Masih Adakah Cinta

Masih Adakah Cinta
Masih Adakah Cinta


__ADS_3

Malam hari sebuah pesta kejutan sudah disiapkan untuk Nai, azza yang lebih semangat. Semua keluarga hadir dihari bahagia Nai. Pesta semakin meriah setelah penyanyi idola Nai menyanyikan lagu untuk Nai. Semua ikut bernyanyi,acara berlangsung meriah. Acara ini dilaksanakan di kafe milik Azza. Dari sudut ruangan, ada seorang pria yang melihat kearah Nai.


" Aku senang sekarang kamu sudah bisa tersenyum Nai,dan Kalung itu sangat cocok dilehermu. Dan semoga suatu saat kalau kita bertemu, kamu sudah bisa memaafkan aku yang telah membohongumu" ujar pria itu.


Pria itu adalah Rayyan. Malam ini Rayyan sebenarnya hanya ingin menenangkan diri, dari masalah sang ayah. Ternyata dari jarak yang tidak terlalu jauh, dia melihat gadis yang selalu mengisi mimpi indahnya.


Selesai acara mereka semua pulang kerumahnya, Begitu pun Rayyan. Keesokan harinya di Butik Nai kembali menerima buket bunga tapi hari ini bunga mawar merah. Namun hari ini tak ada ucapan apapun.


Hari yang sibuk bukan hanya milik Nai tapi juga kedua abangnya. Ibra sedang sibuk dengan proyek baru, yang sedang berjalan, sedangkan Izar sedang sibuk menangani pasien tabrak lari yang mengalami pendarahan hebat.


Sedangkan Mila, semenjak Nai sembuh Mila tak lagi kembali kebutik, dia hanya membantu kedua menantunya mengurus anak mereka.Terkadang dia menyibukan diri untuk ikut pengajian yang ada dilingkungannya. Sedangkan Azza dia pun sibuk melaksanakan ujian akhir. Selain memantau Kafe nya yang sekarang mempunyai 1 cabang sebelah dengan toko Mila didaerah B, Karena disana juga letaknya diantara kampus juga perkantoran.


Pekan ini rencananya Izar dan Renata akan kembali kekediaman orang tua Renata, karena sang mama ingin dekat dengan cucunya. Mila tidak merasa keberatan,karena kapan pun dia bisa melihat cucunya, lagi pula dia bisa menjaga baby AL yang sudah makin aktif.


Pagi ini Mila merasa khawatir saat melihat Azizah, yang sedari muntah-muntah. Untuk Al yang saat ini sudah berusia 1 tahun lebih itu tidak rewel. Dan akhirnya Mila membiarkan Azizah untuk beristirahat.


"Maafin Zizah ya bun, Zizah jadi buat bunda repot" ujar Azizah kepada sang mertua


Enggak apa-apa sayang toh AL juga masih asik dengan baby Lea. Tak lama Renata datang membawa teh hangat untuk Azizah.


"Mba ini minum dulu tehnya, biar mualnya hilang"ujar Renata sambil menyerahkan cangkir teh kepada Azizah


"Mba istirahat aja biar AL sama aku dan bunda, ada mba juga" tambah Renata sambil mengambil cangkir teh dari tangan Azizah


Setelah memastikan Azizah beristirahat, Mila dan Renata meninggalkan kamar Ibra. Tadi sebenarnya Mila akan menghubungi Ibra namun Azizah melarangnya, karena dia merasa hanya masuk angin, karena semalam AL mengajaknya bergadang, setelah bangun karena ingin menyusu.


Sedangkan ditempat yang berbeda, tepatnya dikantor Ibra. Setelah selesai meninjau proyek,Ibra memutuskan untuk langsung pulang kerumah, setelah dia memastikan bahwa tidak ada pertemuan lain hari ini.


Setelah menandatangani 2 berkas penting, Ibra segera pulang diantar oleh Romi. Tak perlu waktu lama, akhirnya mobil yang di kemudikan Romi akhirnya sampai dikediaman Mila.

__ADS_1


Ibra bergegas masuk kedalam rumah, sedangkan Romi kembali kekantor. Setelah masuk kedalam rumah dan mengucapkan salam, Ibra heran tidak melihat sang istri bersama sang bunda.


Mila yang melihat Ibra cepat pulang heran, karena biasanya Ibra pulang paling cepat jam 5 sore. Ibra berjalan menuju sang bunda dan mencium tangan bunda,dan beralih ke AL yang masih sibuk menggoda baby Lea.


