
Sedangkan dirumah sakit Renata dan Izar sekarang lebih sering bertemu.Renata begitu sering kerumah sakit,karena dia membantu orang tua Rury menjaganya.Sedangkan Dea pasca satu minggu setelah kecelakaan dia sudah diperbolehkan pulang karena luka-lukanya tidak terlalu parah seperti Rury.
Saat ini pun Rury sedang pemulihan pasca Operasi.Saat ini Rury melaksanakan serangkaian terapi untuk pemulihannya. Izar pun selalu memantau perkembangan Rury, akibat kecelakaan itu.
Sedangkan orang yang menabranya mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka, karena berkendara dalam keadaaan mabuk.
"Assalamualaikum selamat sore, Rury" sapa Izar ramah
"Waalaikum salam Dokter" jawab Rury
"Bagaimana kabar kamu hari ini" tanya Izar
"Sudah lebih baik Dok, hanya kaki saya terasa ngilu kalau dibawa berjalan lama" jelas Rury
Saat sedang Visit Rury, tiba-tiba pintu ruang rawat Rury terbuka, menampilkan seorang gadis cantik, yang belakangan ini sering hadir tanpa permisi difikiran Izar.
"Pagi Rury, pagi Dokter Izar" sapa Renata ceria
"Pagi" jawab Rury dan Izar bersama
"Bagaimana keadaan teman saya Dok, kapan Rury bisa berjalan seperti semula? "tanya Rena antusias
"Kalau Rury bisa giat berlatih insyallah dia akan cepat pulih"jelas Izar
Rury menyadari ada perasaan tak biasa antara Rena kepada Izar. Setelah selesai melakukan pemeriksaan pada Rury, dia segera keluar dari ruang rawat Rury.Rury yang penasaran bertanya kepada Rury.
"Ren,.... kamu suka ya dengan dikter Izar"tanya Rury to the poin
Renata yang ditanya begitu menjadi gugup, hal itu tak lepas dari pengamatan Rury.
" Enggak kok, biasa aja"jawab Rena tanpa melihat Rury.
Setelah menjalani hari yang panjang,malam inu mereka semua berkumpul dirumah Mila. Selain ingin menfadakan syukuran kecil-kecilan atas kehamilan Azizah. Mereka juga mengadakan syukuran untuk keberangkatan Galen.
__ADS_1
Ya... Galen sudah resmi memimpin perusahaan yang berada di LA.Disana Galen akan dibimbing oleh Kevin mantan asisten Dewa. Dan Anak dari Kevin akan membantu Galen.
"Selamat ya sayang... akhirnya bentar lagi kami akan punya cucu ya nggak Mil? " sahut Fatma ikut bahagia
"Iya... Fat alhamdulillah "jawab Mila
"Mudah-mudahan kamu dan calon anak kalian semua lalu sehat dan semua berjalan lancar sampai lahiran nanti"doa tulus Fatma
Malam ini mereka semua berkumpul dan membahas tentang kehamila Azizah. Mila dan Fatma sih lalu memberi tau apa yang boleh dan tidak boleh Azizah lakukan selama kehamilannya. Azizah sangat bahagia, atas perhatian Mila dan Fatma. Bagi dia yang tidak pernah merasakan kasih sayang orang tua, sangat merasa bahagia atas semua perhatian yang dia dapat dari semua keluarga Ibra. Azza pun sangat bahagia saat mendengar dia akan menjadi seorang tante kecil.
Hari -hari berlalu, Galen sudah berangkat ke LA untuk mengurus perusahaan yang disana. Keberangkatannya diantar langsung oleh Gio dan Fatma. Luna juga sudah mendengar tentang kehamilan Azizah.Luna ikut bahagia, dia juga kini sedang hamil anak kedua, itu yang membuatnya tak bisa ikut mengantar sang adik.
Selama trisemester kedua Ibra tidak lagi muntah-muntah seperti trisemester pertama. Dan hal itu membuat Azizah sedikit tenang, namun tidak dengan Romi, entah punya dendam apa anak Ibra padanya.Bagaimana tidak. Bukan hanya saat dikantor, saat dirinya sedang tidur pun sang bos suka sekali mengganggunya, hanya untuk memintanya mencari makanan yang sang bos atau istrinya inginkan.
Namun hal itu kini tidak terjadi lagi, karena semenjak kehamilan Azizah masuk ke trisemester ke3.Ibra tidak terlalu lagi minta ini dan itu. Ibra yang kini menjadi suami siaga buat istri dan anak-anaknya.
Hari ini adalah hari minggu, hari minggu biasanya semua orang bahagia karena bisa berjalan - jalan bersama keluarga, pacar atau teman. Namun berbeda dengan seorang gadis yang masih berada dibawah selimut.
