
"Jadi apa ibu suri akan melepaskan iblis itu?" tanya Zhi Yuan.
"Tentu saja, ibu suri begitu mencintai kekasihnya itu, di akhir usia nya mungkin ibu suri ingin bersama dengan kekasih nya itu untuk terakhir kalinya, tapi tenang lah! mahluk itu hanya setengah iblis, seorang manusia di ranah suci, karena tidak bisa mengendalikan iblis hati, maka secara tidak sadar akan menyebrang ke alam iblis, kemampuan nya hanya di ranah suci tingkat satu, dan istana ini di penuhi oleh kultivator ranah suci, namun mereka seharusnya berhati-hati, seekor iblis biasanya memiliki kelebihan tersendiri," ucap Penasehat Ming menatap mata ke arah Zhi Yuan.
Zhi Yuan mengangguk, dirinya juga tidak perduli meski Kekaisaran itu hancur,
"Nyonya kenapa kau menolong ku mendapatkan Dantian itu?" tanya Zhi Yuan.
"kau dan kedua kakak mu sudah aku anggap keponakan ku sendiri, panggil saja aku bibi," ucap Penasehat Ming.
Zhi Yuan hanya tersenyum dan meneguk isi guci porselen nya yang berbentuk mirip labu siam.
"Apa kau senaif itu? katakan sebenarnya, dan mungkin aku lebih bisa menghargai nya," ucap Zhi Yuan.
"Naif? jika ada orang seperti itu saat ini, orang itu adalah dirimu, lihat kau seorang pembunuh Klan Munzhi, demi seorang wanita kau membiarkan dirimu menjadi pelayan, itu sudah mempermalukan Klan Munzhi, aku akan jujur padamu, aku menginginkan kematian mu, tapi aku tidak bisa melakukan nya dengan tangan ku sendiri, jadi aku membawa mu di dekat ku, agar aku bisa selalu mengawasi mu dan akhirnya melihat saat hari bahagia itu," ucap Penasehat Ming.
"Apa menjadi Klan Munzhi begitu hebat? menjadi pembunuh? percayalah aku sudah pernah seperti itu, tidakkah aku berhak memilih kebahagiaan ku sendiri?" ucap Zhi Yuan seperti berteriak.
__ADS_1
Penasehat Ming mengerutkan keningnya,
"Cih... Dia benar-benar masih seorang bocah," batin Penasehat Ming.
"hahaha... pengingkaran, seekor singa menganggap diri mereka domba, berkumpul dengan nya, dan mencoba ikut memakan kebahagiaan cinta, kita akan lihat... lapar akan menunjukkan diri mereka yang sesungguhnya, kau tidak akan dapat menghindari nya, kau bisa membuktikan nya jika kau tidak akan pernah bisa bersama wanita yang kau cintai, pedang kesedihan sudah memilih mu, dan takdir itu akan mulai tertulis di telapak tangan meski saat ini kau tidak memiliki garis tangan," ucap Penasehat Ming.
Zhi Yuan perlahan melihat telapak tangan nya dan benar setelah bangkit dari kematian nya, pemuda itu tidak memiliki garis tangan seperti manusia lain nya, pemuda itu hanya tersenyum kesal,
"Pedang kesedihan? apa kau gila? kenapa semua orang menganggap aku memiliki pedang kesedihan, dengar Nyonya pedang kesedihan adalah pusaka Dewa, dia akan berada di tangan ku saat aku menginginkan nya, apa kau melihatnya sekarang saat aku menginginkan nya? jika kau melihat nya aku bersedia memanggil mu ibuku," teriak Zhi Yuan membentangkan tangan nya.
Dan tiba-tiba uap kehitaman muncul di tangan kanannya dan berubah menjadi sebuah pedang yang sudah begitu sering di lihat nya, membuat Zhi Yuan begitu terkejut, pemuda itu setengah berlutut menancap pedang nya di atap paviliun itu, matanya terpejam tidak percaya jika selama ini itu adalah pedang Dewa terakhir.
Penasehat Ming hanya mengangguk,
"Jika itu membuat mu senang? kau bisa menganggap aku yang melakukan trik itu, mulai lah menangis gadis bodoh, dan jangan lupa, panggil aku ibu!" ucap Penasehat Ming menyebut Zhi Yuan seorang gadis, dan meninggalkan Zhi Yuan yang berlutut sambil membeku, tampak begitu terpukul.
***
__ADS_1
Tengah malam Penasehat Ming dan Kaisar di ikuti oleh beberapa biksu serta pendeta di ranah kultivator suci sudah berada di ruang bawah tanah di paviliun bulan, terlihat sebuah gerbang terbuat dari batu di penuhi dengan jimat pelindung terbuat dari kertas berwarna kuning dengan simbul- simbul-suci, dan juga sebuah patung mengerikan menempel di gerbang batu itu dan terikat selendang merah dan terikat di beberapa penjuru.
Seorang Biksu sepuh mendekati gerbang batu setinggi empat meter itu, telapak tangannya yang kurus itu memukul pelan patung mengerikan itu membuat sebuah sinar berbentuk lonceng besar muncul, Biksu itu menulis beberapa simbol di sinar lonceng keemasan itu, dan sesaat patung mengerikan itu mencair dan lenyap bersama cahaya berbentuk lonceng itu.
Gerbang batu itu mulai bergetar dan bergerak terbelah menjadi dua.
"Wussshhhh....." angin dari dalam ruangan itu terhembus melewati tubuh mereka, aroma pengap dan hawa iblis begitu tercium pekat, Penasehat Ming mengikuti para kultivator handal itu masuk, matanya menatap celah bata di bawah lantai itu tampak bekas basah. beberapa kultivator suci itu melepaskan elemen api nya ke seluruh dinding membuat tempat ini menjadi terang.
Tepat di tengah ruangan luas itu tubuh seorang pria terlihat tergantung, beberapa bagian tubuh nya tertembus rantai yang memiliki simbol, namun pria itu tampak seperti tertidur dengan lelap
Wanita itu mengerutkan keningnya, dan memejamkan matanya, bibir nya mulai merapal mantra dan membaca ingatan dari manusia setengah iblis itu, dan tiba-tiba bibir wanita cantik itu sedikit melengkung keatas.
"Jadi dalam beberapa tahun terakhir seorang pelayan di tempat ini sudah membantu nya, iblis ini hanya berpura-pura lemah, dia sudah mendapatkan ratusan darah dari para pelayan wanita, dan juga darah perawan, ini sempurna iblis ini akan membantu ku menyingkirkan bocah tanpa takdir itu," batin Penasehat Ming.
Terlihat Kaisar muda mulai berbincang dengan beberapa kultivator,
"Biksu bagaimana menurut anda?"' tanya Kaisar muda itu seperti tidak sabar.
__ADS_1
"Yang Mulia, iblis ini sudah lemah, dia tidak akan berbahaya, aku akan menyegel Dantian nya, meski begitu mohon Yang Mulia mempertimbangkan nya, kita tidak seharusnya melepaskan iblis ini," ucap Biksu sepuh itu dengan suara tua nya dan sedikit menggeleng.