
Deru suara mobil itu berhenti di pinggir jalan dekat kontrakan Kinanti. Seorang lelaki tampan keluar dari mobil itu. Dan di sebelah samping mobil keluarlah seorang wanita cantik bermata lentik rambut tergerai lepas yang tak lain adalah Kinanti. Lelaki tampan berkulit sawo matang itu berjalan beriringan dengan Kinanti, belum setengah jalan keduanya disambut oleh teriakan anak lelaki yang berlari ke arahnya. Itulah Mike anak semata wayang Kinanti dengan Cornelius.
Flashback on.
Sejak berpisah dengan cinta pertamanya yaitu Adi. Kinanti mencoba menata hatinya beberapa kali menjalin kasih tapi tak satu pun dari mereka yang bisa menggantikan cinta pertamanya.
Hingga suatu hari Kinanti bertemu seseorang yang mampu mengisi kekosongan hatinya. Kelembutannya dan perjuangannya yang tak kenal lelah untuk mendapatkan Kinanti meruntuhkan pertahanan hati seorang Kinanti. Dia lah Cornelius ayah dari Mike lelaki dua tahun lebih tua dari Kinanti. Lelaki baik bahkan terlalu baik untuk Kinanti karena selalu ditolak Kinanti. Tapi Cornelius tak pernah menyerah untuk merebut hati seorang wanita bernama Kinanti. Karena Cornelius sanggup mengabaikan keluarganya dan dicoret dari daftar keluarga demi Kinanti.
Ternyata cinta membutakan segalanya termasuk juga cinta Cornelius pada Kinanti. Ia keluar rumahnya lebih tepatnya diusir dari rumah tanpa uang sama sekali hanya pakaian yang melekat di badannya.
Akhirnya keduanya menikah secara sederhana dan membina rumahtangga baru bersama Kinanti. Dan hidup menumpang di kontrakannya Kinanti. Sambil mencari pekerjaan untuk kelangsungan hidup keduanya.
Setahun kemudian lahirlah Mikhael atau Mike buah cinta keduanya. Kebahagiaan melingkupi Kinanti dan Cornelius walau keduanya hidup serba sederhana hingga sampai satu tahun usia Mike waktu itu.
Suatu hari di suatu pagi yang cerah seperti biasa Kinanti mengantar suaminya sampai pintu depan kontrakannya untuk bekerja. Tak ada firasat apa pun di hari itu. Senyum terpancar di bibir manis Kinanti sambil menggendong Mike mengantar kepergian suami tercinta untuk mencari nafkah.
Baru beberapa saat Kinanti menutup pintu kontrakannya terdengar suara-suara ribut di luar sana. Kinanti masih tak menghiraukan suara-suara itu hingga pintu rumahnya diketuk dengan tergesa dan suara jeritan minta tolong juga.
Membuat pikirannya mendadak tak karuan sampai ia membuka pintu dan mendapat kabar tak mengenakan. Tubuhnya limbung kesadarannya seketika hilang. Entah berapa lama ia pingsan ketika sadar mendapati tubuh suaminya terbujur kaku tertutup kain.
__ADS_1
Tangisannya pecah meraung-raung memenuhi rumah kontrakannya. Semua mata memandangnya kasihan sampai jenazah suaminya bersemayam di rumah keabadiannya. Sepanjang hari itu ia menangisi suaminya yang telah pergi meninggalkannya dan buah hatinya.
Ternyata suaminya korban dari tabrak lari. Saat itu ketika keluar dari rumah suaminya melajukan motornya. Baru saja keluar dari gang di kontrakan rumah sebuah mobil dari arah belakang dengan cepat melaju dan menghantam motornya.
Mobil itu melesat pergi setelah menabrak motor Cornelius. Banyak saksi yang melihat kejadian itu tapi Kinanti tak mau memperpanjang urusan itu. Ia lebih fokus pada jasad suaminya dan kelangsungan hidupnya dan anaknya. Karena merasa kasihan seorang tetangga mendampinginya dan menghiburnya yang kini menjadi pengasuh anaknya.
Flashback off.
" Mike jangan lari" teriak Kinanti pada anaknya.
Tapi anak itu tak menghiraukan teriakan ibunya. Ia tetap berlari melewati ibunya menuju lelaki di belakang ibunya. Kinanti yang mendapati anaknya memilih menyambut Adi ketimbang dirinya heran sambil menggelengkan kepalanya. Lalu melangkah masuk ke rumah kontrakannya diikuti Adi sambil menggendong Mike.
" Em papa di sini saja ya sama Mike" pinta Mike memohon. Ketika keduanya duduk di sofa dan masih di atas pangkuan Adi. Kinanti mendekat ke sofa ruang tamunya.
" Tidak bisa Mike, om...Adi masih ada perlu" sela Kinanti pada anaknya.
" Kok om sih ma, papa dong..." sungut Mike mengerucutkan bibirnya. Kinanti hanya bisa menggelengkan kepalanya.
" Biarkan saja " kata Adi tak keberatan.
__ADS_1
" Tapi Di...." sahut Kinanti tak enak hati.
" Tak apa kalau itu membuat Mike senang aku tak keberatan. Hanya panggilan saja tak masalah" kata Adi selanjutnya. " Maaf aku harus pergi masih ada urusan" kata Adi sambil melihat jam di tangannya.
Harus segera pulang sebelum Shasha tiba di rumah duluan bisa gawat urusannya. Adi berpamitan setelah membujuk Mike terlebih dulu barulah ia bisa pulang.
Adi masuk ke mobil dan menjalankan mobilnya kembali pulang ke rumahnya. Adi melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi agar lebih cepat sampai di rumah.
Dia meraup wajahnya gusar lagi-lagi langkahnya terjerat dengan seorang wanita dan wanita itu Kinanti. Sebenarnya dia hanya tertarik pada Mike anak Kinanti yang mampu melupakan sejenak kegalauan hatinya.
Tapi dekat dengan Kinanti dia juga merasa senang seperti kembali ke masa kebersamaan mereka dulu. Walau itu hanya masa lalu tapi tampak nyata ketika sosok cantik itu muncul beberapa waktu lalu mampu menghempaskan bayangan Maria dari dalam pikirannya. Maria yang membuat Adi jatuh cinta di kala itu dan terlampau cintanya meski sudah ada Shasha istrinya sekarang.
Cinta Adi menguap begitu saja kepada Maria setelah sosok Kinanti hadir di hadapannya.
Hai Adi mana yang kau pilih kau menikah dengan Shasha, jatuh cinta sama Maria dan terjerat pesona Kinanti.
Hah.....Adi memukul stang kemudi dan menghela nafas perlahan menghilangkan sesak di dadanya. Hingga tak terasa mobil telah sampai di halaman rumahnya.
Adi menghentikan mesin mobilnya mengamati ke dalam rumah masih gelap ternyata istrinya belum pulang. Ia menghela nafas pelan lalu membuka pintu mobil dan menutupnya kembali mengayunkan langkahnya masuk ke dalam rumah.
__ADS_1