
Satu bulan telah berlalu dan kini Adi sudah mendapatkan sekretaris baru. Pagi ini Adi melangkah menuju ruangannya. Sampai di depan meja sekretaris terdengar sapaan lembut sekretaris baru menyambut kedatangan Adi.
" Selamat pagi pak presdir " sapa ramah sekretaris itu.
Adi berhenti di depan meja sekretaris.
" Pagi. Hm, panggil Chris ke ruangan saya sekarang " perintah Adi lalu bergegas masuk ke ruangannya.
Sekretaris baru itu mengangguk pelan lalu berjalan menuju ruangan Chris. Sampai di ruangan asisten presdir sekretaris itu mengetuk pintu. Setelah terdengar perintah masuk sekretaris itu membuka pintu dan melangkah mendekati meja asisten presdir.
" Selamat pagi pak Chris, pak presdir memanggil anda " kata sekretaris itu.
Sekretaris itu melihat Chris sekilas lalu beralih ke meja sebelah di mana Diana duduk sambil mengerjakan berkas yang diperintahkan Chris.
Chris tanpa menjawab lalu bangkit dari duduknya. Melangkah keluar ruangannya menuju ruangan presdir. Sekretaris itu menatap kepergian Chris dengan tatapan sendu. Lalu mengikuti langkah Chris keluar dari ruangan asisten presdir dan menuju meja sekretaris.
Di ruangan presdir.
" Selamat pagi pak presdir " sapa Chris.
" Hm pagi " Adi meletakkan berkas di tangannya.
Adi bangkit melangkah ke sofa dan duduk di sana. Chris mengikuti duduk di samping sepupunya.
" Ada apa pak presdir memanggil saya " kata Chris.
" Apa ada jadwal penting beberapa hari ke depan " tanya Adi.
' Kenapa tidak tanya pada sekretaris anda pak " sahut Chris.
Adi mengusap pelipisnya dengan telunjuknya.
" Aku lupa kalau sekretaris nya bukan kamu lagi " Adi terkekeh pelan.
Chris menggeleng.
" Tidak ada jadwal penting untuk beberapa hari ke depan " sahut Chris sambil melihat ponselnya.
" Jangan bersikap formal gitu Chris " kata Adi.
Chris melirik sepupunya.
" Aku butuh bantuan mu Chris " kata Adi.
" Bantuan apa kak " sahut Chris.
" Sebentar lagi ulang tahun Zane aku ingin membuat pesta untuk nya. Apa kamu bisa menyiapkan semuanya " Adi menatap ke arah Chris.
__ADS_1
" Memang nya pesta seperti apa yang kakak inginkan " tanya Chris.
" Tidak perlu mewah hanya pesta sederhana saja. Jangan lupa menyiapkan beberapa hadiah dan makanan untuk anak-anak panti " kata Adi.
" Apa acaranya di panti " Adi mengangguk.
" Kenapa di panti apa tidak ada tempat lain " tanya Chris heran.
" Yah, aku hanya menuruti kemauan mamanya Zane saja " jawab Adi pelan.
" Mamanya Zane kan istri kakak " sahut Chris menahan tawa.
" Ck, kau menertawai aku Chris " Adi melotot ke arah sepupunya itu.
" Ah, mana berani aku menertawai kakak " Chris kembali bersikap biasa.
Adi menatap jengah pada sepupunya.
" Siapkan semuanya dan jangan ada yang terlewat " Chris mengangguk paham.
Lalu Adi memberi penjelasan singkat pada Chris tentang acara pesta ulangtahun baby Zaneta. Setelah itu Chris pamit undur diri keluar dari ruangan presdir.
Beberapa hari kemudian.
Hari ini tepat satu tahun usia baby Zaneta. Semua sudah bersiap hendak berangkat Adi duduk di balik kemudi dan Shasha di sebelah suaminya sambil memangku baby Zaneta. Sedangkan bu Rina dan mbak Tari duduk di kursi penumpang. Mas Agus bertugas menjaga rumah. Menjelang siang mereka berangkat menuju panti.
