Maafkan Aku, Istriku...

Maafkan Aku, Istriku...
Bab 89 Menjenguk Shasha # 1


__ADS_3

Lelaki itu sedang serius dengan berkas-berkas yang ada di atas mejanya. Sehingga tidak menyadari seseorang telah masuk ke ruangannya dan duduk di sofa yang berada di ruangan itu. Dialah Nathanael yang membaca berkas laporan yang diberikan Leo padanya. Dan orang yang baru datang tadi seorang dokter muda nan tampan siapa lagi kalau bukan dokter Steve.


Steve melihat sahabatnya lalu beralih ke meja. Di sana masih terlihat pigura kecil yang menampilkan foto wanita cantik yang membuat sahabatnya ini tidak bisa move on hingga kini.


" Ekheem " terdengar deheman Steve membuat lelaki bermata sipit di sebelahnya itu menoleh.


Nathanael terkejut melihat sahabatnya sudah duduk di sofa ruangannya.


Tatapan Nathanael ke arah Steve seolah hendak mengatakan sejak kapan kau di situ.


Ck Steve berdecak sebal pada Nathanael. Steve mengabaikannya.


" Ayolah sudah jam berapa ini " seru Steve pada sahabatnya.


Nathanael melihat pergelangan tangannya memang sudah menunjuk jam makan siang. Tapi masih banyak berkas laporan menumpuk di mejanya karena kejadian kemarin. Ia mengurusi Shasha di rumah sakit sampai tadi pagi mendapat laporan dari Dave. Mengenai orang yang telah membuat Shasha celaka dan Nathanael menyuruh Dave untuk mengurus orang itu. Dan menyerahkan orang itu pada polisi. Karena kecelakaan itu terjadi di restoran miliknya jadi Nathanael merasa ikut bertanggungjawab. Sampai Nathanael melupakan satu hal bahwa ia belum makan dari tadi pagi.


Kenapa Steve datang ke restoran sahabatnya. Biasanya Steve makan siang di kantin rumah sakit tapi hari ini Steve sengaja menemui sahabatnya itu. Memastikan Nathanael baik-baik saja setelah mendonorkan darahnya pada Shasha. Sebenarnya bukan itu alasannya Steve ingin melihat sahabatnya menyadari bahwa orang yang selama ini dicintai sudah menjadi milik orang lain. Steve berharap ada orang yang bisa membuat sahabatnya jatuh cinta dan melupakan cinta pertamanya itu.


Nathanael merapikan berkas-berkas lalu menumpuknya di atas meja dan mematikan laptopnya. Nathanael keluar dari ruangannya beriringan dengan Steve untuk mengisi perutnya yang sedari tadi berdemo.


Nathanael menyantap nasi goreng dengan suwiran ayam di atasnya dan sebotol air mineral. Steve memilih nasi bakar buat menu makan siangnya dan segelas lemon tea.


Disela-sela makan siang Steve menceritakan tentang suami Shasha yang tadi pagi sempat bertemu di rumah sakit.


" Kau tahu gimana wajah suaminya " Steve menatap dua sahabatnya.


" Gimana " Leo yang menanggapi. Nathanael menyimak.


" Wajahnya merah menahan marah dan aku sengaja ngobrol agak lama sama istrinya " Steve melirik Nathanael.


" Cemburu pastinya " kata Leo.


" Jelas dong siapa sih yang nggak terpesona sama wajah tampan ku ini " seru Steve percaya diri.


" Cih sok kepedean banget " sahut Leo.


" Daripada kamu jones " ejek Steve pada Leo.


Leo mendengus sebal. Nathanael diam tak menanggapi celotehan dua sahabatnya itu. Nathanael telah selesai dengan makanannya bersamaan datangnya seorang gadis manis yang duduk di sebelahnya.


" Hai kakak-kakak tampan boleh gabung nggak " sapa gadis manis itu.

__ADS_1


" Eli, boleh sini " kata Leo.


