Legenda Penjaga Gerbang Timur

Legenda Penjaga Gerbang Timur
Ch. 146 - Penunjukan Ibu Suri baru.


__ADS_3

Dayang tua itu mundur dengan tubuh membungkuk sambil menutup bibirnya, mata ibu Suri semakin terbelalak, dan ingin menampar Penasehat Ming namun wanita itu dengan mudah menangkap tangan ibu Suri.


"lancang!!! berani nya kau mengatakan kebohongan yang tidak boleh di ucapkan oleh siapapun! aku sudah mendengar jika Yang Mulia hanya tidak sadarkan diri karena kelelahan, dan tabib istana mengatakan semua baik-baik saja, bahkan kejadian nya masih di ruang perjamuan," teriak Ibu Suri.


Penasehat Ming menghempaskan tangan wanita itu, dan tersenyum getir.


"bukan tidak sadarkan diri, tapi Yang Mulia Kaisar tertidur, dan aku sangat yakin ini bukanlah tidur biasa, karena aku pernah melihat hal seperti ini, besok pagi Yang Mulia Kaisar tidak akan pernah bangun lagi," ucap Penasehat Ming.


Ibu Suri menutup bibirnya dan mundur beberapa langkah dan duduk di sebuah bangku, pikiran nya menjadi kosong, dan sangat tahu jika ucapan Penasehat Ming tidak pernah bicara omong kosong.


"Katakan Penasehat bagaimana menolong Kaisar saat ini?" tanya Ibu Suri.


Penasehat Ming menatap Zhi Yuan dalam-dalam, jika saja dirinya masih memiliki kemampuan membaca masa depan hal ini mungkin saja bisa di hindari. namun wanita itu juga tidak bisa mengatakan yang sebenarnya jika itu adalah perbuatan seorang pembunuh Klan Munzhi yang di perintahkan oleh penguasa Klan.


"Jika aku tahu caranya membangunkan Kaisar saat ini, aku pasti sudah melakukan nya," ucap Penasehat Ming.

__ADS_1


Penasehat Ming melempar pakaian kebesaran Ibu Suri ke arah wanita yang masih duduk membeku itu.


"Tidak ada waktu untuk diam, sebaiknya kau kumpulkan orang-orang kepercayaan mu, perintahkan untuk mempertahankan Ratu yang baru, kita harus sudah siap sebelum terjadi perpecahan ke arah pembantaian besok," ucap Penasehat Ming.


Ibu Suri tampak berpikir keras,


"Apa ini ulah Ratu?" tanya Ibu Suri.


"Yang Mulia.... jika penguasa istana Giok ingin kekuasaan Yang Mulia Kaisar, kami pasukan gunung Huanlun akan membunuh seluruh keluarga kekaisaran ini dengan mudah, dan merebut nya secara terbuka, tidak perlu dengan rencana berbelit-belit seperti ini, Yang Mulia sendiri tahu bagaimana penguasa kami menyukai pembantaian," ucap Penasehat Ming.


Malam pernikahan itu terlihat begitu meriah, namun sebagian orang-orang tinggi di istana kekaisaran adalah sebuah bencana, Kaisar masih bernafas namun tidak akan melewati malam ini, dan ibu Suri sudah menyiapkan semuanya, setelah memimpin pertemuan, wanita itu masuk ke ruang tidur Kaisar ditemani beberapa orang yang memiliki kedudukan kunci tetap di tempat itu.


Wajah setiap orang begitu tegang, puluhan tabib istana sudah di kerahkan namun semua organ Kaisar terlihat sangat normal, dan saat matahari terbit, semua ucapan Penasehat wanita itu menjadi kenyataan, kabar duka sudah tersebar keseluruhan Istana di sertai dengan teriakan dan tangisan. simbol-simbol yang menunjukkan Kaisar meninggal sudah di pasang, dan Aula agung menjadi begitu panas, penuh dengan ucapan mengerikan.


Semua orang mengenakan pakaian berkabung, Ibu Suri duduk dengan wajah tegak, meski terlihat begitu terpukul karena kematian putera nya, tidak ada setetes air mata pun terlihat di wajah nya, namun sorot mata marah terlihat jelas ke arah Zhou Lu Zi yang baru menduduki posisi Ratu, menganggap semua ini karena kesialan dari wanita itu.

__ADS_1


"Yang Mulia ibu Suri, ini tidak bisa di biarkan, ini begitu nyata kematian Yang Mulia Kaisar akibat menikahi ratu saat ini, sebaiknya kita menghukum Ratu," ucap seorang menteri yang paling senior.


Zhou Lu Zi terlihat begitu tenang, mata jernih nya masih menatap seluruh menteri tanpa ekspresi sedikit pun juga.


"Menghukum ku? kita lihat apa kemampuan mu sebesar ucapan mu," batin Zhou Lu Zi.


Seorang menteri yang juga terlihat sepuh maju selangkah,


"Menteri pertahanan, apa kau kehilangan logika, Yang Mulia Kaisar sendiri yang mati-matian menginginkan pernikahan ini, jika sekarang terjadi hal seperti ini Yang Mulia Kaisar lah yang bisa dipersalahkan, lagipula tidak ada bukti racun atau kekerasan di tubuh Yang Mulia, jadi Ratu tidak bisa dituntut karena kesalahan yang tidak diperbuat oleh nya, kita semua melihat ratu sama sekali tidak melakukan apapun terhadap tubuh mendiang Kaisar kemarin, dan jika ingin menuduh seseorang mencelakai Kaisar, maka kita semua berpeluang menjadi tersangka, termasuk anda menteri pertahanan," ucap menteri itu.


"Aahhh..." menteri pertahanan mundur beberapa langkah seperti ketakutan karena dirinya juga duduk di dekat Kaisar saat kejadian.


"Sudah cukup!!! ucap Ibu Suri, dengan wajah terlihat begitu kelelahan, dan muak dengan pertengkaran para menteri nya saat suasana hatinya begitu hancur.


"aahhh... aku sudah begitu lelah, menteri urusan luar, aku melihat kau begitu pintar melihat keadaan ini, jadi dengarkan perintah ku, kumpulkan beberapa orang mu, kematian ini sangat tidak wajar, selidiki penyebab kematian Yang Mulia sampai tuntas, menteri ritual siapkan pemakaman Yang Mulia dengan sebaik-baiknya, dan mulai hari ini putera mahkota di angkat menjadi Kaisar, dan Ratu akan menempati posisi ibu Suri," ucap ibu Suri lagi dan semua orang berlutut menerima keputusan ibu Suri itu.

__ADS_1


*****


__ADS_2