
Sedangkan ditempat yang berbeda, Ibra yang baru saja selesai melaksanakan rapat, segera menuju keruangannya.Setelah sampai diruangan, Ibra disuguhkan tumpukan berkas yang harus segera diperiksa.Ibra melangkah menuju meja kerjanya dan mulai memeriksa dan menandatangani semua berkas.
Saat Ibra masih fokus pada berkas yang masih menumpuk,terdengar ketukan pintu.Setelah Ibra mempersilahkan masuk,Romi sang asisten segera masuk keruangan.
"Pak tadi Ibu Mila telpon, katanya kalau pekerjaan pak Ibra sudah selesai ibu meminta bapak segera pulang" Romi menyampaikan pesan dari Mila
"Kok bunda nggak telpon saya Rom?"tanya Ibra kepada Romi
"Ibu Mila telpon tadi pas kita lagi rapat pak"
"Ya sudah... apa hari ini saya ada pertemuan lain Rom" tanya Ibra lagi
"Tidak ada pak, sampai sore jadwal pak Ibra kosong" jelas Romi
"Baiklah , nanti kalau saya sudah selesai saya langsung pulang"
"Baik pak saya permisi dulu"
Setelah Romi keluar dari ruanganya,Ibra melanjutkan memeriksa berkas yang ada dihadapannya.
Sedangkan dirumah Mila dan Fatma sedang membuat kue bersama.Saat sedang membuat kue telpon Mila berbunya yang ternyata dari karyawan Butik.
"Assalamualaikum, ada apa yul"
"........"
"Kamu nggak bercandakan" tanya Mila pada karyawan kepercayaannya
"........."
"Ya sudah terima kasih ya yul,Assalamualaikum"
Fatma yang mendengar jadi penasaran dan bertanya kepada Mila ada apa, karena wajah Mila kelihatan bahagia.
"Ada apa Mil, kayaknya kamu seneng banget?" tanya Fatma
Mila sangat semangat jadi dia mengajak Fatma duduk di meja bar dapur
"Sini Fat.. kamu tau tadi Ibra bawa seorang wanita membeli baju di Butik"
"Terus kok kamu kayaknya seneng banget?"
"Ya..... Gima aku nggak seneng ini kan pertama kali Ibra jalan dengan cewek Fat" Mila segera mengambil telpon untuk menelpo Ibra
__ADS_1
"Eh.... Kamu mau telpon siapa Mil" tanya Fatma
"Aku mau telpon Ibra mau tanya langsung siapa perempuan itu" jawab Mila antusias
Benerapa kali Mila mencoba menelpon Ibra tapi nggak diangkat, dan akhirnya Mila menelpon Romi, menyuruh Ibra langsung pulang kalau pekerjaannya sudah selesai
"Gimana apa kata Ibra" tanya Fatma tak kala antusiaa
Ya karena Fatma tau Ibra tidak sekali pun berpacaran atau dekat dengan wanita
"Kata Romi Ibra lagi rapat jadi belum tau deh perempuan itu siapa" jawab Mila " Tapi tadi yuli bilang perempuan itu cantik, berhijab dan tampak imut" jelas Mila teringat perkataan Yuli
"Wah...pintar juga Ibra cari pacar Mil, lama jomblo sekali dapat nggak kaleng- kaleng"
"Kamu ini ada - ada saja Fat anak orang kamu bilang kaleng- kaleng" Kekeh Mila
"Aku jadi penasaran pengwn ketemu calon mantumu Mil"
Setelah asik bicara Fatma dan Mila melanjutka acara membuat kuenya.Sambil sesekali membicarakan anak- anaknya.Tak lama terdengar salam dari luar yang ternyata Azza yang baru pulang sekolah
"Assalamualaikum Bunda, tante"
"Waalaikum salam anak bunda sudah pulang gimana sekolahnya" tanya Mila sambil mencium Azza.
"Bunda sama tante lagi buat brownis" jawab Mila
"Asik pasti enak kue buatan Bunda sama tante,Oh.... iya bun minggu depan Azza ada Olimpiade Matematika lagi bun"Jelas Azza
"Apa Azza sudah ada persiapan" tanya Mila
"Sudah bun Azza tinggal mengulang materi yang guru berikan aja" jelas Azza
Fatma hanya menjadi pendengar ibu dan anak didepannya.Fatma memang lebih senang dirumah Mila kalau dia tidak ikut dengan Gio.Fatma selalu kesepian jika dirumah,karena Luna tinggal diluar negri bersama suami dan anaknya.
