
Sebelum nya, bulan penuh sedang menampakkan seluruh wajahnya, di gerbang paviliun Dong Chu sepuluh prajurit yang di perintahkan menjaga keluarga Zhi Yuan sedang berbincang tentang perayaan akhir tahun yang akan di rayakan oleh seluruh negeri beberapa hari lagi, namun tiba-tiba ratusan prajurit sudah di depan gerbang itu, di sisi barat pasukan pemanah melompat ke atas tembok dan berikut nya ke atap bangunan paviliun itu, tanpa menimbulkan suara sedikit pun.
"siapa kalian?" teriak salah satu dari 10 prajurit yang berdiri di depan gerbang sambil mendekati seorang prajurit bertubuh seperti raksasa.
"bammm...." tanpa aba-aba prajurit raksasa itu memukul prajurit yang menghampiri nya, dan tubuh yang langsung kehilangan nyawa itu terlempar menghantam gerbang itu membuat ledakan yang membangunkan setiap penghuni paviliun Dong Chu.
Tanpa kesulitan atusan prajurit itu membantai 9 prajurit kerajaan tanpa ampun, dan mereka mulai merangsek masuk, 118 pengikut setia Zhi Yuan begitu kewalahan karena serangan itu sama sekali tidak ada dalam benak mereka.
****
di bangunan depan Zhi Yuan sudah mendengar ledakan dan suara logam beradu.
"Kakak Zhou tentang apa ini semua?" tanya Zhi Yuan dengan suara serak, kini keningnya sedikit berkerut untuk menahan rasa sakit.
"Meski aku keracunan, dan kau memiliki pedang Dewa, tapi aku bukan lagi Zhi Yuan yang di sekte dulu, kau sama sekali bukan lawan sepadan untuk ku," ucap Zhi Yuan.
Xu Guang Zhou menatap Zhi Yuan dengan tatapan kosong, dan mulai tersenyum, dan menyadari semua ucapan merendahkan pemuda itu benar, dirinya yang mendapatkan semua pasilitas dan sumber daya dari sekte hanya mampu mencapai di ranah pendekar ahli tingkat 1, sebuah pencapaian yang begitu hebat, namun tidak ada apa-apa jika di bandingkan dengan pencapaian Zhi Yuan.
"Kau benar, Tetua Zhang, Medan pertempuran yang ganas sudah menempa mu menjadi iblis, perkembangan kultivasi mu tidak manusiawi, kemampuan mu membantai tidak terbantahkan, belum genap berusia 21 tahun sudah di ranah kultivator raja, dan menjadi Jendral Muda Berbakat, kau tidak terkejar oleh siapapun, tapi adik Zhi.. ingat lah kau masih di tingkat raja saat ini, aku masih memiliki peluang, jadi aku ucapkan selamat tinggal," ucap Xu Guang Zhou sambil memejamkan matanya dalam-dalam, mengumpulkan energi qi di telapak tangan kanan nya.
__ADS_1
"blarrr....." telapak tangan Xu Guang Zhou memukul lantai kayu itu di hadapan nya duduk, energi qi terhempas dari telapak nya membuat meja berkaki pendek itu terangkat sebagian dan menutupi pandangan dari wajah kedua nya.
"sriiinggg......"
Suara pedang tercabut dan pedang itu adalah pedang pusaka tingkat surgawi, Pedang Matahari menembus meja itu tepat di leher Zhi Yuan, namun Zhi Yuan begitu tenang dan hanya memiringkan sedikit kepala nya sehingga pedang Xu Guang Zhou meleset dari lehernya, pedang yang posisi awalnya mengarah vertikal berputar sehingga membentuk posisi horizontal dan bergerak akan menebas leher panjang Zhi Yuan.
Zhi Yuan menundukkan kepalanya rendah- rendah, dan pedang itu melewati kepala nya dan memotong sedikit rambut panjang Zhi Yuan, pemuda yang begitu di takuti di gerbang timur itu melepaskan telapak nya ke arah meja di depannya dan sekaligus menghancurkan meja berkaki pendek itu.
Xu Guang Zhou merasakan tebasan nya luput, dan mengetahui serangan balik dari Zhi Yuan dan mengeluarkan telapak tangan kirinya dengan kekuatan penuh.
"Blaarrr....." meja itu berhamburan di iringi oleh potong rambut yang berterbangan, Xu Guang Zhou mampu menahan telapak tangan Zhi Yuan menggunakan telapak nya juga, namun pemuda pemilik pedang pusaka itu terlempar beberapa meter, ke sudut ruangan.
Xu Guang Zhou, yang dalam posisi merangkak kini berdiri dan melihat gerakan Zhi Yuan.
