
Setelah melewati perjalanan panjang akhirnya mereka sampai dibandara Los Angles LAX.Setelah keluar dari bandara,Mila dan Ibra susah dijemput mobil yang diutus Kevin.
Mila segera kerumah sakit tempat Dewa dirawat. Ibra yang meminta bunda untuk beristirahat terlebih dulu,tapi perkaraan Ibra tidak dihiraukan.Bagi Mila percuma beristirahat tapi hatinya fokus pada sang suami.
Mila ingin menemani Dewa, berada disamping pujaan hatinya.Mila ingin saat mata Dewa terbuka dialah yang pertama kali dilihat Dewa.
Saat ini Dewa berada diruang ICU.Ya setelah menjalanai operasi selama 12 jam.Dokter mengatakan bahwa kemungkinan operasi berhasil setelah Dewa bisa melewati masa kritis.Selesai operasi Dewa dipindahkan keruang ICU karena Dewa belum sadar.
Sampai diruang ICU, Mila dan Ibra melihat Kevin sedang menunggu diluar.Tampak dari wajahnya Kevin begitu lelah, dan juga merasa bersalah.Sedangkan Kevin yangmendengar langkah seseorang segera menegakkan kepalanya.Melihat kedatangan Mila dan Ibra Kevin meminta maaf.
"Maafkan saya Nyonya, karena tidak bisa menjaga Tuan Dewa" ujar Kevin sendu
"Tidak apa- apa Kevin ini bukan salah kamu, ini salah manusia yang tidak bertanggung jawab.Hanya karena uang mereka rela mempertaruhkan nyawa orang lain"
Ya Mila sudah tau penyebab runtuhnya bangunan itu, karena material yang kualitas rendah.Itu karena beberapa oknum tidak bertanggung jawab, Agar mereka mendapatkan keuntungan besar.
"Bagaimana dengan koraban yang lain Om Kevin" tanya Ibra
"Perusahaan telah mengklaim asurnsi mereka tuan muda" jawab Kevin
"Baiklah besok kita urus semuanya Om selama Ibra disini akan membantu menelesaikan urusan ayah"
Sedangkan Mila, setelah berbincang dengan Kevin dan setelah mendapatkan izin pada dokter untuk menemani sang suami.Mila segera memakai baju steril, dan masuk keruangan dimana belahan jiwanya terbaring dengan mata terpejam dan banyak alat yang terpasang ditubuhnya.
Mila mencium kening, hidung,pipi dan terakhir bibir Dewa.Sambil menggenggam tangan sang suami, mila mulai berbincang pada sang belahan jiwa. Mila tidak menangis,Mila sudah berjanji pada dewa menjadi wanita yang kuat.
"Assalamualaikum sayang, kamu lelah ya makanya kamu sekarang istirahat.Enggak apa- apa aku bakal nunggu kamu bangun disini.Kamu kenapa sih enggak bilang ke aku kalau kamu lelah.Sayang aku hebatkan, aku nggak akan cengeng, aku akan jadi istri yang kuat.Jadi nanti saat kamu bangun, kamu akan bangga melihat aku".
__ADS_1
Sekuat tenaga Mila menahan kesedihannya, Ibra dan Kevin yang melihat dari balik kaca merasa sesak.Mereka berdua tau bagaimana kisah cinta kedua pasangan itu.Kembali kedalam ruangan.
Sayang kamu tau nggak, kalau aku sangat rindu dengan kamu.Anak- anak juga sangat merindukan kamu.Sekarang kamu boleh bobo tapi jangan lama- lama ya sayang.Nanti aku nggak bisa manja lagi sama kamu.
Mila terus saja mengajak Dewa bicara.Terkadang Mila membacakan Dewa Ayat suci Al qur'an.Mila tidak pernah meninggalkan Dewa kecuali mandi, makan dan solat, itupun Mila lakukan Dengan cepat.
Terkadang Ibra menawarkan Mila bergantian menjaga sang ayah, tapi Mila tak pernah mau.Mila bilang dia nggak mau meninggalkan Dewa, karena takut saat Dewa bangun nggak ada Mila disisinya.
Sudah selama satu bulan Mila beeada di Los Angles.Sedangkan Ibra sudah pulang lebih dulu, karena perusahaan di Indonesia juga perlu pimpinan.Gio juga ada beberapa kali kerumah sakit saat ada waktu senggang.Sedangkan Fatma tidak bisa karena harus menjaga anak- anak.
Mila dengan telaten mengurus semua keperluan Dewa.Mila ingin Dewa selalu terlihat bersih dan segar.Mila pun selalu memoles dirinya.Karena dia ingin saat Dewa bangun melihat Mila tetap segar dan cantik.