Setelah Azza pergi mengganti baju tak lama muncul Nai dari luar.Nai yang saat ini duduk di kelas 12,sedang Ujian Akhir Sekolah.
"Assalamualaikum Bunda, tante" ucap Nai sambil mencium punggung tangan Mila dan Fatma
"Waalaikum salam sayang, bagaimana ujuan hari ini" tanya Mila kepada Nai
Mila dan Ibra memang sengaja memberi perhatian lebih kepada Nai dan Azza.Apalagi setelah kepergian Dewa.Mila takut Nai dan Azza, merasa diabaikan.
"Ujian hari ini lancar bun Alhamdulillah Nai bisa mengerjakannya"
__ADS_1
Kembali kekantor, Ibra yang sudah menyelesaikan pekerjaannya,segera membereskan meja kerjanya dan segera keluar dari ruang kerjanya.
Ibra bergegas ke Loby karena mobilnya sudah berada disana.30 menit berkendara Ibra sampau dirumah.
"Assalamualaikum bunda, tante" panggil Ibra
Mila yang mendengar salam, segera berdiri dan berjalan menuju Ibra,begitu juga Fatma yang sudah sangat penasaran.
"Bunda tumben suruh Ibra pulang lebih cepat?" tanya Ibra
Mila segera menarik Ibra keruang tamu,Ibra yang heran nya mengikuti kemana bundanya membawa Ibra.Begitu juga Fatma yang mengekor dibelakang.Mila mendudukkan Ibra dikursi,dan Mila juga duduk disebelah kana Ibra sedangkan Fatma duduk disebelah kiri Ibra.Ibra semakin penasaran apa yang ingin bundanya bicarakan.
"Abang jujur sama bunda , siapa perempuan cantik yang abang bawa ke butik,apa pacar abang"tanya Mila
Ibra yang masih menerka- nerka siapa yang dimaksud sang bunda.Sedangkan Mila dan Fatma masih penasaran dengan jawaban Ibra.
"Abang kok malah melamun, bunda nungguin jawaban abang"
Ibra mulai ingat dengan perempuan yang dibawanya tadi,yang tak sengaja kecipratan air hujan didepan halte.
"Nggak bun perempuan itu bukan pacar Ibra"
"Ih... abang nggak seru tante udah nungguin nih, jujur aja kenapa sih bang?" ujar Fatma yang mengira Ibra berbohong
"Benar bunda, tante perempuan itu bukan pacar Ibra" Ibra menjelaskan semua kepada Mila dan Fatma
Setelah mendengar cerita lengkapnya Mila dan Fatma tak tahan untuk ketawa. Karena Ibra yang kaya kulkas bisa perhatian juga pada perempuan.Sedangkan Ibra segera masuk kekamarnya dan mbersihkan badan setelah izin kepada sang bunda.
Sedangkan disebuah kamar kos,Azizah sedang memasak makan malam untuknya .Ya Azzizah sudah terbiasa mandiri, karena kehidupan dipanti yang membuat dia mandiri.
Azizah sengaja masak sendiri agar lebih berhemat.Selesai memasak dan membersihkan peralatan dapur Azizah bergegas mandi,karena meresa badannya sudah sangat lengket.
Azizah memang bekerja hanya disif pagi saja karena kosannya sangat jauh dari tempatnya bekerja.Kalau malam Azizah takut terjadi apa- apa.
Selesai mandi Azizah segera menyantap masakan yang dibuatnya tadi.selesai makan Azizah segera membersihkan bekas makannya.
Setelah selesai Azizah sedikit bersantai sambil menelpon ibu panti karena dia sudah mentransfer sejumlah uang untuk kebutuhan panti.
"Assalamualaikum bu" sapa Azizah di ujung telpon
"Waalaikum salam nak apa kabar" tanya bu panti kepada Azizah
"Alhamdulillah Azizah sehat bu.Oh...iya Azizah sudah transfer uang buat ibu dan adik- adik" ujar Azizah
__ADS_1
Setelah lama berbincang Azizah segera mengakhiri panggilannya,karena dia sudah mengantuk.Azizah berjalan keatas kasur dan mulai memejamkan matanya.Karena besok dia tidak mau terlambat.