Legenda Penjaga Gerbang Timur

Legenda Penjaga Gerbang Timur
Ch. 143 - Istana Yangzheng.


__ADS_3

beberapa hari setelah pertunangan Kaisar,


Di Paviliun Chun Yan.


Pintu untuk ruangan tamu kehormatan terbuka, Zhi Yuan melangkah pelan menatap, dua wanita duduk berhadapan, sebuah cincin terletak di meja di hadapan mereka, pemuda itu berlutut dan memberikan hormat dengan kening hampir menyentuh lantai kayu di ruangan itu. dan wanita yang duduk di tempat kehormatan mengangguk, namun penuh wajah kekesalan.


"Yang Mulia ibu Suri apa maksudnya ini?" tanya Penasehat Ming.


"Penasehat, kau tahu betul arti cincin itu," ucap ibu Suri mengangkat wajahnya ke arah Zhi Yuan yang hanya berlutut.


Penasehat Ming menarik nafas pelan, seperti tidak percaya keinginan orang di hadapan nya.


Yang Mulia ibu Suri bukankah sebaiknya di sisa hidup anda melakukan hal yang lebih berguna," ucap Penasehat Ming sudah tidak mampu menahan kemarahannya.


"lancang!! Penasehat kau tidak perlu menasehati ku tentang apa yang berguna dan tidak, mulai hari ini pelayan mu itu akan menjadi bagian dari Istana Yangzheng," ucap ibu Suri melebarkan matanya menatap Penasehat Ming.


Penasehat Ming tersenyum kesal memperlihatkan gigi nya yang merapat,


"Ibu Suri, aku mengenal mu dari masih anak-anak, sebaiknya hentikan, lagipula dia adalah seorang assassin, dan sudah tidak perjaka," ucap Penasehat Ming.


ibu Suri berdiri, dan membuat Penasehat Ming terpaksa ikut berdiri sedikit membungkuk,


"berpengalaman? itu akan lebih menyenangkan, pembicaraan ini sudah selesai, bagus jika kau mengenalku dari kecil, jadi kau tahu betul sifat ku," ucap ibu Suri dan melangkah, berhenti beberapa saat di hadapan Zhi Yuan yang hanya menatap lurus ke depan.


"Kau akan merasakan bagaimana rasanya menjadi bagian terendah dari seorang pria," ucap Ibu Suri dan keluar dari ruangan khusus tamu kehormatan.


Penasehat Ming meletakkan telapak tangannya di atas meja itu, dan dalam hitungan detik meja itu menjadi abu, dan menyisakan sisa-sisa pembakaran melayang di sekitar nya, dan sebuah cincin yang jatuh di lantai dan tergelincir ke hadapan Zhi Yuan.

__ADS_1


"Terimalah cincin itu, dan terima takdir yang sudah kau buat sendiri," ucap Penasehat Ming.


Zhi Yuan mengambil cincin di lantai, dan menatap nya dengan seksama,


"Apa ini?" tanya Zhi Yuan.


"Itu akan membuat mu menjadi salah satu penghuni istana Yangzheng, sebuah istana dalam istana ini, bagi sebagian orang tempat itu adalah surga, namun sebagian kecil menganggap nya neraka," ucap Penasehat Ming.


"Istana dalam istana? aku tidak mengerti," ucap Zhi Yuan menatap majikan nya yang melipat kedua tangannya di bawah gunung besar nya, seperti mencari jalan keluar.


"Baiklah, Istana Yangzheng itu tidak nyata, hanya 10 persen penghuni istana ini yang tahu keberadaan nya, sebuah kenyataan yang tidak pernah tercatat dalam sejarah manapun, namun hal ini ada, ini adalah sisi gelap atau aib yang begitu di rahasiakan," ucap Penasehat Ming.


Zhi Yuan membuka bibir nya karena kesal ucapan dari Penasehat Ming yang semakin membingungkan.


"Nyonya, bisakah kita bicara menggunakan bahasa pria saja!" ucap Zhi Yuan karena ucapan wanita terlalu berputar-putar untuk tujuan pembicaraan nya.


Penasehat Ming mengangguk,


Zhi Yuan menelan ludah yang seperti tersangkut, jemarinya merapat penuh energi kematian, Penasehat Ming merasakan kemarahan dari pemuda itu.


"Ini pasti salah, bagaimana bisa Ibu Suri yang begitu mulia memiliki hal memalukan seperti ini," gumam Zhi Yuan.


