar memasuki sebuah ruangan, tampak di tempat duduk utama diduduki oleh seorang pria yang terlihat begitu kasar dengan bekas luka di sepanjang jidat hingga rahang nya, tiga wanita dan dua pria lain sedang minum bersama.
Yang Yu Feng di persilahkan duduk di sisi jauh dari tiga pria itu, dan meletakkan sebuah kotak di atas meja di depannya, salah satu teman dari pria dengan luka itu mendekati Yang Yu Feng, membuka kotak itu, matanya melebar senyum jahat nya terlihat dan ingin mengambil kotak itu untuk di perlihatkan kepada atasan nya, namun tangannya di pegang oleh Yang Yu Feng.
"Tuan, pekerjaan kotor apa yang kami harus lakukan?" ucap pria dengan luka itu, mulai sedikit lebih sopan karena mengetahui jika Yang Yu Feng bukan lah orang sembarangan, karena memiliki kemampuan begitu tinggi dan koin emas banyak, pikiran nya mulai mengarah kepada pejabat tinggi istana kerajaan Yuan.
Yang Yu Feng, hanya diam sesaat, seperti sedang memilah kata yang tepat.
__ADS_1
"Mungkin akan lebih baik jika aku mengetahui rahasia dari Kuil Suci Teratai Emas," ucap Yang Yu Feng.
"Tuan, apa kau ingin kami menyelinap ke tempat itu? hahaha.... tuan kami masih menyayangi nyawa kami," ucap pria dengan luka itu.
"Itu hanya uang muka, semakin banyak rahasia semakin banyak yang di dapat," ucap Yang Yu Feng membuat pria dengan luka itu berpikir beberapa saat.
"Bagus, dua bulan lagi aku akan datang, aku akan membawa banyak uang, kumpulkan sebanyak mungkin rahasia," ucap Yang Yu Feng dan meninggalkan ruangan setengah gelap itu.
****
Di ruangan khusus untuk murid istimewa Sekte Pedang Langit.
Xu Guang Zhou duduk menatap begitu detail tusuk rambut berwarna perak itu sambil merenung, mengingat kedekatan nya sesaat dengan Wu Xiang Yu di sungai itu, kulit merona dan tawa cerah serta wajah indah tak bercela dari Wu Xiang Yu membuat dadanya kembali bergetar hebat.
Pemuda itu tersenyum simpul sambil meremas pelan perhiasan jepit rambut itu.
__ADS_1
"Kali ini aku benar-benar jatuh cinta," guman Xu Guang Zhou sambil memejamkan matanya, mulai memutar otak nya, agar mereka bisa mengulangi kemesraan di pinggir sungai itu.
"apa yang harus aku lakukan? aku tidak boleh mengulur waktu lagi, nona Wu pasti sedang menunggu ku, wanita itu sudah sangat jarang bersama Wang Kai setelah kejadian di sungai itu, ini seperti memberi isyarat darinya agar aku mendekati nya, aku tidak boleh membiarkan kesempatan ini lewat dan membuat nya kecewa, aaahhh... tapi bagaimana caranya aku mendekati nya, aku tidak memiliki alasan untuk memulai percakapan, aku begitu malu," batin Xu Guang Zhou.