"Mengehentikan racun agar tidak keluar dari lambung, itu tidak akan bertahan lama, meski baru sedikit namun darah mu sudah bercampur racun, kau hanya menunggu waktu saja, jika aku menjadi dirimu aku tidak akan mengeluarkan energi qi, semakin banyak kau mengeluarkan energi semakin cepat kau mati," ucap Xu Guang Zhou.
"uhukkkkk... preess... " darah hitam menyembur dari bibir Zhi Yuan membuat bibir nya semakin memerah, matanya menatap Xu Guang Zhou penuh rasa tidak percaya.
"Kakak Zhou kau seorang pendekar sejati, kenapa kau harus melakukan hal memalukan ini? aku tidak menyangka kau seputus asa ini," ucap Zhi Yuan.
__ADS_1
Xu Guang Zhou mengalihkan energi qi ke pedang pusaka nya, namun luka dalam dari berpadu tapak dengan Zhi Yuan membuat nya tidak mengambil resiko, dan memasukkan lagi pedang nya.
"Pendekar sejati? hahaha... kau jangan membuat ku tertawa, adik Zhi kenapa kau harus datang ke gerbang Timur? membuat nya tidak tertembus," ucap Xu Guang Zhou.
"aahhh... Pengkhianatan, kau seorang pengkhianat? sejak kapan?" gumam Zhi Yuan bola matanya bergerak kesamping kiri seperti sedang mengingat sesuatu.
Meski dalam waktu yang begitu mendesak, namun pikiran pemuda itu mampu mengingat saat mereka pertama bertemu.
"Kau dan kakak Ling selalu menyebut kata misi, jadi sejak awal kau bukan rakyat Kerajaan Yuan? Kakak Zhou, kenapa kau tidak mengatakan nya saja, kau tahu sendiri aku tidak mengenal kesetiaan kepada Kerajaan ini, jika kau ingin, aku tidak akan kembali ke hutan tua itu," ucap Zhi Yuan.
"Kesimpulan mu selalu tepat, dan aku juga sudah tahu kau tidak memiliki jiwa pahlawan, kau bertempur hanya mengikuti perintah untuk menghabisi pasukan musuh tanpa mengetahui alasan nya, dan kau melakukan dengan sangat baik, tapi aku memiliki alasan lain kenapa aku menginginkan kematian mu adik Zhi, kau adalah tembok tanpa ujung untuk para wanitaku, kenapa wanita yang aku sukai harus begitu tergila-gila padamu, kau adalah pria yang tidak memiliki perasaan, bahkan saat kau mencampakkan mereka, mereka seperti tidak peduli dan selalu setia di sisimu, bahkan mereka tidak pernah menatapku walau sedikit saja, mereka baik padaku karena mereka berpikir aku adalah kakak angkat mu," teriak Xu Guang Zhou, mengeluarkan semua unek-unek yang di sembunyikan nya selama ini.
Zhi Yuan memejamkan matanya bibir tersenyum sambil menggeleng, tampak noda darah di gigi pemuda itu.
"Apa ini lelucon? kau membunuh ku hanya karena wanita? apa kau benar-benar pria berusia 23 tahun? Xu Guang Zhou kali ini aku tidak bisa menerima nya, kau sudah merusak alasan kenapa aku sampai terbunuh, jika memang malam ini hari kematian ku, alasan sampah mu ini akan membuat kematian ku tidak pernah tenang untuk selama nya," ucap Zhi Yuan, yang untuk pertama kalinya terlihat marah di hadapan Xu Guang Zhou, dan pemuda itu mulai mengeluarkan pedang nya.
"Baiklah adik Zhi semua sudah aku katakan, aku tahu aku begitu kekanakan, tapi suka atau tidak itulah kenyataan nya, aku akan meninggalkan mu sekarang, kita sudah bersama dari kecil dan aku tidak ingin melihat tubuh kaku mu itu, dan untuk Nona Zhang dan Nona besar Wu kau jangan khawatir aku akan menjaga para wanita itu puluhan kali lebih baik darimu," ucap Xu Guang Zhou dan berdiri bersiap meninggalkan ruangan itu.
Di luar pertempuran terdengar semakin sengit, api mulai berkobar di berbagai tempat beberapa anak panah kembali menembus dinding kertas dari ruangan Zhi Yuan, Xu Guang Zhou sedikit menggerakkan tubuhnya agar terhindar dari anak panah yang membabi buta, namun tidak dengan Zhi Yuan, pemuda itu hanya meletakkan pedang nya untuk menutupi daerah vital saja dan membiarkan beberapa anak panah menembus jubah nya yang tebal, rasa kecewa dan perhitungan hidup untuk nya yang kecil, membuat nya tidak terlalu peduli lagi.
__ADS_1
"Tunggu Xu Guang Zhou, apa kau pikir aku akan mati dengan racun mu ini?" tanya Zhi Yuan yang kini sudah mengarahkan pedang nya ke arah Xu Guang Zhou.