"hahaha.... Mulia? kau terdengar berpikir seperti bukan manusia saja, dengarkan aku baik-baik, ibu Suri dianggap pemegang kemuliaan, kesetiaan, keagungan,dan dia di anggap ibu semua wanita, namun dia tetap lah manusia yang masih memiliki nafsu, dan janda Kaisar biasanya begitu cantik dan sangat berbahaya saat berkerjasama dengan banyak pejabat pria Kekaisaran, jadi untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan maka Kekaisaran memberikan nya sebuah pelayanan istimewa, dan itu adalah Istana Yangzheng, banyak Ibu Suri yang menolak pelayan ini, namun ada yang menerima nya, saat Ibu Suri meninggal semua yang pria penghibur nya akan di bakar untuk ikut bersamanya, tidak akan ada bukti hidup yang menyebar keluar, ini akan tetap menjadi rahasia paling gelap yang tidak akan bisa di buktikan kebenaran nya sampai kapanpun," ucap Penasehat Ming.


"Nyonya... tolong beri perintah mu? selain bunuh diri aku akan melakukan apapun yang kau perintahkan, dan tolong bebaskan aku dari penghinaan ini," ucap Zhi Yuan.


Penasehat Ming mengerutkan keningnya, dan menggeleng.

__ADS_1


"Aku tahu kau bukan pemuda mesum, meski tidak murni, kau memiliki darah seorang assassin yang masih mempunyai sedikit kehormatan, dan tentang perintah ku? saat ini sembunyikan semua identitas mu, jangan bertarung sebelum titik kematian mu, lakukan apapun yang di minta Ibu Suri sampai aku menemukan cara terbaik untuk menukar mu kembali," ucap Penasehat Ming.


Zhi Yuan masih penuh kemarahan, pemuda itu memejamkan matanya mencoba mengatur nafasnya.


"Ibu Suri masih menyimpan dendam padamu, kau sudah membunuh kekasih nya, meski dengan alasan apapun dia akan tetap membencimu, tapi tenanglah! aku dengar Ibu Suri yang sekarang tidak sampai meniduri pria penghibur nya, jadi sekarang pergilah!" ucap Penasehat Ming, dan melambaikan tangan nya membuat pintu di belakang Zhi Yuan terbuka, beberapa dayang dari Ibu Suri sudah bersiap menyeret Zhi Yuan dengan menutup wajah pemuda itu.


****


Dua bulan sudah berlalu di Istana Yangzheng


Sebuah istana kecil di belakang Paviliun Bulan, istana itu memiliki tiga paviliun yang sangat cantik di sekitar nya, paviliun bunga Krisan adalah bunga kesukaan ibu Suri, Paviliun bunga fushia, dan terakhir Paviliun bunga persik. setiap Paviliun itu memiliki dua pria penghibur dan mereka selalu bersaing untuk mendapatkan perhatian ibu Suri, karena akan mendapatkan banyak keuntungan.


"Adik Zhi kau begitu bodoh, kau hampir tidak bisa melakukan apapun juga, selain tampang mu yang indah itu. Bagaimana kau bisa menjadi kesayangan Yang Mulia Ibu Suri jika kau masih di tingkat 1, aahh... Paviliun bunga persik kita akan selalu menjadi bahan tertawaan dari Paviliun lain nya," ucap Bai Fang seorang pria berusia sekitar 22 tahun.


Pria itu terlihat cukup tampan, meski tidak memiliki kharisma sama sekali. Bibir yang begitu tipis dengan tubuh ramping dan terlihat selalu memperhatikan pakaian yang dikenakan nya, membuat nya tidak pernah di perhitungkan dalam perebutan perhatian Ibu Suri.


"Adik Zhi.... kenapa kau tidak pernah bicara?" ucap pemuda itu dan melihat Zhi Yuan hanya terdiam membuat nya terlihat putus asa,


"Lupakan saja, aku saja yang begitu pintar selama lima tahun hanya di tingkat 3, dan tidak pernah di panggil, kenapa aku harus berbagi Paviliun dengan bocah tidak berguna ini," ucap pria itu terus marah sambil memperbaiki pakaian nya di depan cermin.


Zhi Yuan hanya menatap pria yang memarahinya,


"Apa kau pikir aku peduli?" batin Zhi Yuan menggeleng.


"Ini sudah saat nya, sebaiknya kau tidak melakukan kesalahan, ini adalah ujian untuk mu, dan setelah itu kita akan mendapatkan liburan, cepat sisir rambut mu dulu!!" teriak Pria itu terlihat semakin marah.


Zhi Yuan mengerutkan keningnya,

__ADS_1


"Apa kita akan menghadap ibu Suri?" tanya Zhi Yuan.


"Apa kau tidak bisa membaca? hanya penghibur tingkat 3 yang bisa melayani Ibu Suri, dengan kemampuan kita, ibu suri akan membunuh kita sebelum menyelesaikan satu lagu, sekarang kita akan belajar mengeluarkan kharisma seorang pria sejati," ucap Pria itu dan menarik tangan Zhi Yuan untuk mengikuti nya.


__ADS_2