Legenda Penjaga Gerbang Timur

Legenda Penjaga Gerbang Timur
Ch. 38 - Izin hati


__ADS_3

"Apa kau puas? perisai itu tidak akan berguna jika hatiku mengizinkan nya," bisik Wu Xiang Yu.


Wu Xiang Yu menatap Xu Guang Zhou dan Xiao Ling bergantian,


"Maafkan aku, aku tidak bisa memanggil kalian dengan sebutan adik lagi, karena calon suami ku sendiri memanggil kalian dengan sebutan kakak, jadi aku harus mengikuti tempat suami ku, kakak Zhou, kakak Ling selamat atas pertunangan kalian," ucap Wu Xiang Yu.


Wanita itu melepaskan tangan Zhi Yuan yang seperti membeku, kedua tangan wanita itu begitu lincah menuangkan teh ke dua cawan dan menyerahkan kepada Xiao Ling dan Xu Guang Zhou, semua orang di meja itu hanya terdiam, otak mereka seperti masih belum bisa mengerti maksud dari ucapan Wu Xiang Yu.


"Nona besar Wu, apa maksud semua ini? katakan dengan jelas!," ujar Xiao Ling dan menahan cawan yang diberikan Wu Xiang Yu, dengan telapak tangan nya.


Wu Xiang Yu hanya mengangguk,


"Kakak Ling, aku adalah calon istri dari pemuda ini," ucap Wu Xiang Yu dan menatap Zhi Yuan yang memejamkan matanya hanya sebelah.


Xiao Ling berdiri sedikit mundur dari meja itu, membuat bangku indah yang diduduki nya terjatuh.


"Nona besar Wu, sebaiknya jangan bercanda di saat seperti ini, aku mohon," ucap Xiao Ling yang sudah tidak tahan dengan ucapan Wu Xiang Yu.


Wu Xiang Yu yang mendapat tekanan dari Xiao Ling bukan nya melemah, wanita itu justru melebarkan matanya menatap Xiao Ling penuh ancaman seperti siap bertarung dan meletakkan cawan di meja.


"Nona Xiao, kau baru saja mengatakan aku bercanda?" ucap Wu Xiang Yu sambil mengeluarkan lencana perjodohan yang sudah menyatu dengan milik Zhi Yuan, dan meletakkan nya di atas meja besar itu.


"Apa kalian mengenal lencana ini? ini adalah lencana perjodohan, sekaligus pusaka leluhur dari keluarga Wu, dan ayah ku memberikan setengah nya kepada Tetua Yang, dan Nona Xiao, aku orang yang tidak pernah menganggap perjodohan dari mendiang ayahku adalah sebuah candaan, dan ini bukan lelucon!" ucap Wu Xiang Yu begitu tegas, sambil mengambil lencana itu kembali.


Xu Guang Zhou memejamkan matanya, tangan nya mengepal begitu erat,


"Bagaimana hal seperti ini bisa terjadi?" batin Xu Guang Zhou.

__ADS_1


Xu Guang Zhou berdiri seperti ingin menenangkan Wu Xiang Yu,


"Nona Wu, tunggu sebentar, ini seharusnya tidak terjadi, maksud ku... apa Nona tahu jika Zhi Yuan ini adalah,"


"anak seorang budak?" Wu Xiang Yu menyambar ucapan Xu Guang Zhou, membuat pemuda itu hanya menelan ludah nya.


"Aku tahu semuanya, bahkan aku tahu jika lencana itu awalnya di berikan padamu, tapi kau memberikan nya pada Zhi Yuan, jadi kakak Zhou, kau sudah memberikan calon istri mu yaitu aku, kepada Zhi Yuan, dan aku akan melayani nya sepenuh hati ku," ucap Wu Xiang Yu.


Xu Guang Zhou hanya terduduk, sebenarnya dia ingin menjelaskan jika sedari awal dia mengetahui jika Wu Xiang Yu adalah calon istrinya maka dia tidak akan memberikan lencana itu pada Zhi Yuan, bahkan dirinya lebih memilih wanita itu daripada apapun di dunia ini, namun saat ini Xiao Ling ada di dekatnya, pemuda itu harus mencari waktu yang lain.


Mata Xiao Ling semakin melebar dan menatap marah ke arah Zhi Yuan, wanita itu terlihat begitu kecewa, dan tidak bisa menerima nya, jika Zhi Yuan menjadi milik orang lain.


"Adik Zhi, katakan semua ucapan nona besar Wu itu tidak benar!!" tanya Xiao Ling.


