
Xu Guang Zhou yang membelakangi Zhi Yuan yang bersiap pergi menghentikan langkahnya, namun tidak berbalik kearah pemuda yang menjadi teman kecil nya dulu, matanya memejam dalam -dalam. seteguk darah keluar dari bibir Xu Guang Zhou akibat beradu tapak dengan pemuda itu.
"Luka ku cukup parah, aku sama sekali bukan lawannya, dia benar-benar di luar jangkauan ku," batin Xu Guang Zhou.
"Dengar... racun itu mampu membunuh seorang pendekar suci, aku yakin racun itu akan membunuhmu, dan beberapa orang setia ku akan memastikan nya," ucap Xu Guang Zhou dan menggeser pintu di depan nya, dan meninggalkan Zhi Yuan.
Zhi Yuan mengingat Dewi Zhang Ziyi yang sedang membuka gerbang, dan dengan cepat pemuda itu melesat keluar ruangan itu dan melihat ke arah rumah tempat Tetua Zhang bermeditasi, hati nya sedikit tenang saat melihat tempat itu belum tersentuh.
Zhi Yuan mulai membantai para penyerang itu, dan seorang pria berpakaian Biro Banteng Besi sudah di hadapan nya.
Pria dengan dua pedang sejajar menatap nya dengan hawa pembunuh begitu pekat,
"Aku pernah mendengar bawahan ku bertarung dengan mu di gerbang timur, dan aku sama sekali tidak percaya, jadi hari ini adalah keberuntungan sekaligus kehormatan ku bisa berhadapan dengan mu," ucap Pria itu, dan perlahan mencabut kedua pedang nya.
Zhi Yuan mengeretakkan gigi samping nya menahan racun di dadanya,
"Apa kau pimpinan Biro Banteng Besi Liu Yen, sang naga kembar? aku harap kau lebih baik dari bawahan mu itu," ucap Zhi Yuan dan sudah melihat lambang naga di ujung gagang kedua pedang itu.
"Benar aku Liu Yen, dan aku akan berusaha yang terbaik untuk menghibur anda, dan ini hiburan terakhir anda, jadi mohon dinikmati," ucap Pria itu yang terlihat sopan seperti begitu segan terhadap Zhi Yuan.
"Naga Kembar menerjang langit," teriak Liu Yen, mengeluarkan tehnik terkuat nya, karena sudah mendengar jika pemuda itu adalah pembunuh tercepat saat ini di seluruh daratan.
Liu Yen melepaskan tebasan nya, tubuh berputar begitu cepat, pergerakan nya begitu gesit dan brutal menyerang ke arah mematikan, Zhi Yuan melompat ke udara dan berputar menghindari serangan dari dua pedang energi yang berbentuk naga.
__ADS_1
Serangan dua pedang itu begitu rapi mengurung tubuh Zhi Yuan, seperti tidak ada celah untuk menyelamatkan diri,
"Seberapa lama kau akan bertahan di udara Jendral kecil," ucap Liu Yen seperti begitu menikmati pertarungan nya.
Zhi Yuan bergerak di sela-sela dua Naga itu, Pergerakan begitu lentur dan di bantu tehnik meringankan tubuh nya yang berpijak di butiran salju membuat mampu bergerak semakin tinggi saat terdesak, tidak ada kesulitan yang berarti bagi pemuda itu,
"Bagaimana dia tidak turun begitu lama," batin Liu Yen dan mengeluarkan seluruh kekuatan nya, karena sedikit saja lengah nyawanya akan melayang.
Zhi Yuan memejamkan matanya, merasakan desingan pedang energi di sekitar nya,
"Ini sangat membosankan, 18 Perubahan Pedang iblis Salju," teriak Zhi Yuan.
Dan tiba-tiba Salju semakin deras, udara dingin terasa begitu menusuk, energi qi yang keluar dari pedang Zhi Yuan menghempaskan Salju di tanah, membuat nya bertebaran ke segala arah, dan berubah menjadi butiran yang begitu mematikan.
sreessshhh....
Darah mulai keluar dari tubuh Liu Yen.
Mata Liu Yen terbelalak, pergerakan pedang energi Zhi Yuan tidak menentu dan berubah begitu cepat dan memotong dua aliran naga kembar itu,
"Tehnik ini begitu mengerikan, bagaimana aku bisa membedakan salju dan pedang energi di saat yang bersamaan," batin Liu Yen dan menghentikan serangan nya dan fokus membuat perisai di sekitar nya.
Trangggggg.....
__ADS_1
traannnggggg...
Semua tebasan Zhi Yuan tidak mampu menembus perisai Liu Yen, dan Zhi Yuan mengehentikan serangan nya dan mendarat tidak jauh dari pemuda itu.
"Cih... tehnik pedang naga kembar ini begitu terkenal kecepatan di istana kerajaan Yuan, apa ini yang kau sebut cepat? jika hanya seperti ini kau akan terbunuh hanya dalam 8 menit di hutan tua Gerbang Timur, jika kau ingin hidup teruslah bersembunyi dalam cangkang itu," teriak Zhi Yuan.
Pemuda yang membawa pedang ganda itu hanya menggeleng, tujuan nya adalah membunuh pemuda itu namun dirinya tidak akan selamat jika keluar dari perisai nya, dan pedang iblis Salju itupun reda.
"Bagaimana bisa aku membunuh orang ini," batin Liu Yen dan membuka perisai sambil mencari celah.
"Aku tidak menyangka kemampuan meringankan tubuhnya begitu tinggi, sehingga pemuda itu dapat mengulur waktu di udara, ini di luar perhitungan ku, dan pedang energi ini seperti tidak ada habisnya dari balik butiran salju ini" batin pria itu.
"Hari ini aku menjadi saksi jika si pemetik Salju bukanlah hanya omong kosong belaka," ucap Liu Yen.
Pemuda berpedang ganda itu sedikit membungkukkan tubuh nya, dan satu tangan nya ke belakang punggung nya.
"Aku tidak akan membiarkan nya di udara," batin Liu Yen.
"ini adalah tehnik terakhir ku, Tehnik ini selalu berhasil di saat terdesak, naga baja penghancur jiwa," teriak Liu Yen, menekankan kakinya kencang ke belakang, dan melesat kearah Zhi Yuan, dan menyerang dengan begitu brutal, di saat bersama kedua pedang energi dari Liu Yen berubah menjadi naga logam yang terlihat begitu mengerikan.
traannnggggg....
traannnggggg....
__ADS_1