Maafkan Aku, Istriku...

Maafkan Aku, Istriku...
Bab 65 Mengantar Mike Pulang


__ADS_3

Tak terasa jam pulang kantor tinggal lima menit lagi. Adi merapikan berkas-berkas yang ada di meja kerjanya lalu mematikan komputernya. Adi meregangkan otot-otot di tubuhnya yang terasa kaku. Karena seharian ini ia menyelesaikan pekerjaannya yang begitu banyak menumpuk di meja kerjanya. Sampai ia melewatkan jam makan siang untuk segera menyelesaikan pekerjaannya. Agar ia bisa pulang cepat dan mengantar Mike ke rumah Kinanti. Karena ia sudah berjanji pad istrinya untuk mengantar Mike sepulang kerja.


" Dimas kau tidak pulang " Adi menoleh ke arah Dimas yang masih berkutat dengan komputernya.


" Eh iya pak sebentar lagi " sahut Dimas.


" Ya sudah aku duluan " kata Adi bergegas meninggalkan meja kerjanya.


Dimas menghentikan pekerjaannya dan memandang rekan kerjanya itu dengan tatapan nanar. Melihat punggung Adi yang semakin menjauh dari hadapannya. Lalu ia mematikan komputernya dan bangkit dari duduknya kemudian melangkah menuju lift yang akan membawanya ke lantai dasar.


Adi melajukan mobilnya untuk pulang ke rumah. Sampai di rumah Adi melangkah memasuki rumah. Di ruang keluarga Shasha bangkit menyambut suaminya yang baru pulang kerja. Adi mendekati istrinya mencium kening Shasha beralih ke perut istrinya. Adi menaruh tas kerjanya di sofa ruang keluarga dan duduk setelahnya. Shasha mengambil air minum lalu memberikan pada suaminya.


" Mas mau mandi sekarang " kata Shasha.


" Tidak usah nanti saja habis nganter Mike " sahut Adi. " Dimana Mike? "


" Lagi mandi ' sahut Shasha.


Adi merasakan perutnya sedang berdemo karena tadi istirahat tidak sempat makan siang.


" Apa masih ada makanan mas lapar." kata Adi.

__ADS_1


" Apa di kantor mas tidak makan siang? " tanya Shasha.


" Pekerjaan mas banyak jadi nggak sempat makan " kata Adi.


" Ayo mas makan dulu baru nanti ngantar Mike " ajak Shasha menuju meja makan.


Adi mengikuti istrinya dari belakang menuju meja makan. Menarik kursi lalu mendudukinya melihat istrinya yang sedang menyiapkan makanan. Shasha mengambilkan makanan untuk suaminya lalu Adi makan ditemani Shasha yang duduk di samping suaminya.


Setelah selesai makan Adi menunggu beberapa saat. Akhirnya Mike keluar dari kamar tamu dan sudah rapi dengan pakaian bersih yang dibelikan bi Ani tadi pagi. Di belakang Mike ada bi Ani yang membantu Mike untuk mandi dan berganti pakaian. Lalu Adi mengajak Mike menuju mobil dan melajukan mobilnya menuju kontrakan Kinanti.


Tak berapa lama mobil Adi sampai di kontrakan Kinanti. Adi menepikan mobilnya lalu menggendong Mike masuk ke kontrakan Kinanti. Adi mengetuk pintu kontrakan Kinanti. Sesaat kemudian keluarlah wanita cantik dengan rambut di cepol asal membuka pintu. Lalu Mike turun dari gendongan Adi dan menghambur ke arah Kinanti. Kinanti mengangkat tubuh anaknya dan memeluknya.


" Gimana Mike kau tidak apa-apa? " tanya Kinanti berpura-pura khawatir.


" Sekarang Mike sama bibi ya " kata Kinanti.


Mike mengangguk dan berlari keluar ke rumah bibi yang mengasuhnya. Kini tinggallah Adi dan Kinanti berdiri berhadapan Adi hendak berbalik pergi meninggalkan kontrakan Kinanti. Karena itu yang ia katakan tadi pagi di kantor ketika bertemu dengan Kinanti. Tapi Kinanti meraih tangan Adi membuat lelaki berkulit sawo matang itu diam sambil menatap tajam ke arah Kinanti.


" Kenapa mesti buru-buru kita duduk dan ngobrol dulu sudah lama kan kita nggak ketemu. Apa kamu tidak rindu padaku " kata Kinanti lembut mendekat ke arah Adi.


Sekian lama tidak bertemu dengan Kinanti meski satu perusahaan tapi Adi lebih banyak menghindari Kinanti. Adi tidak ingin terlibat masalah lagi setelah kejadian di mall waktu itu yang menyebabkan istrinya masuk rumah sakit karena kebodohannya. Adi yang sekarang lebih memilih istrinya dan calon anaknya yang telah lama ia nantikan kehadirannya selama ini.

__ADS_1


Adi melihat Kinanti yang sekarang begitu agresif sehingga membuatnya jengah dan ingin secepatnya pergi dari tempat itu. Dulu Adi sempat jatuh cinta dengan Kinanti dan Kinanti merupakan cinta pertamanya. Setelah beberapa tahun tidak bertemu Adi merasa iba dengan keadaan Kinanti yang berjuang sendirian bekerja sambil mengasuh anaknya yang masih kecil. Itulah sebabnya Adi membantu Kinanti untuk bekerja di perusahaan tempatnya bekerja. Entah karena kasihan atau perasaan yang lain begitulah yang terjadi.


Dan sekarang Adi sudah memilih istrinya yang sangat ia cintai dan calon anaknya. Adi tidak mau lagi membuat kesalahan untuk yang kesekian kalinya. Biarlah masa lalunya menjadi pelajaran berharga baginya untuk melangkah lebih baik di masa mendatang.


" Aku harus pulang " kata Adi menepis tangan Kinanti.


Kinanti lebih mendekat ke arah Adi dan memeluk tubuh Adi. Menyandarkan kepalanya ke dada bidang Adi hal yang sangat Kinanti rindukan selama ini. Sesaat Adi terbawa perasaannya biar bagaimanapun Kinanti memiliki sedikit ruang di hatinya. Ketika Adi tersadar dari lamunannya secepatnya melepaskan tangan Kinanti dari tubuhnya. Dan mendorong tubuh Kinanti untuk menjauh dari tubuhnya. Kemudian berbalik keluar dari kontrakan Kinanti menuju mobilnya.


Huh! Adi mengusap wajahnya kasar setelah ia masuk ke mobil dan duduk dibalik kemudi. Ini yang ia khawatirkan sejak kemarin bila bertemu dengan Kinanti. Meski Adi sudah menolak mengantar Mike tapi ia tidak dapat menolak permintaan istrinya. Takut membuat istrinya kecewa itu yang Adi pikirkan.


Adi menghela nafas perlahan setelah itu melajukan mobilnya untuk pulang ke rumah.


*****************


Terimakasih masih setia dengan ceritaku ini. Jangan lupa like dan komennya ya....


Visual Kinanti



Visual Mike

__ADS_1



__ADS_2