Wu Xiang Yu mengerutkan keningnya,


Zhi Yuan berdiri, di dekat Wu Xiang Yu, kedua terlihat memiliki tinggi yang sesuai, wajah pemuda itu terlihat tenang sambil mengangguk.


"Semua yang di ucapkan Nona Wu adalah benar Kakak Ling, seperti nya aku sudah merusak suasana bahagia ini, Kakak Zhou, Kakak Ling aku mohon diri, Nona Wu kita pergi," ucap Zhi Yuan dan menarik pergelangan Wu Xiang Yu ingin meninggalkan tempat itu.


Wu Xiang Yu terlihat tersenyum penuh kepuasan, saat pergelangan tangannya di pegang oleh Zhi Yuan,


"Kakak, aku mohon diri," ucap Wu Xiang Yu cepat, sambil tersenyum riang ke arah Xu Guang Zhou dan Xiao Ling, dan sedikit berlari karena tangan nya sudah di tarik Zhi Yuan.


Namun keduanya harus menghentikan langkah mereka saat mendengar keributan di luar rumah makan itu, terdengar suara seorang pemuda berteriak begitu kencang, Zhi Yuan begitu mengenal pemilik suara itu.


"itu suara Liu Fang," gumam Zhi Yuan.

__ADS_1


"Liu Fang?" tanya Wu Xiang Yu yang memang bukan murid dari Sekte Pedang Langit, dan tidak mengenal si pembuat onar Liu Fang.


Beberapa orang sudah keluar dari rumah makan itu untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi.


Dua penjaga rumah makan itu menjadi bulan-bulanan dari bawahan Liu Fang, pemuda itu terus memanggil nama Xiao Ling dengan mata memerah, seperti pemuda itu sedang di pengaruhi minuman keras.


"Hentikan!!!" teriak Xiao Ling.


Wanita bergaun biru itu melangkah mendekati Liu Fang.


"apa yang kau lakukan?" tanya Xiao Ling.


Liu Fang menggosok kening nya dengan jemari nya, sambil tersenyum simpul.


"Akhirnya kau keluar juga adik Ling, kau tahu mengapa aku berada di sini saat ini, aku akan menghentikan pertunangan kalian, aku akan mengatakan tentang malam itu pada semua orang," ucap Liu Fang pelan.


"Cukup, sekarang aku sudah memiliki calon suami, dan aku sudah memberikan kesucian ku pada nya, ancaman mu tidak berguna lagi, itu adalah masa lalu, waktu itu aku masih terlalu muda, dan bodoh, aku tidak tahu isi hati ku yang sebenarnya, jadi jika kau masih menyayangi keluarga mu, sebaiknya kau pergi, kau hanya berada di ranah menengah tingkat tujuh, kau bisa lihat orang-orang di sekitar ku," bisik Xiao Ling.


Liu Fang membeku untuk beberapa saat, hatinya begitu hancur mendengar pengakuan Xiao Ling, dan kemarahan mulai menguasai nya, kepala nya menggeleng tidak rela Xiao Ling menjadi milik orang lain,


Xiao Ling melangkah berbalik namun Liu Fang menarik tangan Xiao Ling namun wanita itu menghempaskan tangan nya, dan pemuda itu dengan cepat meraih jubah nya, dan Xiao Ling melompat ke udara untuk menyeimbangkan tubuh nya serta berputar agar lepas dari genggaman Liu Fang, namun energi qi dari Liu Fang begitu besar dan dengan mudah jubah Xiao Ling tersobek memperlihatkan punggung nya yang halus.


Mata Xiao Ling terbelalak, wajah nya memerah karena marah dan malu, wanita itu menunjuk wajah Liu Fang dengan telunjuk nya.


"Liu Fang.... kau sudah mempermalukan aku, lihat saja, keluarga Liu mu akan hancur," ucap Xiao Ling, membuat wajah Liu Fang sedikit memucat, karena memang selama ini bibi Xiao Ling selalu membantu keluarga Liu Fang.


Zhi Yuan melangkah menuju ke arah Liu Fang, namun Wu Xiang Yu memegang lengannya,

__ADS_1


"Aku tahu kau ingin membantu, tapi saat ini nona Xiao memiliki orang yang lebih berhak melindungi nya dari pada mu, dan kau tidak boleh mengambil hak orang lain," ucap Wu Xiang Yu dan menganggukkan wajahnya ke arah Xu Guang Zhou.


__ADS_2