Ibra duduk disamping sang bunda,sambil melihat Sang anak.


" Bun Zizah mana? " tanya Ibra


" Zizah tadi muntah-muntah dari mulai kamu berangkat kekantor" jelas Mila


Ibra yang mendengar segera berdiri, hendak melihat sang istru.


" Bun abang lihat Zizah dulu ya, titip AL" ujar Ibra kepada sang bunda


Setelah berkata begitu Ibra segera berlari menuju kamar yang berada dilantai bawah. Saat Ibra masuk kedalam kamar, Ibra melihat sang istri masih terlelap dengan wajah yang pucat.


Ibra segera beranjak menuju kekamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai Ibra kemudian naik keatas ranjang dan baring disamping sang istri. Yang akhirnya membuat dia ikut tertidur disamping sang istri.


Azizah memandang sang suami dengan penuh kekaguman. Karena bagi Azizah adalah lelaki yang sempurna. Suami yang bertanggung jawab.


Saat Asik memandangi wajah sang suami, Azizah terkejut, karena mendapat ciuman dari sang suami.


"Sayang.... kenapa dari tadi kamu lihati abang terus, abang tampan ya? " tanya Ibra


"Azizah segera membuang mukanya, karena wajahnya telah berubah merah. " Enggak bang Zizah nggak sengaja" jawab Azizah berbohong.


Ibra begitu seneng melihat semburat dipipi Azizah.Ibra menarik Azizah kedalam pelukannya. Akhirnya Azizah menghirup udara dengan rakus saat berada dipelukan Ibra.


"Abang sudah lama pulangnya? " tanya Azizah

__ADS_1


"Enggk sayang abang belum lama pulangnya, tapi kenapa sayang cantik banget" ujar Ibra


"Entah bang Zizah juga nggak tau, mungkin Zizah cuma masuk angin aja" Jelas sang istri


Setelah merasa baik-baik saja Azizah segera membersihkan diri, karena seharian ini dia merasa bersalah kepada sang anak. Selesai mandi Azizah memutuskan untuk melihat baby AL yang saat ini bermain dengan baby Lea.


Sedangkan dirumah sakit Izar sedang berdebat dengan keluarga pasien. Saat tengah menjalani operasi di buat terkejut, karena ulah keluarga pasien.


Setelah keributan tersebut, Izar meminta pihak keamanan lebih memperketat penjagaan. Setelah seharian melakukan 2 kali operasi. Akhirnya Izar sedikit merasa lega,karena keluarga pasien tersebut tidak akan mengganggunya lagi.


Sedangkan ditempat yang berbeda tepatnya dibutik Nai. Saat ini Nai sedang bertemu dengan penyanyi terkenal. Penyanyi tersebut ingin memesan gaun untuk acara pertunangannya.


Nai masih asik bergerak diatas buku khusus mendesain. Setelah selesai Nai meminta pendapat, dan ternyata desainnya sangat membuat penyanyi tersebut bahagia. Karena desain Nai sangat detail sama seperti yang dia inginkan.


"Desain kamu sangat indah " ujar sang penyanyi


"Terima kasih mba" jawab Nai


"Dan saya sangat setuju, saya juga akan membawa calon suami saya dan tolong siapkan desain baju pengantin terindah buat saya"pinta sang penyanyi


Setelah semua selesai, Nai segera membereskan meja tempatnya mengadakan rapat tersebut.


"Juli tolong pesankan saya nasi putih,ayam rica-rica, saya juga mau sup iga dan minumnya lemontea" ujar Nai pada Juli


"Baik mba ada lagi mba" tanya Juli


"Enggak Jul terima kasih"


Setelahnya Juli segera melaksanakan permintaan Nai. Tak lama Juli datang dengan kresek berisi makanan yang Nai pesan.

__ADS_1


Setelah menata masakan diatas meja, Juli segera keluar. Sedangkan Nai mulai berjalan sofa. Dan mulai memakan makanannya.


################################ Terima kasih untuk bab malam ini ya dan merasa nggak seperti ekspetasi kalian bunda minta maaf, bagi yang penasara dengan Visualnya bisa langsung cek di FB bunda " Abi Baim atau IG bunda baim.abi"Dan untuk kisah Galen dan Rury juga cerita Azza dan Zyan ada cerita sendiri dengn judul berbeda tapi bunda tamatin yang ini dulu ya. Tolong like n komen cerita bunda Terima kasih


__ADS_2