Tapi hari ini Mila merasa aneh, Mila merasa dia berada disuatu taman yang indah.Saat ini Mila menaiki ayunan ranting.Dibelakangnya dia melihat seseorang yang sangat dia rindu.Ya dia adalah Dewa, yang sedang membantu mengayun Mila.
"Mas kamu sudah bangun, benar kataku kamu pasti bangun, mereka semua nggak percaya, sini mas duuk disebelah Mila"
"Sayang maaf ya sudah buat kamu bersedih.Mas nggak berniat buat kamu sedih.Tapi.... Apapun yang terjadi, mas minta kamu harus jadi wanita yang kuat ya.Bimbing anak- anak kita ya.Mas percaya kamu akan menjadi wanita yang selalu bisa mas andalkan".
Mila masih bersandar dipundak Dewa.Mila mendengarkan apapun perkataan Dewa.
"Sayang.... Mas titip anak- anak ya.Ingat selalu dihati kalian Mas sayang dengan kalian semua".
Setelah berbicara Dewa mulai melepaskan pelukannya dari Mila dan mulai meninggalkan Mila.
"Mas....mas mau kemana jangan tinggalkan Mila dan anak- anak mas"
Mila terus berlari mengejar bayangan Dewa yang perlahan menghilang.Dan akhirnya mila terduduk diatas rumput sambil menangis, melihat Dewa telah benar- benar menghilang.
__ADS_1
Mila tersentak saat mendengar ada suara nyaring.Mila panik segera menekan tombol emergensi.Para Dokter berlari keruangan Dewa.Mila tak tau lagi, dia tidak dapat membendung air matanya.Dokter meminta Mila keluar, Kevin pun yang mendengar, segera berlari dari loby rumah sakit menuju ruangan Dewa.Kevin melihat Mila diluar tak ingin bertanya.
Tak lama Dokter keluar dengan wajah sedih.Mila tak dapat lagi menahan tangisannya segera berlari kembali kedalam ruangan.
"Enggak mas, kamu sudah janji nggak akan ninggali aku dan anak- anak.Bangun mas aku masih butuh kamu mas.Anak- anak juga masih butuh kamu mas".Racau Mila sambil terus memeluk mayat Dewa.
Kevin yang berada diluar, juga tak bisa membendung air matanya.Dia begitu kehilangan sosok orang yang sangat berjasa dalam hidupnya.Seseorang yang menganggapnya bukan hanya sekedar bawahan, tapi juga saudara.
Kevin segera menhubungi Ibra mengabarkan tentang yang terjadi.Dan Dewa akan dimakamkan di Indonesia disebelah makam Dara dan makam kedua orang tuanya.
Sedangkan di negara lain, malam ini Ibra merasa sangat senang, karena dia bertemu dengan sang ayah Dewa.
Ayah.... ayah sudah sehat ya, bunda pasti seneng banget lihat ayah sehat.Kasihan bunda yah selama ini bunda nangis terus, karena merindukan ayah"
Dewa melihat Ibra anak yang dulu selalu berhati- hati saat dia mendekati sang bunda kini sudah dewasa.
"Ibra sayang, terima kasih ya karena kamu sudah menerima kehadiran ayah selama ini.Kamu sudah percaya memberi tanggung jawab menjaga bunda kamu kepada ayah.Tapi sekarang ayah, mengembalikan tanggung jawab itu kepada kamu.Tolong jaga bunda dan adik- adik ya.Ayah sayang kalian, tolong bilang pada bunda, walaupun ayah tidak ada disisi kalian tapi ayah ada dihati kalian"
Setelah bicara perlahan Dewa menghilang dari pandangan Ibra.Dan Ibra tersentak bangun dan mendapatkan telpon dari Kevin.Pecahlah tangis Ibra.
Dulu saat Anto pergi untuk selamanya Ibra tidak merasa sesedih ini.Tapi saat ini Ibra merasa begitu kehilangan.Bagi Ibra sangat berat ditinggalkan oleh Dewa.Tapi Ibra teringat akan mimpinya dia harus kuat demi bunda dan adik- adiknya.
********××××××********××××××**×*********
Maaf ya readers, jika cerita ini tidak sesuai dengan harapan kalian.Tapi cerita ini sudah dalam konsep yang tidak bisa dirubah alurnya, karena nanti endingnya nggak sama.Sekali lagi bunda Dee~ Vie minta maaf ya, dan terima kasih untuk yang sudah dukung dan baca karya bunda, maaf kalau masih banyak typo, dan kesalahan dalam penulisan lainnya.
Salam Sayang Selalu Dari
__ADS_1
Bunda Dee~Vie