Maafkan Aku, Istriku...

Maafkan Aku, Istriku...
Bab 102 Daniel Menemui Adi


__ADS_3

Terdengar suara mesin mobil berhenti di depan rumah Adi. Lalu seseorang melangkah masuk ke dalam rumah menuju ruang tengah. Di sana sudah ada bu Rina, Adi dan Shasha telah selesai makan malam.


" Baru pulang Chris " tanya bu Rina.


" Ya bude " kata laki-laki itu yang tak lain adalah Chris.


" Sana bersih-bersih dulu sesudah itu makan " kata bu Rina.


" Tadi sudah makan di luar bude " jawab Chris.


" Ya sudah tidak apa-apa sana bersihkan dirimu dulu " sahut bu Rina.


" Baik bude " Chris berlalu masuk ke kamarnya


Selesai makan bu Rina masuk ke kamar sementara Adi dan Shasha duduk di ruang keluarga. Setelah membersihkan diri Chris melangkah mendekati sepasang suami-istri itu. Chris duduk di sofa tunggal hendak berbicara pada sepupunya.


" Kak, aku mau bicara sebentar " kata Chris melirik ke Shasha.


" Apa itu penting " Adi melihat sepupunya.


" Em iya " kata Chris ragu.


Shasha yang melihat Chris hendak mengatakan sesuatu pada suaminya beranjak pergi. Mungkin itu sesuatu yang penting sehingga Shasha tidak mau mengganggu suami dan iparnya.


Setelah Shasha masuk kamar barulah Adi bertanya pada Chris sesuatu yang penting itu.


" Ada apa Chris " tanya Adi lagi.


" Itu kak tentang wanita yang kakak bicarakan kemarin pengacara ayah sudah mengurusnya ... " kata Chris.


Chris ragu mengatakan pada sepupunya.


" Katakan saja Chris " kata Adi.


" Apa kakak berniat menuntutnya " tanya Chris.


Adi mengangguk meski ada sedikit keraguan di benaknya.


" Ada seseorang yang memberi uang jaminan dalam jumlah besar agar wanita itu dibebaskan " kata Chris.


" Siapa " Adi terkejut.


Karena setahu Adi, Kinanti tidak memiliki saudara atau kerabat di sini lalu siapa orang yang memberi uang jaminan yang jumlahnya begitu besar.


Di saat yang bersamaan ada ketukan dari pintu depan. Adi dan Chris menoleh ke asal suara. Siapa malam begini bertamu, gumam Adi pelan. Adi bergegas melangkah ke depan membuka pintu untuk tamu yang datang.


" Ternyata kau " seru Adi setelah melihat siapa yang datang bertamu ke rumahnya.


Daniel langsung masuk melewati Adi melangkah ke ruang keluarga. Daniel duduk di sofa tunggal Adi melangkah lalu duduk di sebelah Chris.

__ADS_1


" Kenapa ke sini " tanya Adi.


" Ya mainlah " jawab Daniel santai.


Ck, Adi berdecak sebal.


" Ibu masih di sini " tanya Daniel.


" Masih, ada perlu sama ibu besuk saja ibu sudah tidur " sahut Adi.


" Ah, nggak tanya doang " Daniel melirik ke Chris.


Adi melihat arah pandang sahabatnya lalu memperkenalkan Chris pada Daniel.


" Sepertinya ada yang penting " tanya Daniel.


Seketika Adi teringat sesuatu yang ingin ia tanyakan pada sepupunya itu.


" Siapa orangnya Chris " Chris melihat ke arah Daniel.


Chris tampak ragu karena ada Daniel yang tidak dikenalnya.


" Tidak apa-apa katakan saja, dia sudah seperti saudara " Chris mengangguk.


" Orang itu bernama Simon " kata Chris akhirnya.


Adi tampak berpikir mengingat orang bernama Simon yang membantu Kinanti.


" Ada apa dengan dia " tanya Daniel tak mengerti.