Gadis manis bernama Eli duduk di sebelah Nathanael. Steve memperhatikan Eli merasa dirinya diperhatikan oleh orang berpakaian putih khas dokter itu Eli melihat ke arah Steve.


" Hai kakak tampan " sapa Eli pada Steve.


" Hai Eli manis " senyum mengembang di sudut bibir steve.


Matanya tak lepas memandang gadis manis di depannya.


" Tuh mata dikondisikan " seru Nathanael datar sambil menatap tajam ke arah Steve.


" Hei, ini mata punya aku suka-suka aku dong liat yang bening kayak gini sayang kalau dilewatkan " seru Steve tak terima.


" Sudah sana balik banyak pasien nunggu di rumah sakit " usir Nathanael.


" Ah kau ini nggak asyik " sahut Steve.


" Awas kau ya " ancam Nathanael.


" Emang kenapa " heran Steve. " Jangan- jangan .. "


" Tuh otak mu yang mesti dicuci " Nathanael menatap tajam kearah Steve.


" Andre nyuruh aku jagain Eli, dia jadi tanggungjawab ku sekarang " kata Nathanael.


" Hah yang bener saja " seru Steve tak percaya.


" Sudah sana " usir Nathanael lagi.


Steve terpaksa pergi sambil menggerutu. Sementara Leo tertawa lebar melihat wajah lecek Steve kayak baju yang belum disetrika. Steve mendelik sebal pada Leo membuat Leo makin keras tertawa.


Setelah Steve pergi Leo menghentikan tawanya lalu melihat Eli. Benar yang dilihat Steve gadis di depannya memang manis apalagi kalau dilihat dari dekat dan lebih lama. Ah ha... lamunan Leo buyar saat gumpalan tissu melayang ke wajahnya.


Nathanael hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah dua sahabatnya itu.


" Om antar aku ke tempat saudaraku ya " rengek manja Eli.


" Eli .. " seru Nathanael.


" Maaf tapi aku lebih nyaman kalau panggil om, om nggak marah kan " kata Eli memelas.

__ADS_1


Nathanael menghela nafas perlahan lalu menatap Eli. Kenapa aku tidak bisa menolaknya, mata itu dan senyum itu seolah menyihir ku untuk menuruti apa yang diinginkannya. Huh...


" Mau kan om " tanya Eli.


" Ya " sahut Nathanael singkat.


" Makasih om " seru Eli sambil memeluk lengan kekar Nathanael.


Eli belum menyadari tangannya memeluk lengan kekar Nathanael membuat si empunya mematung. Jangan ditanya detak jantung Nathanael saat ini ketika tangan Eli bersentuhan dengan lengannya. Secepat inikah ... Semua itu tak lepas dari pengamatan Leo. Leo tersenyum tipis melihat tampang Nathanael yang tegang lalu mengalihkan pandangannya ke gadis kecil itu.


Nathanael mengusap tengkuknya untuk menghilangkan detak jantungnya yang hendak meloncat dari tempatnya.


" Kapan menengok saudaramu " kata Nathanael pelan.


" Nanti sore om " sahut Eli.


" Eli " suara Nathanael sedikit meninggi setelah bisa mengendalikan detak jantungnya.


Eli menatap ke arah Nathanael yang menatap tajam ke arahnya. Saat menyadari sesuatu Eli tersenyum.


" Maaf om " melepas tangannya lalu bangkit berdiri meninggalkan dua lelaki tampan itu.


Ah, gadis kecil yang manis ...


****************


Tahu siapa Eli...


Gadis kecil yang manis itu ada di kisah


Perjalanan Cinta Nathanael ( maaf kalau up nya lama )


Sebagian tokohnya ada di sana.


Dan beberapa bab di Maafkan Aku, Istriku ... ada di kisah Perjalanan Cinta Nathanael.


Khusus tentang Nathanael saja ya.


Gimana kelanjutan kisahnya ikuti terus ceritanya di Maafkan Aku, Istriku ...


Jangan lupa like, komen dan vote nya ya.

__ADS_1


Terimakasih.


__ADS_2