Ya... hari ini Nai sangat malas untuk sekedar bangun dari tempat tidurnya.Bagaimana tidak tadi malam Nai harus menyelesaikan desain pakaian pengantin untuk seorang anak anggota pemerintahan.
" Nai masih ngantuk bun, soalnya semalam Nai menyelesaikan desain gaun penganti anak dari pak Boby bun"jelas Nai masih dengan mata terpejam.
Tadi selepas shalat subuh, Nai memutuskan untuk istirahat kembali, karena dia baru tidur beberapa jam. Namun Nai tetap menjalankan kewajibannya sebagai umat muslim.
"Ya sudah... bunda sama mba Azizah juga Azza pergi dulu, soalnya kami susah janjian untuk memilih perlengkapan baby".Ujar Mila memberi tau Nai
Hari ini Ibra tidak bisa ikut, karena Ibra sedang mengerjakan sesuatu bersama Romi. Namun saat bekerja Ibra malah merindukan sang istri. Alhasil Romi harus menyelesaikan semua pekerjaannya.
Saat ini usia kandungan Azizah sudah memasuki tri semester ke 3.Ibar sudah jarang bertingkah yang aneh-aneh.Atau meminta makanan yang aneh-aneh. Namun tingkah manjanya dan posesifnya makin meningkat.
Namun hal itu tidak membuat Azizah marah. Namun sebaliknya Azizah merasa bahagia. Saat dirinya membutuhkan sandaran hidup, semua keluarga begitu menyayanginya.
Anak Ibra diperkirakan adalah seorang anak perempuan. Dan han itu membuat Fatma dan Mila sangat senang untuk mencari semua perlengkapan baby.
__ADS_1
Namun mereka juga membeli barang-barang yang memang akan sangat, baby butuhkan. Setelah membeli semua. Fatma, Mila dan Azizah mampir untuk makan direstoran.
Dikehamilan ini Azizah sangat terlihat cantik. Walau saat ini berat badan Azizah bertambah beberapa kilo. Namun saat sedang asik menikmati makanan tiba-tiba Azizah dipeluk oleh seseorang dari belakang. Siapa lagi pelakunya kalau bukan sang suami.
"Abang... kok tau kita disini? " tanya Azizah setelah lepas dari pelukan sang suami
"Tadi abang chat bunda, karena abang juga mau ikut memilih perlengkapan anak kita, tapi kata bunda semua sudah dan kalian sedang ada disini, ya duda abang susul kesini" jelas Ibra panjang lebar
"Abang sudah makan siang, mau pesan yang lain" tanya Azizah kepada Ibra
"Belum abang sengaja mau makan dengan mama canti ini" ujar Ibra yang membuat Azizah bersemu.
Setelah selesai makan siang, Mila dan Fatma memilih untuk pulang terlebih dahulu. Sedangkan Ibra dan Azizah memutuskan untuk mencari boks bayi, juga strolers.
Setelah selesai Ibra mengajak Azizah untuk pulang. Karena akhir-akhir ini Ibra tau bahwa sang istri lebih cepat lelah.
"Bang Zizah mau makan eskrim boleh" tanya Ibra buat Azizah.
"Baiklah tapi ingat jangan banyak-banyak"
ujar Ibra sambil memesan es krim uang Zizah Minta.
"Ok abang sayang" ujar Azizah sambil mengerling nakal.
Setelah makanan yang mereka pesan datang.Azizah memakan semuanya.Semua kegiatan mereka berdua hari ini, tak luput dari pandangan seseorang yang merasa menyesal, karena telah menyia-nyiakannya.
Baginya tak ada gunanya lagi menyesal toh nasi sudah menjadi bubur. Dia adalah Liona ya saat ini Liona sedang berada diindonesia. Karena Lukas saat ini sedang mempersiapka. pernikahannya dengan sang calon madu.
Maaf kan Aku Ibra, andai dulu aku tidak menyakitimu, mungkin saat ini aku yang sedang mengandung anakmu dan aku juga yang akan kau dahului. Namun Liona sadar semua sudah terlambat.
Kembali ke Ibra dan Azizah. Mereka saat ini sudah berada didalam mobil yang dikendarai pak ujang. Sebenarnya tadi Ibra tau bahwa disana, Liona ada disana dan sedang memperhatikan mereka. Namun Ibra tak ingin sang istri kepikiran, karena akan menjadi masalah dalam rumah tangga nya. Namun Ibra heran melihat itu, seolah Liona ingin meminta maaf atas semua yang dirinya dan Bagas lakukan.
Tak memerlukan waktu lama akhirnya Ibra dan Azizah sampai dirumah Mila.
__ADS_1
///////////////////////////////////////////////÷//////////////
wah Liona muncul lagi ni apa dia akan kembali mengganggu rumah tangga Ibra dan Azizah atau dia akan benar-benar bertaubat.Ikuti terus kisahnya ya.