Lalu Adi menceritakan niatnya yang akan menuntut Kinanti tapi ada seseorang memberi uang jaminan sehingga Kinanti bisa bebas.


Sedangkan Chris pergi ke dapur membuat kopi lalu membawa nampan berisi tiga cangkir kopi ke ruang keluarga.


" Kau tahu kan dia tidak punya saudara di sini " Daniel mengangguk.


" Apa kau akan tetap menuntut dia atau berhenti sampai di sini saja " Daniel menatap sahabatnya.


" Entahlah " Adi memijat dahinya yang berdenyut.


Adi masih penasaran dengan orang yang bernama Simon itu. Siapa dia, gumam Adi masih mengingat satu nama yang mungkin ada di benaknya saat ini. Apa mungkin dia ....


" Apa yang kau pikirkan " tanya Daniel.


" Apa dia teman sekolah kita dulu " Adi melirik ke sahabatnya.


" Yang membuat mu cemburu dan putus dari cinta pertama mu itu " Daniel tersenyum mengejek.


" Apa sih " Adi melempar bantal sofa ke Daniel.

__ADS_1


" Jadi gimana " tanya Daniel.


" Aku mau ketemu si Simon itu " kata Adi.


" Kalau sudah ketemu " Daniel menatap sahabatnya.


" Hanya memastikan saja " Adi mengalihkan pandangannya.


Daniel berdecak sebal dengan sikap sahabatnya itu.


" Ingat dia sudah menjadi masa lalu kamu terlepas dia sudah bebas karena ada seseorang yang menjaminnya. Aku tidak ingin kejadian kemarin terulang lagi. Untung saja ada ibu kalau tidak sudah ku hajar kamu " kata Daniel tenang tapi tatapan nya tak lepas ke Adi.


Huh, Adi menghela nafas perlahan lalu mengambil kopi buatan Chris, menyesapnya dan menaruh cangkir itu ke meja.


' Apa kau datang untuk itu " Adi melirik Daniel.


" Bisa jadi seperti itu " gantian Daniel melirik ke sahabatnya.


Saat dua sahabat saling bicara Chris hanya menyimak saja. Tapi saat di ruang keluarga situasi tampak sedikit panas meski pendingin ruangan sudah dinyalakan Chris berdehem.


" Ekheem ... maaf kak apa kakak bisa bertemu orang itu bersama pengacara ayah " tanya Chris.


" Kapan " kata Adi


" Besuk " jawab Chris.


" Aku usahakan " Adi melirik Daniel.


Setelah itu Chris pamit ke kamar untuk istirahat sementara dua sahabat Daniel dan Adi masih di ruang keluarga.


" Shasha sudah seperti adikku sendiri jangan sampai kau menyakitinya lagi " peringat Daniel.


" Ya " sahut Adi pelan.


Daniel masih menatap sahabatnya itu karena ia tahu siapa Adi dari sejak dulu. Yah mungkin Kinanti tidak berani untuk mendekati Shasha lagi tapi di luar sana pasti ada Kinanti-Kinanti lain yang akan mengganggu rumahtangga sahabatnya itu.


Sementara Adi orangnya terlalu lemah bila berurusan dengan makhluk yang berjenis wanita.


" Sudah malam aku pulang " Daniel bangkit keluar dari rumah Adi.


Adi mengantar sahabatnya sampai depan rumah. Setelahnya Adi menutup pintu lalu masuk ke kamar. Adi mendapati istrinya terlelap tidur di sampingnya baby Zaneta yang juga tertidur pulas. Adi naik ke ranjang mencium kening baby Zaneta beralih ke istrinya merebahkan tubuhnya di sebelah istrinya. Melingkarkan tangannya ke pinggang istrinya dan mulai memejamkan matanya.


*******************


Segitu dulu ya ...okey kita lanjut besuk lagi.


Jangan lupa beri like, komen dan vote nya ya.


Maaf kalau up nya lama... 🙏🙏

__ADS_1


Terimakasih.


__ADS_2