Pak Benyamin dan para suster menyambut rombongan Adi. Lalu memberi salam pada Adi dan yang lainnya. Acara selanjutnya memberikan bingkisan pada anak-anak panti dan sumbangan untuk panti diterima langsung oleh pak Benyamin.
Kini tibalah pada acara inti yaitu tiup lilin yang dilakukan oleh baby Zaneta dibantu oleh mama dan papanya tentunya. Tanpa dikomando anak-anak panti itu menyanyikan lagu happy birtsday untuk baby Zaneta. Selesai menyanyikan lagu lalu dilanjutkan dengan tiup lilin dan diakhiri dengan tepukan tangan dari anak-anak panti serta semua yang hadir di sana. Sebagai acara penutup mereka makan siang bersama anak-anak panti.
Serangkaian acara telah usai kini tibalah rombongan Adi untuk pamit pulang.
" Terimakasih telah berkunjung ke tempat kami, semoga Tuhan memberkati " pak Benyamin menyalami Adi.
" Terimakasih juga saya ucapkan atas penyambutannya pak Ben " Adi membalas menyalami pak Benyamin.
Setelah mengucap salam kemudian rombongan Adi masuk ke mobil. Adi menjalankan mobilnya keluar dari panti diikuti mobil Chris di belakangnya. Mobil Adi pulang ke rumah sementara mobil Chris kembali ke kantor.
Malam harinya setelah makan malam ibu Rina memilih istirahat di kamarnya. Chris bersantai di ruang keluarga. Adi dan Shasha ke kamarnya. Sedangkan mbak Tari masih sibuk di meja makan. Mbak Tari membersihkan sisa-sisa makanan lalu mencuci piring dan gelas. Kemudian menaruh piring dan gelas ke rak piring. Setelah itu mbak Tari kembali ke kamarnya yang letaknya di samping dapur.
Saat hendak menuju kamarnya mbak Tari melihat Chris duduk di ruang keluarga. Mbak Tari melangkah ke ruang keluarga dan berhenti di sebelah sofa.
" Den Chris mau dibikinin kopi " tanya mbak Tari.
' Boleh juga " sahut Chris.
" Kopinya apa ya den " tanya mbak Tari.
__ADS_1
" Kopi hitam pakai gula satu sendok teh " mbak Tari mengangguk.
" Sebentar ya den " mbak Tari ke dapur membuat kopi.
Setelah itu mbak Tari membawa kopi pesanan Chris ke ruang keluarga.
" Terimakasih mbak " sahut Chris.
" Sama-sama den " mbak Tari berbalik dan kembali ke kamarnya.
Sementara di kamar Adi dan Shasha masih terjaga. Sepasang suami-istri itu sedang berbaring di ranjang. Di sebelah nya baby Zaneta sudah terlelap tidur.
Adi memiringkan tubuhnya menghadap istrinya.
" Sayang suka dengan acara pesta ulangtahun Zane tadi siang " tanya Adi sambil membelai lembut wajah istrinya.
" Iya mas suka terimakasih ya mas " Shasha mengecup singkat pipi suaminya.
" Sayang " panggil Adi pelan.
" Hm ya " jawab Shasha menatap suaminya.
Adi diam sejenak lalu tersenyum simpul membuat Shasha mengeryit kan dahinya.
" Sayang, Zane sudah satu tahun apa tidak ingin membuatkannya adik " ucap Adi berbisik di telinga Shasha.
Membuat Shasha kegelian.
" Em, ini masih sore ada Chris di ruang keluarga " Shasha beralasan.
" Apa hubungannya dengan Chris mumpung Zane tidur boleh ya " pinta Adi.
Shasha melihat suaminya dengan tatapan penuh gairah. Lalu Shasha mengangguk pelan.
Skip.
***********
Semoga suka dengan ceritanya.
Yang kangen sama Nathanael mampir di karyaku yang satu ini yaitu Perjalanan Cinta Nathanael sudah masuk episode 25.
Mampir juga di karyaku yang lain yaitu SELINGKUH.
Maaf up nya lama karena ingin menamatkan cerita Adi dan Shasha dulu.
Jangan lupa beri like , komen dan vote nya ya.
__ADS_1
Terimakasih ... ♥️♥️♥️